Home / BERITA / BUMN / HUKUM / INTERNASIONAL / MAKANAN / NASIONAL / PERISTIWA / POLITIK / UMKM

Wednesday, 24 May 2023 - 11:58 WIB

Menhan Prabowo Mendukung Kerjasama Industri Pertahanan Indonesia dan Malaysia

SINYALNEWS.COM: Langkawi, Malaysia – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan dua Memorandum of Understanding (MoU) / Nota Kesepahaman antara industri pertahanan Indonesia dan Malaysia.

Pertama adalah PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dengan AIROD Sdn. Bhd. (AIROD) untuk memasarkan dan menjual pesawat N219 yang diproduksi oleh PTDI. Kedua adalah MoU PTDI dengan SME Aerospace Sdn. Bhd. (SMEA) untuk aerostruktur.Kedua MoU itu ditandatangani pada acara The 16th Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition 2023 (LIMA 2023), Langkawi, Malaysia, Selasa (23/5/2023).

Penandatanganan MoU antara PTDI dan AIROD dilakukan oleh Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan dan AIROD CEO, Marsda (Purn.) Dato Ismail bin Ibrahim. Sementara penandatanganan MoU antara PTDI dan SMEA dilakukan oleh Gita Amperiawan dan Presiden National Aerospace & Defense Industries (NADI) Marsma (Purn.) Dato Abdul Rahim bin Abdul Rahman.

Baca Juga :  Mahasiswa UNP Terapkan Bibliotherapy dan Metode Jigsaw dalam Layanan Klasikal: Tingkatkan Motivasi Belajar Anak Panti Asuhan Al-Falah

Menhan Prabowo mengatakan sangat mengapresiasi dan mendukung tercapainya kesepakatan kerja sama antara industri pertahanan Indonesia dan Malaysia ini. “Dua kemitraan ini diharapkan dapat mendorong kemajuan industri pertahanan RI dan memberi pengaruh positif terhadap penguatan ekosistem kedirgantaraan Indonesia,” ujar Menhan Prabowo.

Adapun diharapkan kerja sama ini dapat meningkatkan kompetensi kedirgantaraan PTDI dalam rantai nilai industri dirgantara global. Soal kerja sama dengan AIROD, Gita mengatakan bahwa N219 sendiri adalah pesawat yang sepenuhnya dirancang dan dikembangkan oleh para insinyur Indonesia

Baca Juga :  Peringati Hari Bhayangkara ke-77, Wako Hendri Septa Terima Penghargaan dari Kapolresta Padang

“Dan saya yakin kita semua bangga mengatakan bahwa N219 juga milik negara-negara ASEAN sebagai bagian dari produk pesawat asli Asia Tenggara. Dan acara ini menandai tonggak penting kami untuk N219 memasuki pasar global,” ujarnya.
Adapun soal kerja sama dengan SMEA, Gita mengatakan bahwa ini menandai awal dari perjalanan menuju masa depan yang lebih kuat dan lebih sejahtera untuk kedua bisnis aerostruktur.

“Saya percaya sinergi kami ini akan meningkatkan kehadiran kami sebagai rantai pasokan dunia dari kawasan Asia Tenggara untuk OEM global,

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Sat Resnarkoba Polresta Cilacap Tangkap Pengguna Sabu di Maos, Barang Bukti 0,49 Gram Diamankan

BADAN NEGARA

Danlanud Sultan Hasanuddin Tutup Pendidikan Latihan Kerja 1 Teknik Turboprop Engine Maintenance Basic Specialty Course

ARTIKEL

Dari Program Galeh Babelok, 8 Investor Nyatakan Minat Investasi di Sumbar

BERITA

Angkringan Presisi Polresta Cilacap Menyediakan Makanan dan Minuman Gratis Untuk Pemudik

BERITA

Lima Pejabat Bukittinggi Dilantik, Empat Eselon II Satu Direktur RSUD

ARTIKEL

Kunker Ke Cilacap, Pangdam IV Diponegoro Tanam Pohon Mangrove di Desa Tritih Lor

BUDAYA

MENGINTIP MERIAHNYA MALAM RESEPSI DIPLOMATIK KRI BIMA SUCI DI OMAN

ARTIKEL

Tindakan Kecil Untuk Mencegah Banjir