Mendapatkan RJ Putri Marisa Ramadhani Menangis

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang M.Fatria menyerahkan surat perintah rehabilitasi kepada Putri Marisa Ramadhani.

Padang, Sinyalnews.com,- Isak tangis Putri Marisa Ramadhani (34), tersangka penyalahgunaan narkotika, terlihat di ruang Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang. Pasalnya, ibu beranak satu ini, tak menyangka kalau dirinya mendapatkan restoratif justice (RJ) dari kejaksaan.

Putri Marisa Ramadhani, yang tiba didampingi oleh keluarga dan ketua RT setempat, berjanji tidak akan lagi mengulangi perbuatan yang buruk tersebut.

“Terimakasih banyak kepada pihak kejaksaan, saya berjanji tidak akan melakukannya lagi,”katanya,Rabu (17/5).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang M.Fatria didampingi, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Budi Sastera, dan Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Afliandi, mengatakan Putri Marisa Ramadhani, menjalani rehab, di Panti Rehabilitasi Medis dan Sosial Rumah Sakit Jiwa Prof.Dr. HB Saanin Padang.

Baca Juga :  BHABINKAMTIBMAS MAOS KIDUL DAMPINGI PENIMBANGAN SERENTAK (PENTAK) CEGAH STUNTING SEJAK DINI

“Selain direhab, disana juga ada Balai Pelatihan Kerja. Setelah keluar dan mendapatkan keterampilan kerja, tentunya akan diterima lagi oleh masyarakat,”ujar Kajari Padang.

Disebutkannya, untuk RJ ini, melalui seleksi dan itu sangat ketat, khususnya untuk narkotika.

“Tidak berperan sebagai pengedar, kurir,bandar, produsen, residivis,”ucapnya.

Kajari Padang berharap, agar Putri Marisa Ramadhani, tidak mengulangi perbuatan yang sama.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat, jauh narkotika, karena itu akan merusak diri sendiri,”tegasnya.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Budi Sastera, menuturkan, Kejari Padang, Putri Marisa Ramadhani, menjalani rehab selama tiga bulan.

Sebelumnya, tersangka Putri Marisa Ramadhani pada 10 Februari 2023 lalu sekitar pukul 20.30 WIB, di Pasar Pagi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Tersangka menerima dua paket kecil narkotika jenis sabu-sabu dari rekannya dengan cara dibeli seharga Rp500 ribu.

Baca Juga :  Melaju Dengan Kecepatan Tinggi, Mobil Bus Tabrak Truck Pengangkut Sawit di Jalan Lintas Kinali Pasaman Barat

Setelah menerimanya, tersangka langsung menuju kos-kosan yang berada di Mega Permai, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah.

Dimana tersangka menggunakan ojek online. Pada pukul 21.00 WIB tersangka yang tiba ditempat tersebut, langsung menggunakan sebagian sabu, beserta peralatannya.

Tak lama kemudian, pada pukul 21.30 WIB, tersangka yang ditangkap oleh polisi di kos kosannya. Akibatnya perbuatannya, tersangka disangka melanggar pasal 112 ayat (1) atau kedua pasal 127 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Dalam kegiatan RJ tersebut, hadir Kasi Narkotika Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Kasi Oharda Kejati Sumbar, Jaksa Fasilitator, Penyidik Polda Sumbar, Ketua RT&RW serta Keluarga Tersangka.

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Edy Oktafiandi: Ikuti Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-79 2024 Tingkat Kota Padang

ARTIKEL

Pebiliar PWI Sumbar ke 16 Besar

BADAN NEGARA

Peringatan Hari Bela Negara ke-75 di Sumbar, Gubernur Mahyeldi Lepas Ribuan Peserta Sepeda Sehat

ARTIKEL

Gubernur Pimpin Rakor Penas KTNA XVI 2023

BERITA

Gevin Apriofaldo Azwin optimis Maju Untuk Calon DPRD Provinsi Dapil 1 kota Padang

BERITA

Pemko Padang Panjang Mantapkan Arah Pembangunan, Musrenbang Jadi Fondasi Kota Maju dan Sejahtera

ARTIKEL

Asben Hendri Berikan Penghargaan Kepada UPTD Berprestasi dilingkungan Disperindag Sumbar

BERITA

Di Masjid Hidayah, Wali Kota Hendri Arnis Tegaskan: Pendidikan Padang Panjang Sedang Tidak Baik-Baik Saja”