Home / BERITA / DAERAH / KOTA PADANG / PERISTIWA / SUMBAR

Sunday, 25 October 2026 - 08:06 WIB

Kankemenag Yasril Apresiasi Lisda Hendrajoni, Program NGOPI Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan Islam

PADANG, SINYALNEWS.COM — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Yasril, mengapresiasi pelaksanaan program NGOPI (Ngobrol Pendidikan Islam) yang digagas Anggota DPR RI Komisi VIII, Lisda Hendrajoni. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat–Sabtu, 23–24 Oktober 2026, di Grand Zuri Premiere Hotel, Kota Padang, menjadi wadah dialog dan pertukaran gagasan untuk memperkuat sinergi dalam memajukan pendidikan Islam.

Program NGOPI diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur pendidikan dan keagamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi antarpemangku kepentingan sekaligus menyerap aspirasi terkait peningkatan kualitas pendidikan Islam, khususnya di lingkungan madrasah dan lembaga pendidikan keagamaan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Yasril, menilai NGOPI sebagai ruang dialog yang positif untuk membahas berbagai persoalan pendidikan Islam, mulai dari peningkatan mutu pembelajaran, penguatan kompetensi tenaga pendidik, hingga pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan.

Menurutnya, kemajuan pendidikan membutuhkan komitmen dan kerja sama berkelanjutan dari seluruh pihak. Karena itu, komunikasi antara pemerintah, lembaga legislatif, satuan pendidikan, guru, orang tua, dan masyarakat perlu terus diperkuat.

Yasril menegaskan, penguatan pendidikan Islam sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama, terutama dalam peningkatan mutu pendidikan serta pembentukan karakter dan akhlak mulia.

“Pendidikan Islam tidak hanya bertujuan melahirkan generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk peserta didik yang berintegritas, memiliki pemahaman keagamaan yang moderat, serta mampu menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” demikian penekanan dalam pandangan yang disampaikan terkait pengembangan pendidikan Islam.

Ia berharap NGOPI dapat terus dikembangkan sebagai ruang komunikasi yang produktif dan berkesinambungan. Melalui forum tersebut, berbagai aspirasi dan gagasan diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kualitas madrasah, pesantren, dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya.

Lisda Hendrajoni: Antusiasme Peserta Jadi Semangat Memajukan Pendidikan Islam

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VIII, Lisda Hendrajoni, menyampaikan apresiasi atas antusiasme ratusan peserta yang mengikuti kegiatan NGOPI selama dua hari pelaksanaan.

Baca Juga :  Menyongsong 100 Hari Kerja JFP-CANDRA, Bupati Solok Melaunching TPID Angkutan Barang Dan Bus Sekolah Gratis

Menurut Lisda, tingginya partisipasi peserta menunjukkan besarnya perhatian berbagai pihak terhadap kemajuan pendidikan Islam. Kehadiran para pendidik, tenaga kependidikan, dan pemangku kepentingan menjadi dorongan untuk terus membuka ruang dialog serta memperkuat kolaborasi.

Lisda menjelaskan, NGOPI dirancang sebagai wadah komunikasi yang mempertemukan berbagai gagasan, pengalaman, dan aspirasi mengenai pengembangan pendidikan Islam. Melalui forum ini, peserta dapat menyampaikan pandangan tentang berbagai tantangan pendidikan, termasuk peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kapasitas tenaga pendidik, dan pembentukan karakter peserta didik.

Ia menegaskan, pendidikan Islam memiliki peran penting dalam melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial.

Semangat tersebut, menurutnya, sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan dalam Asta Protas Kementerian Agama dan semangat Kemenag Berdampak.

Lisda berharap NGOPI dapat terus berlanjut sebagai sarana bertukar pikiran dan menyerap aspirasi sehingga gagasan yang berkembang dalam forum tersebut dapat mendorong peningkatan kualitas serta daya saing pendidikan Islam.

Tangusli Tekankan Kecakapan Digital dalam Pendidikan Islam

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Tangusli, menyoroti pentingnya kecakapan dalam memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk mendukung kemajuan pendidikan Islam.

Menurut Tangusli, kemajuan teknologi informasi harus disikapi secara bijak dan produktif agar dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas akses informasi, serta mendorong inovasi di lingkungan madrasah dan lembaga pendidikan Islam.

Era digital, katanya, menghadirkan kemudahan sekaligus tantangan bagi dunia pendidikan. Oleh karena itu, peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan perlu memiliki kecakapan digital, kemampuan berpikir kritis, serta tanggung jawab dalam menggunakan teknologi.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 07/ Maos Melaksanakan Komsos Dengan Perangkat Desa

Pemanfaatan platform digital juga hendaknya tidak hanya berorientasi pada kecepatan memperoleh informasi, tetapi diarahkan untuk memperkaya pengetahuan, meningkatkan kreativitas, dan memperkuat nilai-nilai keagamaan serta akhlak mulia.

Tangusli berharap program NGOPI dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri dan nilai-nilai Islam.

Pemanfaatan teknologi secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab diharapkan mampu mendorong pendidikan Islam yang semakin inovatif, relevan dengan kebutuhan generasi muda, serta menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan kuat dalam karakter.

Hadirkan Narasumber dari Berbagai Bidang

Kegiatan NGOPI diikuti kepala dan pengawas madrasah maupun Pendidikan Agama Islam (PAI), tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta aparatur sipil negara dan pejabat fungsional maupun pelaksana di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Padang.

Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA), baik negeri maupun swasta.

Sejumlah narasumber dihadirkan untuk memberikan perspektif dan memperkaya diskusi. Mereka antara lain Lisda Hendrajoni, Anggota Komisi VIII DPR RI; Fasli Jalal, Penasihat Ahli Kementerian Agama RI; Tangusli, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat; serta Yasril, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, legislatif, tenaga pendidik, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menjawab tantangan pendidikan Islam.

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu langkah penting untuk mewujudkan pendidikan Islam yang berkualitas, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam iman, dan mulia dalam akhlak.

HarisTJ

Redaksi Sinyalnews.com

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Sungai Harau Meluap, 3 Kecamatan Terendam Banjir

ARTIKEL

Joni Martiyus Sikumbang Tuanku Sutan Sari Alam : Perbuatan Tersangka Pemerkosa Anak Kandung Sungguh Sangat Memalukan

BERITA

TPQ-TQA Masjid An-Nur dengan Prestasi Gemilang

ARTIKEL

Barlius: PPDB Online untuk Tingkat SMA, SMK dan SLB di Mulai

ARTIKEL

Monas Buka Wisata Video Mapping Malam Libur Lebaran 2023 Ribuan Pengunjung dari barbagai Daerah

BERITA

Rico Alviano : PKB Optimis Target 100 Kursi DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota Akan Tercapai  

BERITA

Bolos Saat Jam Belajar. 54 Pelajar diamankan Satpol PP Kota Padang

ARTIKEL

Zona Bakamla Barat Gelar Latihan Bidang Pertahanan dan Keamanan TA 2025