Home / BERITA / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PERISTIWA / SUMBAR

Tuesday, 3 March 2026 - 03:10 WIB

02:29 WIB, Marapi Mengamuk: Dentuman Sepertiga Malam dan Pijar 30 Menit yang Membakar Langit Aia Angek”

PadangPanjang.Sinyalnews.com-Padang Panjang dan sekitarnya terbangun dalam getar yang tak biasa. Pukul 02:29 WIB, ketika sebagian warga terlelap dalam lelah dan sebagian lainnya bersimpuh dalam tahajud, Gunung Marapi memuntahkan lahar dan abu pekat ke langit gelap.

Dentuman keras memecah sunyi.
Bukan sekadar suara, ia seperti hantaman yang membakar jantung, mengguncang dinding rumah, menggetarkan dada setiap orang yang mendengarnya.

Dari kejauhan, pijar merah menyala di punggung gunung. Asap membumbung tinggi, tebal, menggulung seperti raksasa yang bangkit dari tidur panjangnya. Langit yang semula hening berubah muram.

Di surau-surau kecil, doa terhenti sesaat. Beberapa jamaah saling berpandangan. Di rumah-rumah sederhana, pintu dibuka tergesa. Warga berdiri di halaman, menatap ke arah gunung dengan campuran cemas dan pasrah.

Al Masir, warga Aia Angek yang rumahnya berada di kaki gunung, menyaksikan langsung peristiwa itu dari halaman rumahnya. “Saya sedang bangun untuk tahajud. Tiba-tiba dentumannya panjang dan keras sekali. Dari rumah terlihat jelas api pijar di lereng. Terangnya bukan sebentar, sekitar 30 menit masih menyala jelas. Seperti bara besar di puncak gunung. Dada ini rasanya ikut bergetar,” ujarnya.

Baca Juga :  Meriahkan HUT RI Yang ke 78 grup Kosidah Mara"tuss Sholiah Desa Banjaran Tampil meyakinkan.

Menurut Al Masir, cahaya merah itu kontras dengan gelapnya dini hari. Warga sekitar keluar rumah, berdiri dalam diam, menyaksikan nyala yang hidup terang sebelum perlahan meredup.Di tengah kekhawatiran itu, ia hanya bisa menengadahkan tangan.

“Kami hanya bisa berdoa, semoga Allah melindungi kampung kami. Ya Allah, jadikanlah ini sebagai tanda kebesaran-Mu, bukan sebagai musibah yang menghancurkan. Lindungi keluarga kami, jauhkan dari lahar dan abu yang membahayakan, dan kuatkan hati kami menghadapi ujian-Mu.”

Baca Juga :  Danrem Wijayakusuma Irup Penyerahan Simbol Infanteri dan Lepas Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya Etape Pertama

Letusan kali ini kembali mengingatkan bahwa Marapi bukan sekadar lanskap indah di ufuk barat. Ia adalah gunung api aktif yang sewaktu-waktu menunjukkan kuasanya. Lahar panas dan material vulkanik dilaporkan mengalir di lereng, sementara abu pekat menyelimuti langit malam.

Namun di tengah kepanikan yang tertahan, ketenangan perlahan dirajut. Aparat dan relawan mulai bergerak memantau situasi. Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan pihak berwenang.

Malam itu, tahajud terasa lebih panjang.
Doa-doa melangit bersama pijar yang sempat hidup terang selama setengah jam di kaki langit Marapi. Di antara dentuman dan cahaya merah yang menyala, masyarakat Sumatera Barat kembali belajar: alam bisa menggelegar kapan saja, tetapi iman dan kebersamaanlah yang membuat mereka tetap berdiri.(paulhendri)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Taman Marga Satwa Bukittinggi Kinantan (TMSBK) menjalang Tahun Baru 2023 diBanjiri Wisatawan.

ARTIKEL

Novrial Kadis Perindag Sumbar Selenggarakan Sharing Session bersama Alumni ASN Talent Academy 2024

ARTIKEL

Minang Sahari SMP 31 Padang : Makan Bajamba dan Pasambahan

BERITA

Dalam Rangka Peningkatan Indeks Penanaman Padi dan Pemberdayaan Petani, Kelompok Tani Laut Tinggal Bersama Tokoh Masyarakat dan Penyuluh WKP Tanjung Durian Melaksanakan Giat Turun ke Sawah dengan Tema “Marsaba Ita Mulak Sudena” (Marimas). 

BERITA

Miko Kamal di Rakernas Peradi 2022: Padang Siap Jadi Tuan Rumah Rakernas 2023

ARTIKEL

Halal bil Halal Tengsawer ’83 Berlangsung Meriah

BERITA

HADAPI KARHUTLA POLRESTA CILACAP APELKAN SATGAS PENANGANAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN TAHUN 2023

BERITA

Babinsa Hadir Bersama Ratusan Warga Senam Bersama Dilapangan Karangjati