PadangPanjang.Sinyalnews.com-Mereka tidak datang hanya untuk berdiri di panggung seremoni. Di Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang, Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis bersama unsur pimpinan DPRD,Ketua DPRD Imbral, S.E., Wakil Ketua Mardiansyah, S.Kom., dan Wakil Ketua Nurafni Fitri, S.H.,memilih menyatu dengan ruang-ruang kebudayaan Banten, menjadikan kehadiran mereka lebih dari sekadar formalitas.
Di sela agenda resmi, rombongan menyusuri jejak sejarah Banten, berdialog dengan masyarakat, hingga mencicipi kuliner khas daerah. Dari Masjid Agung Banten yang sarat nilai historis hingga ruang-ruang interaksi budaya, mereka membiarkan diri belajar dan menyerap makna.

Bagi Wali Kota Hendri Arnis, HPN adalah momentum memperkuat demokrasi dan kolaborasi.
“HPN adalah panggung demokrasi. Pers adalah penjaga nurani bangsa. Pemerintah daerah harus berjalan seiring dengan pers agar pembangunan tetap transparan dan berpihak kepada rakyat,” tegas Hendri Arnis.
Ketua DPRD Imbral, S.E., menilai kehadiran mereka membawa semangat refleksi kebangsaan. “Kami tidak ingin hanya hadir secara simbolik. HPN adalah ruang belajar bersama. Dari Banten, kami belajar bahwa budaya dan sejarah adalah fondasi Indonesia,” ujarnya.

Keakraban di antara pimpinan daerah itu pun terlihat hangat di berbagai kesempatan,baik saat berdiskusi serius maupun ketika menikmati kuliner khas seperti bakso ikan Malimping khas Lebak, yang bahkan membuat Ketua DPRD Imbral menambah hingga dua kali karena begitu berkesan.
Momen kebersamaan itu mendapat perhatian dari Ketua PWI Padang Panjang, yang turut menyaksikan langsung dinamika HPN 2026.“HPN tahun ini tidak hanya mempertemukan insan pers se-Indonesia, tetapi juga memperlihatkan sinergi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif. Kehadiran Wali Kota Hendri Arnis bersama Ketua dan Wakil Ketua DPRD menunjukkan bahwa di Padang Panjang, pembangunan dibangun dengan kebersamaan, bukan sekat,” ujarnya.
Ia menambahkan, suasana akrab yang terbangun selama HPN menjadi pesan kuat bahwa kolaborasi adalah kunci kemajuan daerah.“Ketika eksekutif dan legislatif bisa duduk bersama, berdiskusi, bahkan menikmati momen sederhana dengan penuh kehangatan, itu menjadi sinyal positif bagi masyarakat. Pers tentu akan terus mengawal dan sekaligus mengapresiasi sinergi seperti ini,” tambahnya.

Turut mendampingi, Kadis Kominfo Padang Panjang Harry R. Pratama juga menyampaikan kesan mendalam. “HPN 2026 memberi energi kolaborasi yang kuat. Tantangan kita di era digital adalah menjaga ruang informasi tetap sehat. Pers dan pemerintah harus bersama melawan disinformasi dan membangun kepercayaan publik,” katanya.
Bagi rombongan dari Padang Panjang, HPN 2026 bukan sekadar agenda tahunan. Ia menjadi ruang perjumpaan,antara sejarah dan masa depan, antara budaya dan kebijakan, antara pers dan pemerintah Di tengah gegap gempita perhelatan nasional, mereka memilih hadir dengan makna. Karena pada akhirnya, Indonesia dirawat bukan hanya lewat pidato, tetapi lewat kebersamaan yang tulus.(paulhendri)














