Home / BERITA / DAERAH / KEMENTERIAN / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PERISTIWA / SUMBAR

Sunday, 4 January 2026 - 14:11 WIB

HAB ke-80: Dari Halaman Madrasah, Kemenag Menjahit Kerukunan dan Harapan Umat

PadangPanjang.Sinyalnews.com-Pagi itu, halaman MAN 3 Kota Padang Panjang terasa berbeda. Bukan sekadar deretan peserta upacara yang berdiri rapi, tetapi ada semangat yang mengendap di udara, semangat merawat kerukunan, meneguhkan sinergi, dan menyatukan harapan umat. Sabtu (3/1/2026), peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia menjadi ruang refleksi sekaligus ikrar bersama untuk Indonesia yang damai dan maju.

Upacara berlangsung khidmat di bawah kepemimpinan Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra. Hadir unsur Forkopimda, instansi vertikal, ASN, jajaran Kemenag, hingga perwakilan berbagai lembaga, menandai bahwa urusan kerukunan bukan milik satu institusi, melainkan tanggung jawab bersama.

Dalam amanat Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang dibacakan Wawako Allex, ditegaskan bahwa HAB ke-80 bukan sekadar peringatan usia kelembagaan. Lebih dari itu, ia adalah momentum untuk mempertegas peran Kemenag sebagai penjaga harmoni umat di tengah dinamika bangsa yang kian kompleks.

Baca Juga :  Ratusan Massa Gelar Arak-arakan dan Orasi di Depan Mesjid Raya Sumbar

Mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, Menag menekankan bahwa kerukunan tidak boleh dimaknai sebatas ketiadaan konflik. Kerukunan adalah energi kebangsaan, daya hidup yang lahir dari perbedaan, tumbuh melalui dialog, dan menggerakkan kemajuan bersama.

“Kemenag hadir untuk menjaga nalar agama tetap sejalan dengan nilai kebangsaan,” demikian pesan yang mengalir dalam amanat tersebut. Pesan itu diwujudkan melalui penguatan pendidikan keagamaan, pemberdayaan ekonomi umat, pengembangan layanan keagamaan berbasis digital, serta program-program kerukunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Di tengah laju zaman dan derasnya perkembangan kecerdasan buatan, ASN Kemenag juga diingatkan agar tidak kehilangan kompas nilai. Ketuhanan, kemanusiaan, integritas, dan etika harus tetap menjadi fondasi. Sebab, di situlah agama menemukan relevansinya, bukan sebagai sumber perpecahan, melainkan sebagai solusi.

Menag juga menyoroti penguatan ekonomi umat sebagai bagian tak terpisahkan dari misi keagamaan. Ribuan pesantren, serta optimalisasi zakat, wakaf, infak, sedekah, diakonia, derma atau kolekte, dana punia, dana paramita, hingga dana kebajikan, menjadi denyut nyata penggerak kemandirian umat dan ekonomi masyarakat secara luas.

Baca Juga :  Kodim 0736/Batang Salurkan Bantuan Air Bersih

Peringatan HAB ke-80 kemudian ditutup dengan pemotongan kue oleh Wawako Allex bersama Forkopimda dan seluruh peserta upacara, sebuah simbol kebersamaan, rasa syukur, dan harapan yang dibagi tanpa sekat.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Padang Panjang menerima piagam penghargaan atas dukungan dan partisipasi aktif dalam menyukseskan program-program keagamaan. Piagam Satya Lencana juga diserahkan kepada para pensiunan Kemenag, disusul santunan bagi kaum duafa serta bantuan sembako untuk korban bencana.

Dari halaman madrasah itu, pesan HAB ke-80 bergema sederhana namun kuat: ketika umat rukun dan bersinergi, Indonesia tidak hanya damai, tetapi juga melangkah maju dengan jiwa yang utuh.(paulhendri)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Warga Desa Kaliwungu Bahagia Dengan Adanya TMMD Reguler ke-124 Kodim 0703/Cilacap

ARTIKEL

Asian Cadet and Junior Judo Championship 2025 Berakhir, Kasad : Jadikan Pengalaman Dunia Bagi Atlet Indonesia

BERITA

Jokowi Panggil Elite KAHMI ke Istana Bahas Pemilu 2024 Hingga Cawe-cawe

ARTIKEL

Satgas TMMD Kodim 1506/Namlea Bangun Reol/Drainase Raksasa di Desa Waenono

ARTIKEL

Kapolres Padang Panjang Jambangi DPD PAN Padang Panjang.

BERITA

Bantuan Sosial untuk negeri Polda Sumbar di Bulan Ramadhan 1444 H Ke Rumah Asuh Yayasan Bening Nurani Kota Padang

BERITA

Kader Partai PAN Siap Maju Calon Bupati Pessel 2024 – 2029, Dukungan Tokoh Politik Terus Mengalir untuk Okferiadi Rasyid

ARTIKEL

Ketua Umum IPSI Sumbar Lepas Tim Silat Tradisi Sumbar ke Ajang Fornas ke VIII NTB