Home / BERITA / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PERISTIWA / SUMBAR

Thursday, 27 November 2025 - 20:42 WIB

7 Jenazah Ditemukan di Kayu Tanam, 796 Warga Padang Panjang Diungsikan; Warga Pertanyakan Ketidakhadiran Wali Kota

Warga kota padang panjang yang di ungsikan di GOR Bamcah Laweh

Warga kota padang panjang yang di ungsikan di GOR Bamcah Laweh

Padang Panjang,Sinyalnews.com-Tim BPBD berhasil mengevakuasi tujuh jenazah korban banjir bandang dan longsor yang ditemukan di kawasan Kayu Tanam, Kamis 27/11-2025 .Seluruh jenazah kemudian dibawa ke RS TNI Padang untuk proses identifikasi.

Hingga Senja menjelang magrib tadi, baru satu korban yang berhasil diidentifikasi, yaitu Agung, karyawan PLN asal Bukittinggi.“Proses identifikasi masih berjalan untuk enam jenazah lainnya,” ujar Ade , Plt Kadis Kesehatan Kota Padang Panjang.

Sementara itu, Pemerintah Kota Padang Panjang  melalui kadis Sosial mengevakuasi 796 warga dari wilayah rawan longsor seperti Bukit Tui, Rao-Rao, Koto Katiak, Pasar Usang, dan Gumala. Para pengungsi ditampung di GOR Bancah Laweh dan Gedung Kantor Lurah Pasar Usang.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Minta Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Berkedok Donasi yang Menyertakan Namanya sebagai Donatur

Di tengah upaya penanganan tersebut, muncul sorotan dari warga dan relawan terkait ketidakhadiran Walikota Padang Panjang Hendri Arnis  pada saat evakuasi dan monitoring bencana berlangsung. Sejumlah warga menyebut bahwa wali kota tidak berada di lokasi kota, dan disebut memilih pulang ke rumahnya di Jakarta pada saat situasi darurat terjadi.

“Di saat masyarakat panik, kami menunggu pemimpin di lapangan. Tapi beliau tidak terlihat,” ujar salah seorang relawan di posko pengungsian.

Baca Juga :  Babinsa Cek Hasil Pengaspalan Jalan Gerilya Desa Karangjati

Ketiadaan kepala daerah di tengah kondisi siaga bencana ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai prioritas kepemimpinan dan keseriusan penanganan darurat. Beberapa tokoh masyarakat menilai seharusnya wali kota berada di garis depan koordinasi, mengingat kondisi cuaca masih berpotensi buruk dan jumlah pengungsi cukup besar.

Pemerintah kota melalui dinas terkait menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, terutama bagi warga yang tinggal di lereng dan bantaran sungai.(Paulhendri)

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Kapolresta Cilacap Laksanakan Jumat Curhat Dengan Para Nelayan Serta Resmikan Kapal Satya Haprabu Polresta Cilacap

BERITA

OKFERIADI RASYID : Calon Bupati Pessel 2024, Sebagai “ARAH BARU PESISIR SELATAN”

BERITA

Polresta Cilacap Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang, Kerugian Milyaran Rupiah

BERITA

Kesal Utang Tak Kunjung Dibayar, Pria Di Cilacap Aniaya Korban Hingga Jari Terputus

BERITA

Penyuluh Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) Kunjungan Silaturahmi ke UPTD BPSMB Disperindag Sumbar

ARTIKEL

Panglima TNI Tinjau Puncak Arus Mudik Di Stasiun Pasar Senen

BERITA

Pemupukan Tanaman Cabai Merah Di Lahan Demplot Kodim Batang

BERITA

Tim Gabungan Satpol PP Padang Gelar Operasi Cipta Kondisi, Sasar Tempat Hiburan Malam