Home / ARTIKEL / BERITA / PERISTIWA

Friday, 15 August 2025 - 18:40 WIB

ANAK TENGGELAM DI SUNGAI SERAYU DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA SEJAUH 7.5 KM DARI LOKASI KEJADIAN

Cilacap SINYALNEWS.COM – Hari ketiga pencarian terhadap anak yang tenggelam di Sungai Serayu Desa Maos Lor Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap akhirnya membuahkan hasil.

“Tim SAR Gabungan berhasil menemukan survivor dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat (15/08) pukul 09.20 wib sejauh 7.5 kilometer dari lokasi kejadian ke arah hilir sungai. Kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk penanganan lebih lanjut”, jelas Nurul Fauzan, selaku Koordinator Tim SAR Gabungan.

Baca Juga :  Kegitan TMMD Reguler Ke 121 TNI Polri Bahu Membahu Bersama Warga Membangun Jalan Di Desa Pacet

Adapun identitas survivor bernama Radhea Aulia Nisa (6) alamat Desa Maos Lor Rt 02 Rw 01 Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Diketahui sebelumnya, pada Rabu (13/08) pukul 16.00 wib, survivor bersama rekannya pergi bermain di Sungai Serayu. Tak lama berselang, survivor berenang dan tenggelam di Sungai sehingga dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Baca Juga :  2.405 KK di Padang Panjang Terima Bantuan CBP

“Dengan telah ditemukannya survivor, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Dengan ucapan terimakasih, seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing”, tutup Fauzan.

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Babinsa Koramil 07/Maos Melaksanakan Kerja Bakti di Desa

BERITA

Kapolri Kerahkan Anggotanya Bantu Penanganan Gempa Cianjur

ARTIKEL

Lahirkan Generasi Qur’ani, Kakan Kemenag Kota Padang Apresiasi MIS Sungai Sapih Gelar Wisuda Tahfidz

KOTA PADANG

Gubernur Sumbar Buka Basar Ramadhan Disperindag Sumbar

ARTIKEL

Pertemuan Offline, Mahasiswa Apresiasi Pihak Kampus Universitas Mohammad Natsir

BERITA

Ratusan Guru Honorer SD dan SMP se Kota Padang Serbu Dinas Pendidikan di Malam Hari. Ada Apa??

ARTIKEL

Danramil 07/ Maos Berikan Motifasi Kepada Para Peserta Paskibra Tingkat Kecamatan

BERITA

Polresta Cilacap Gelar Bakti Sosial Pelayanan KB Bhayangkara dan Percepatan Penurunan Stunting