Home / BERITA / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PERISTIWA

Thursday, 25 December 2025 - 19:14 WIB

Akhirnya Datang: Dari Kritik ke Kehadiran, Pemko Padang Panjang Menjenguk Malalo

PadangPanjang.Sinyalnews.com-Setelah masa tanggap darurat berlalu dan ruang-ruang kritik mengeras di tengah masyarakat, langkah itu akhirnya datang juga. Pemerintah Kota Padang Panjang menyambangi Malalo, nagari di Batipuh Selatan yang porak-poranda akibat banjir bandang dan longsor. Kunjungan ini menjadi penanda penting: kehadiran yang lama dinanti, di tengah luka yang belum sepenuhnya kering.

Rombongan Pemko Padang Panjang hadir membawa bantuan bencana alam untuk Kabupaten Tanah Datar. Namun bagi Wakil Wali Kota Padang Panjang, kunjungan ini bukan sekadar agenda pemerintahan atau simbol serah terima bantuan. Ia menyebutnya sebagai kunjungan kepada saudara sendiri.

“Bagi saya, Malalo bukan tempat asing. Ini kampung kedua saya setelah Sungai Tarab,” ucapnya di hadapan warga, di sela penyerahan bantuan. Pernyataan itu terasa seperti menjawab kegelisahan yang sebelumnya sempat mengemuka. Hubungan Padang Panjang dan Batipuh X Koto yang terjalin ratusan tahun—yang selama ini hidup dalam pasar, kekerabatan, dan silaturahmi adat,sempat dipertanyakan ketika bencana datang, namun kehadiran tak kunjung terlihat.

Baca Juga :  Kepala Bakamla RI Pimpin Makan Siang Bergizi Terhadap 2.500 siswa/i sekolah di seluruh Indonesia

Bagi warga setempat, kehadiran Wakil Wali Kota Padang Panjang hari itu lebih terasa sebagai “baralek anak pulang” ketimbang kunjungan pejabat. Ia datang bukan sebagai tamu, melainkan sebagai anak nagari yang kembali menengok kampung halaman yang sedang tertimpa musibah. Wajah-wajah yang menyambutnya adalah wajah lama, sebagian besar pernah menjadi saksi perjalanan hidupnya saat bertahun-tahun bermukim dan mengais rezeki di nagari ini.

Di titik-titik terdampak longsor dan banjir bandang, langkahnya tak sekadar meninjau kerusakan. Ia berhenti, berbincang, dan mendengar—seperti seorang anak kampung yang pulang ketika nagarinya sedang susah. Bagi masyarakat, momen itu menjadi penanda bahwa hubungan batin yang lama diyakini masih ada, meski sempat diuji oleh waktu, jarak, dan jabatan.

“Ini bukan sekadar tugas pemerintahan. Ini kampung saya juga,” ujarnya singkat.

Warga menyambut rombongan dengan perasaan campur aduk. Ada duka yang belum pulih, tetapi juga ada kelegaan karena tak lagi merasa sendiri. Bantuan yang diserahkan memang tak mampu mengganti rumah yang hilang atau lahan yang rusak, namun kehadiran dari daerah yang selama ini dianggap sebagai saudara tua memiliki makna tersendiri.

Baca Juga :  Hidayatul Fikri Wakili UIN Imam Bonjol Padang Pada Kongres Ke-VI Asosiasi Mahasiswa Dakwah Se-Indonesia

Kunjungan ini sekaligus menjadi jawaban atas pemberitaan dan suara publik sebelumnya yang menilai Padang Panjang abai terhadap nagari tetangga yang sedang tertimpa musibah. Pemko Padang Panjang menegaskan bahwa perhatian itu ada—meski datang setelah fase darurat terlewati.

Di hadapan warga, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa hubungan Padang Panjang dan Malalo tidak bisa dibatasi oleh garis administrasi. Ia tumbuh dari sejarah panjang, dari kehidupan sehari-hari, dan dari rasa saling memiliki.

“Kalau satu sakit, yang lain ikut merasa. Itulah hubungan kita,” tuturnya.

Hari itu, Malalo tidak hanya menerima bantuan logistik. Ia menerima sesuatu yang lebih lama dirindukan: kehadiran. Sebuah isyarat bahwa luka ini akhirnya diakui sebagai luka bersama, dan bahwa silaturahmi yang sempat diuji oleh bencana, masih punya ruang untuk dirajut kembali.(paulhendri)

Share :

Baca Juga

BERITA

Babinsa Mapurujaya Dampingi Pelaksanaan Kegiatan Posyandu dan Pembagian Makanan Tambahan

ARTIKEL

Tanjakan Pasar Rebo Kembali Makan Korban, Truks Hino Putus Rem ,Tabrak 5 Unit Kendaraan

BERITA

Kembali Kapolsek Sekupang Goes To School, sampaikan Bahaya berita Hoax Kepada Pelajar

ARTIKEL

Penjabat Walikota Padang Buka MTQ Tingkat Kecamatan Padang Utara

BERITA

Gubernur Mahyeldi Lantik Sabar AS sebagai Bupati Pasaman Menngantikan Benny Utama yang Mengundurkan Diri

BERITA

Jalan Khatib Sulaiman ditutup Ribuan Orang Ikut Buka Puasa Bersama Kedutaan Besar Arab Saudi

ARTIKEL

Syafrial Kani Jadi Inspektur Upacara di SDN 13 Kapalo Koto Kec Pauh

BERITA

Tersambar Petir, Dua Penebas Durian Meninggal Terjatuh dari Ketinggian 15 meter