Home / ARTIKEL / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / EKONOMI / HUKUM / NASIONAL / PUSPEN TNI / TNI

Saturday, 2 August 2025 - 11:27 WIB

Polresta Cilacap Gelar Rekonstruksi Kasus Tawuran Dua Kelompok Massa, Tersangka Baru Terungkap

Cilacap, 1 Agustus 2025-SINYALNEWS – Polresta Cilacap menggelar rekonstruksi kasus tawuran maut yang menewaskan seorang pemuda di Jalan Veteran, Kelurahan Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan, Jumat (1/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penyidik untuk melengkapi berkas perkara, memperjelas peran pelaku, serta menggali fakta baru yang dapat memperkuat proses hukum.

Rekonstruksi dilakukan oleh penyidik Satreskrim Polresta Cilacap berdasarkan petunjuk dari para tersangka dan saksi-saksi. Sebanyak 19 adegan diperagakan secara rinci untuk merekonstruksi jalannya peristiwa berdarah yang terjadi pada Sabtu dini hari, 26 Juli 2025.

Baca Juga :  Satu Orang Warga Paraman Ampalu Tertimbun Di Tambang Galian Emas Ilegal

“Rekonstruksi ini bertujuan untuk membuat terang tindak pidana yang terjadi, serta memastikan siapa saja yang terlibat dalam aksi tawuran tersebut,” ujar Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Secahyo.

Lebih lanjut, Ipda Galih menyampaikan bahwa dalam proses rekonstruksi tersebut, penyidik menemukan adanya indikasi keterlibatan pihak lain yang sebelumnya belum ditetapkan sebagai pelaku.

“Dari hasil rekonstruksi hari ini, penyidik menemukan fakta baru yang mengarah pada penetapan satu tersangka tambahan. Ini menunjukkan bahwa proses hukum yang kami jalankan benar-benar mendalam dan objektif,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Korupsi Dana Program Pusat Keunggulan (PK) di UPTD Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMKPP) Negeri Padang : Kejari Padang Belum Menetapkan Tersangka dan Masih Menunggu Perhitungan Negara dari BPKP

Rekonstruksi digelar dengan pengamanan ketat aparat kepolisian untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama proses berlangsung.

Sebelumnya, peristiwa tawuran maut terjadi pada Sabtu, 26 Juli 2025 sekitar pukul 02.00 WIB. Tawuran yang dipicu oleh tantangan antar kelompok melalui media sosial ini melibatkan geng Serigala Malam dan HTF. Akibat insiden tersebut, satu orang warga bernama AJ (25), seorang nelayan, tewas dengan luka tusuk senjata tajam yang menembus jantung.

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Berhasil Entaskan Nagari Sangat Tertinggal, Gubernur Mahyeldi Kembali Dihadiahi Penghargaan Tingkat Nasional

BERITA

Ayo Nikmati Promo Gerai Stand Alone HokBen Bagindo Aziz Chan 

BERITA

Kelurahan Air Tawar Barat Gelar Rakorbang RKPD Tahun 2024

ARTIKEL

Menhan Prabowo Bertemu Menhan AS, Apresiasi Kesempatan Taruna Pendidikan di Akademi Militer AS

BERITA

Dari Tertinggal ke Puncak: Andre MLQ Menyempurnakan Dominasi Milleniq di 35 Biliar Sungai Tarab

BERITA

Lima Tenaga Pendidik MTsN 4 Kota Padang Ikuti Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan.

ARTIKEL

Gol A Gong, Mischa dan Devon akan mengguncang IMLF

BERITA

‘Penculikan Anak Tak Lagi Hoaks’ Pelaku Penculikan Anak Dihakimi Masa