Home / ARTIKEL / DAERAH / EKONOMI / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / SUMBAR

Wednesday, 30 July 2025 - 13:59 WIB

Flippers Organization Hidupkan Makna Kemerdekaan di Tengah Luka Sosial

oppo_0

oppo_0

Padang Panjang-Sinyalnews.com 

Di tengah rutinitas peringatan Hari Kemerdekaan yang kian formal dan kaku, sebuah organisasi tua di Kota Padang Panjang tampil menyuguhkan peringatan yang segar, reflektif, dan menyentuh nurani.

Organisasi tersebut adalah Flippers Organization, komunitas lintas generasi yang telah berdiri sejak tahun 1982. Tidak terafiliasi dengan pemerintah daerah, Flippers menjadi wadah berkumpulnya remaja, anak muda, orang tua, hingga lansia, dengan satu semangat, menjaga nyala perjuangan rakyat.

Inshaa Allah  Sabtu, 9 Agustus 2025, Flippers menggelar tiga agenda besar dalam tajuk “Jejak Perjuangan 80 Tahun Indonesia Merdeka”: 1Touring Lintas Jejak Perjuangan 2.Lomba Lintas Alam Perjuangan 3.Dialog Perjuangan dan Kebangsaan .Tak ada panggung mewah, tak ada protokoler kaku. Hanya barisan rakyat yang menyusuri jalanan, hutan, dan ruang dialog demi satu hal: mengingat kembali bahwa kemerdekaan ini berdiri di atas perjuangan orang-orang biasa.

“Kami ingin menunjukkan bahwa mengenang perjuangan tidak harus selalu lewat ceremony formal. Ini tentang keberanian dan kesadaran kolektif,” ujar Gaza Ketua  Flippers Organization 

Baca Juga :  Babinsa Koramil 1710-03/Kuala Kencana Membantu Warga Binaan Untuk Kelancaran Pelaksanaan Acara Adat

Namun, dibalik semarak acara, ada kenyataan geti,: banyak rakyat di Padang Panjang masih hidup dalam ketidakpastian. Guru honorer dirumahkan. Tukang sapu dan petugas kebersihan kehilangan pekerjaan. Anak-anak mereka gagal masuk sekolah negeri dirumah sendiri

Rakyat tetap berjuang, bahkan 80 tahun setelah proklamasi.

Saat berdiskusi dengan Romi Martianus, SH Pemerhati Politik & Pengacara Kota Padang Panjang diapun memberikan ulasan,  Kemerdekaan Itu Seharusnya Untuk Rakyat, Bukan Hanya Untuk Upacara

Saya tumbuh besar di kota ini. Dan saya tahu persis: rakyat Padang Panjang bukan rakyat yang manja. Mereka pekerja keras, tahan banting, dan setia.

Tapi dalam beberapa bulan terakhir, saya menyaksikan sesuatu yang membuat hati terenyuh. Banyak warga kehilangan pekerjaan tanpa alasan yang manusiawi. Mereka bukan koruptor. Mereka bukan penjahat. Mereka hanyalah pegawai kebersihan, cleaning service, dan guru honorer, yang telah mengabdi bertahun-tahun, namun tiba-tiba tak dibutuhkan lagi.

Baca Juga :  Di Usia ke-28 PAN, Anak Yatim Mengingatkan Arti Politik yang Mengabdi

Di tengah itu kondisi itu , Flippers Organization, salah satu organisasi independen yang lahir dari rahim rakyat, bukan dari kekuasaan, menjadi satu-satunya yang masih peduli pada semangat perjuangan. Mereka tak punya APBD. Tak punya wewenang. Tapi mereka punya nurani. Dan itu yang hilang dari banyak pemegang jabatan hari ini.

oppo_0

Apa gunanya negara kalau sekolah negeri tidak bisa menerima anak dari warga asli kampung sendiri? Apa gunanya kemerdekaan jika rakyat sendiri terus menjadi korban sistem yang disusun oleh elite yang tak turun ke lapangan?

Acara seperti “Jejak Perjuangan” bukan hanya simbolik. Ini adalah pesan keras dari rakyat kepada para penguasa: bahwa kami masih peduli pada republik ini, meski republik sering tak peduli pada kami.

Flippers membuktikan bahwa rakyat bisa mengorganisir diri, memperingati kemerdekaan, dan merawat sejarah,tanpa perlu izin kekuasaan. Justru karena tidak terikat kekuasaanlah, mereka bebas bersuara. Dan hari ini, suara itu terdengar sangat nyaring.

Saya berdiri bersama mereka. Karena kemerdekaan yang sejati bukanlah milik negara. Tapi milik rakyat (Paulhendri

Share :

Baca Juga

BERITA

Padang Petanque Bergulir, dibuka langsung oleh Ketum Fopi Sumbar.

BERITA

PKM UNP Laksanakan Pelatihan dan Pengembangan Klub Petanque se-Kota Padang

ARTIKEL

Operasi Terukur Satgas Habema TNI Berhasil Lumpuhkan Tokoh OPM di Papua Tengah

BADAN NEGARA

Dinkes Tekankan Pentingnya Keamanan Pangan

BERITA

Yuk Semarakkan Kompetisi Walikota Cup Tingkat Pelajar Kota Pekalongan 2023

ARTIKEL

Lanud Sultan Hasanuddin dan Kelompok Tani Pinrang Garap Lahan Bersama Dukung Program Ketahanan Pangan Pemerintah

ARTIKEL

KEJAR TUMBUH DAMPAK STUNTING ANAK USIA DINI MELALUI PENDAMPINGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN ANAK BALITA DI KANAGARIAN SALIBUTAN, KECAMATAN LUBUK ALUNG, KABUPATEN PADANG PARIAMAN, MELALUI PKM UNP

BERITA

Menilik Hubungan antara Pesantren Al Zaitun dan Gerakan NII