Home / PENDIDIKAN

Monday, 30 December 2024 - 19:18 WIB

Hukum Menerima Sumbangan Dari Non-Muslim Untuk Mesjid

JURNAL,SINYALNEWS.COM – Dalam islam, membangun dan memelihara mesjid merupakan salah satu perbuatan baik yang sangat dianjurkan. Namun, pertanyaan mengenai apakkah boleh menerima sumbangan dari non-muslim untuk mesjid masih menjadi topik diskusi dikalangan umat islam. Artikel ini aan membahas hukum menerima sumbangan dari non-muslim untuk mesjid berdasarkan paandangan ulama dan dalil Al-Qur`an.

AL-Qur`an dan Presfektif Umum

Meskipun tidak ada ayat Al-Qur`an yang secara jelas membahas tentang penerimaan sumbangan dari non-muslim untuk mesjid, islam mengajarkan pentingnya sikap toleransi dan kerja sama antar umat beragama. Salah satu ayat yang menekankan pentingnya bekerja sama dalam kebaikan adalah QS. Al-mumtahanah ayat 8.

لَا يَنْهٰىكُمُ اللّٰهُ عَنِ الَّذِيْنَ لَمْ يُقَاتِلُوْكُمْ فِى الدِّيْنِ وَلَمْ يُخْرِجُوْكُمْ مِّنْ دِيَارِكُمْ اَنْ تَبَرُّوْهُمْ وَتُقْسِطُوْٓا اِلَيْهِمْۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِيْنَ

Artinya : Allah tidak melarang kamuberbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memrangimu dalam urusan agama dari kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.

Baca Juga :  Dandim 1710/Mimika Sambut Dan Berikan Motivasi Kepada Siswa Siswi TK Kartika VI-31 Di Makodim

Ayat ini mendorong umat islam untuk bekerja sama dalam hal-hal yang bermanfaat dan bertakwa, yang bisa diterjemahkan sebagai membangun fasilitas tempat ibadah.

Pandangan Ulama

Para ulama memiliki pandangan yang berbeda mengenai hal ini, tergantung pada madzhab dan inerpretasi masing-masing

Pendapat yang mengizinkan

Sebagian ulama seperti Imam Syafi`i, Syaikh zakariya Al-Anshari dan Lajnah Daimah {komite tetap untuk riset dan fatwa di Arab Saudi] berpendapat bahwa menerima sumbangan dari non-muslim untuk pembangunan mesjid diperbolehkan selama niat dan tujuan pemberian tersebut tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip islam. mereka menilai bahwa selama sumbangan tersebut digunakan untuk kebaikan dan tidak ada syarat yang merugikan, maka tidak ada masalah dalam menerimanya.

Baca Juga :  Kakankemenag Yasril Bekali 26 Calon Mahasiswa Al-Azhar, Tekankan Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan

Pendapat Yang Melarang

Adapula ulama yang lebih berhati-hati dan cenderung melarang menerima sumbangan dari non-muslim untuk mesjid. Alasannya adalah agar terhindar dari campur tangan yang memengaruhi independensi dan fungsi mesjid sebagai tempat ibadah umat islam.

Pertimbangan Hukum dan Etika

Ketika memutuskan apakah boleh menerima sumbangan dari non-muslim, ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan yaitu :

Niat dan Tujuan : apakah sumbangan diberikan dengan niat yang tulus dan tidak mengandung syarat yang bisa merugikan umat islam?

Transparasi penitng untuk memastikan bahwa pengelola dana sumbangan dilakukan transparasi akuntabel

Hubungan Antar Umat Beragama : Menerima sumbangan bisa menjadi saran untuk mempererat hubungan anatr umat beragama dan menunjukkan islam sebagai agama torenasi dan inklusif.

Asyiah Husni

Asiahusni34@gmail.com

 

(Mela sebrina)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Dibuka Kakankemenag Padang Edy Oktafiandi, 61 Pengurus OSIM MAN 1 Padang Ikuti LDKS

ARTIKEL

Mushola Muhajirin Kampung Baru Gunung Sarik Peringati Maulud Nabi bersama H. Syafwan Diran

BERITA

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Resmikan Masjid Buya Syafii Ma’arif di Sumpur Kudus

ARTIKEL

Kemenag Kota Padang, Gelar Rapat Koordinasi Pengawas dan Kepala Madrasah

ARTIKEL

Penyesalan seorang anak Setelah Ibu Tiada

ARTIKEL

Kemenag-Pemko Padang, Apresiasi Kegiatan Bina Widya dan Retret Hidup Berkesadaran

BERITA

Aplikasi Donasi Victory World Aman Bagai Manfaat Kincir Rezeki, Sebagai Solusi Pemerataan Sumber Ekonomi Yang Berkualitas

BERITA

Irwan Zuldani Apresiasi Bobongko, Makanan Tradisional yang Kembali Diproduksi IKM Fitri di Pampangan