Home / BERITA / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / KOTA SOLOK / NASIONAL / PENDIDIKAN / PERISTIWA / SUMBAR

Saturday, 15 November 2025 - 00:37 WIB

BUNDA RAHMAH EL YUNUSIYYAH RESMI MENJADI PAHLAWAN NASIONAL KADO TERINDAH MENYAMBUT HJK KE-235 KOTA PADANG PANJANG

Fauziah Fauzan, SE.Akt., M.Si, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Putri Diniyyah Puteri Padang Panjang. Dengan penuh haru ia menerima piagam penghargaan dari Presiden,

Fauziah Fauzan, SE.Akt., M.Si, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Putri Diniyyah Puteri Padang Panjang. Dengan penuh haru ia menerima piagam penghargaan dari Presiden,

PadangPanjang.Sinyalnews.com-Suasana Istana Negara pada peringatan Hari Pahlawan, 10 November, menjadi panggung sejarah bagi dunia pendidikan Indonesia. Presiden Republik Indonesia menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Bunda Rahmah El Yunusiyyah, pendiri Perguruan Diniyyah Puteri, sosok pelopor pendidikan perempuan modern yang pemikirannya melampaui zamannya.

Gelar kehormatan ini diterima oleh cucunya, Fauziah Fauzan, SE.Akt., M.Si, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Putri Diniyyah Puteri Padang Panjang. Dengan penuh haru ia menerima piagam penghargaan dari Presiden, seolah membawa kembali jejak perjuangan sang nenek yang telah lama menjadi cahaya bagi perempuan Nusantara.

Yang membuat momen ini semakin istimewa, Kota Padang Panjang tinggal menghitung hari menuju Hari Jadi Kota (HJK) ke-235 pada 1 Desember mendatang. Gelar pahlawan untuk Bunda Rahmah terasa menjadi kado terindah bagi kota kecil yang melahirkan perempuan besar bagi bangsa.

Pernyataan Keluarga: “Ini untuk seluruh perempuan Indonesia”

Dalam pernyataan yang disampaikan usai menerima gelar tersebut, Fauziah Fauzan menuturkan “Penghargaan ini bukan hanya untuk keluarga, bukan untuk lembaga saja, tetapi untuk seluruh perempuan Indonesia yang mendapat cahaya dari perjuangan Bunda Rahmah. Kami bersyukur negara mengangkat kembali kiprah beliau. Semoga ini menjadi inspirasi bagi perempuan muda untuk terus berani bermimpi dan berjuang.”

Ia juga menegaskan betapa eratnya penghargaan ini dengan kota tempat Bunda Rahmah dilahirkan “Ini adalah hadiah terindah untuk Kota Padang Panjang menjelang ulang tahunnya yang ke-235. Semoga kota ini semakin merawat dan meneruskan spirit perjuangan beliau.”

Baca Juga :  Isu Penculikan Anak, Polda Jateng Minta Masyarakat Waspada Namun Jangan Panik

Suara Tokoh: Pendidikan Padang Panjang Mendapat Nafas Baru

Tokoh pendidikan Dr. Sudirman menyebut bahwa penga hunugerahan ini membawa tanggung jawab moral baru:
“Gelar Pahlawan Nasional ini meneguhkan bahwa Padang Panjang memiliki tradisi keilmuan yang kuat. Ini harus menjadi arah baru pembangunan pendidikan di kota ini.”

Ulama terkemuka kota Padang Panjang Buya Hamidi Labai Sati, memberikan pandangan yang menyejukkan namun penuh tekanan moral,
“Jika negara memuliakan Bunda Rahmah, maka daerah harus lebih memuliakannya. Ini amanah sejarah. Keteladanan beliau wajib dipelihara di tanah kelahirannya sendiri.”

Apa yang Akan Dilakukan Pemko Padang Panjang?

Dengan gelar ini, masyarakat menaruh harapan besar agar Pemerintah Kota Padang Panjang mengambil langkah-langkah nyata, seperti:
•Penetapan Tahun Bunda Rahmah
•Penamaan ruang publik/gedung dengan nama beliau
•Kurikulum muatan lokal sejarah dan perjuangan Bunda Rahmah
.Pembangunan galeri atau pusat dokumentasi
•Pekan Pendidikan Perempuan
•Kerjasama Pemko – Diniyyah Puteri dalam program pemberdayaan perempuan
•Penghormatan khusus pada puncak HJK ke-235

Gelar ini bukan sekadar penghormatan, tetapi juga undangan bagi pemerintah daerah untuk meneguhkan identitas pendidikan dan religiusitas kota.

Sementara Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyampaikan rasa bangga atas penghargaan negara ini

Baca Juga :  Dalam Satu Bulan, Polisi Berhasil Ungkap 5 Kasus Pencabulan Pada Anak Di Batang

“Atas nama Pemerintah Kota Padang Panjang, kami menyampaikan syukur dan kebanggaan mendalam atas dianugerahkannya gelar Pahlawan Nasional kepada Bunda Rahmah El Yunusiyyah. Ini bukan sekadar penghormatan bagi seorang tokoh besar, tetapi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Padang Panjang.”

Beliau juga menegaskan bahwa momentum ini sangat berharga menjelang HJK ke-235.
“Menjelang Hari Jadi Kota pada 1 Desember mendatang, penganugerahan ini adalah kado terindah. Spirit perjuangan Bunda Rahmah akan kami jadikan arah baru pembangunan kota, terutama dalam penguatan pendidikan, karakter, dan pemberdayaan perempuan.”

Pemko pun memastikan adanya program lanjutan. “Kami akan mempersiapkan program khusus bersama keluarga besar Diniyyah Puteri untuk menegaskan warisan beliau dalam wajah Padang Panjang modern. Semoga teladan Bunda Rahmah menjadi suluh bagi generasi muda dan cahaya bagi perjalanan kota ini ke depan.”

Kota Kecil dengan Cahaya Besar

Dengan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional ini, sejarah kembali menyala dari Kota Padang Panjang.
Dari kota kecil ini, lahir perempuan yang mengubah wajah pendidikan Indonesia.
Dan kini, menjelang usianya yang ke-235, Padang Panjang kembali diingatkan bahwa di tanah ini pernah berdiri seorang perempuan yang pemikirannya mendahului zamannya.

Cahaya itu kini kembali bersinar, menyentuh hati bangsa, dan mengangkat nama Padang Panjang di panggung sejarah.(paulhendri)

Share :

Baca Juga

BERITA

Pembukaan TMMD 117 Kodim 0304/Agam Resmi di Buka

BUDAYA

Babinsa Koramil 07/ Maos Melaksanakan Pemantauan Kegiatan Peragaan Manasik Haji

BERITA

Babinsa Koramil 07/ Maos Hadiri Pengajian dalam Haul KH Hasanudin

ARTIKEL

Cabuli Bocah Dibawah Umur, Seorang Pria di Wanareja Diamankan Polisi

BADAN NEGARA

Disperindag Sumbar Ikut Gelar Batik Nusantara 2023 di Jakarta

BERITA

Narji, Salah Satu Entertainer Ibukota Apresiasi Kinerja Polres Pekalongan Tangani Arus Mudik dan Balik Lebaran 1444 H  

BERITA

Meriahkan Hari Batik Nasional, Ketum Dharma Pertiwi ikuti Road show to Hari Batik Nasional

ARTIKEL

Danlanud Sultan Hasanuddin Bersama Dirjan Kodiklat AU Gelar Round Table Discussion Bahas  Pengkajian dan Evaluasi Latihan Sriti Gesit Tahun 2024