Home / BERITA / DAERAH / HUKUM / SUMBAR

Monday, 23 December 2024 - 17:37 WIB

Kampung Koto Panjang Nagari Sungai Tunu Utara Diduga Gawat Narkoba Jenis Sabu, APH Diminta Segera Bertindak!!!

Balai Selasa, Sinyalnews.com, – Peredaran Narkoba Jenis Sabu-Sabu (Sabu) diduga marak di Kampung Koto Panjang Nagari Sungai Tunu Utara Kecamatan Ranah Pesisir Kab. Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat, Minggu (22-12-24) malam.

Maraknya dugaan peredaran Narkoba jenis sabu tersebut diduga terjadi di Koto Kareh dan Bukik Runciang yang masih berlokasi di Nagari Sungai Tunu Utara Kec. Ranah Pesisir.

Menurut informasi yang awak media dapatkan dari masyarakat di Nagari Sungai Tunu Utara yang namanya tidak ingin dipublikasikan, Ia mengungkapkan bahwa peredaran narkoba di Nagari Sungai Tunu Utara begitu marak.

“Kalau ada orang Koto Kareh yang gak tau terkait dugaan peredaran sabu di dalam itu, gak tau lah mau menyebut apa lagi,” Ungkapnya kepada awak media, Minggu (22-12-24) malam.

Dia menambahkan, peredaran narkoba diduga bukan hanya terjadi di Koto Kareh, namun juga terjadi di Bukik Runciang dan masih berada di Nagari Sungai Tunu Utara.

Lanjutnya, Ia juga mengatakan bahwa dugaan peredaran narkoba jenis sabu tersebut merupakan issue yang sangat hangat dan jadi perbincangan di Nagari Sungai Tunu Utara.

Baca Juga :  Pengawalan Serta Pengamanan Giat Pawai Obor Peringati Tahun Baru Hijriah 1447 H

“Bukan hanya di Koto Kareh, tapi juga di Bukik Runciang. Dugaan peredaran sabu itu disini menjadi issue yang hangat dan jadi perbincangan masyarakat,” Ujar dia melanjutkan pembicaraan.

Dia juga menjelaskan bahwa terkait maraknya dugaan peredaran Narkoba jenis Sabu juga pernah dibahas dalam Musrembang di Kantor Nagari Sungai Tunu Utara dan juga pernah ada yang melaporkan ke Pihak Kepolisian setempat.

“Maraknya dugaan peredaran Sabu juga pernah dibahas di Musrembang Nagari dan juga pernah di laporkan ke polsek, namun hingga saat ini masih terus berlangsung dan seperti sangat bebas,” Sesalnya dengan kejadian tersebut.

Di tempat yang sama, salah satu Tokoh Pemuda setempat yang tidak ingin namanya dipublikasikan juga mengatakan bahwa Issue dugaan peredaran Narkoba jenis Sabu di Nagari Sungai Tunu Utara merupakan issue yang sudah menyebar ke seluruh masyarakat.

“Semua masyarakat mungkin sudah tahu terkait maraknya dugaan peredaran sabu di Koto Kareh dan Bukik Runciang. Mudah mudahan Aparat Penegak Hukum (APH) segera bertindak dan tidak ada lagi kedepannya,” Sebutnya.

Baca Juga :  TNI Kembali Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan Indonesia Untuk Myanmar

Sambung Dia, Ia juga mengatakan bahwa banyak Orang Tak Dikenal (OTK) yang sering memasuki wilayah Koto Kareh ataupun Bukik Runciang.

“Banyak juga warga luar dari Koto Kareh yang masuk ke dalam Koto Kareh. Ada yang pakai motor, ada juga yang pakai mobil dan langsung ke kebun sawit di dalam,” Pungkasnya.

Sementara, hingga berita ini diterbitkan awak media juga mencoba konfirmasi langsung kepada Penjabat (Pj) Wali Nagari Sungai Tunu Utara terkait informasi yang diterima bahwa maraknya dugaan peredaran Narkoba jenis Sahu itu pernah dibahas di dalam Musrembang Nagari.

Di sisi lain, awak media juga masih mencoba untuk meminta tanggapan dari Kapolsek Ranah Pesisir terkait informasi masyarakat yang pernah melaporkan issue maraknya peredaran Narkoba jenis Sabu tersebut. (Red)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Panglima TNI Lakukan Tatap Muka Dengan Ratusan Prajurit di Batam

BERITA

Dr. Alfroki Martha pimpin pemuda ARUS Kampung Kalawi, saatnya pemuda Intelektual maju menuju generasi Z

BERITA

Apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye, Bawaslu Harapkan Pemilu Damai

BERITA

Laga Penuh (Kejutan) dan Mengintip Calon Lawan di 12 Besar (PSIM) Oleh Eko Kurniawan Spartacks Cyber

BERITA

Disdukcapil Pasaman Barat Jemput Bola ke Jorong Brastagi Nagari Brastagi Ujung Gading, Program UPIAK OKE dan PAYI LIBURAN

BERITA

Ditpolairud Polda Jatim Berhasil Temukan ABK KLM Jaya Makmur Korban Laka Laut  

BERITA

Menhan Prabowo Silaturahmi ke Ponpes Tebuireng dan Ziarah ke Makam Presiden RI ke-4 Gus Dur, Minggu, 21 Mei 2023

BERITA

Jaring Kreatifitas Siswa, KKMA Sumbar Gelar AKSIOMA Mandiri