Home / BUDAYA / DAERAH / NASIONAL / SINYAL HIKMAH

Thursday, 11 July 2024 - 18:34 WIB

PPDB 2024 Kembali Bermasalah , Pj Walikota Datangi Disdik Sumbar

PADANG SINYALNEWS.COM – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2024 Di Kota Padang Panjang Kembali menuai persoalan , PPDB terus menjadi sorotan. PPDB kali ini tetap tersoroti berbagai kecurangan serta keluhan dari orang tua, diantaranya masalah zonasi.
Diketahui, seperti penyakit tahun tahun sebelumnya PPDB jalur zonasi di SLTA Kota Padang Panjang dikeluhkan kalangan orang tua. Pasalnya, banyak warga sekitar yang tidak diterima melalui jalur zonasi, sementara justru warga jauh yang diterima melalui jalur yang seharusnya untuk warga sekitar tersebut.

Orang tua siswa yang tak lolos bahkan sampai mengukur jarak sekolah dengan cara manual menggunakan meteran kayu.namunkarena sistem zonasi yang telah dikendalikan oleeh sistem pihak sekolah tak mau tahu layak tahun kemarin Walikota dan Ketua DPRD mendatangi Gubernnur untuk. Di carikan solusi.
Pk Walikota Padang Panjang Sony Budaya Putra yang baru pulang menunaikan ibadah haji, pun menjadi sasaran kekecewaan masyarakat, mereka pun ,tak sungkan sungkan melampiaskan kekecewaan nya atas sistim PPDB tahun 2024 kembali sama dengan tahun lalu pada Pj Walikota itu.
Menindaklanjuti aspirasi terkait 154 peserta didik baru yang tidak tertampung di tiga SMA Negeri (SMA N 1, SMA N 2, SMA N 3), Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, AP, M.Si temui Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Barat, Drs. Barlius, Rabu kemarin.
Didampingi Asisten Administrasi Umum Setdako, Martoni, S.Sos, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Nasrul, Pj Wako Sony menyampaikan harapannya agar siswa-siswi tersebut bisa terakomodir bersekolah di tiga SMA Negeri ini.
Barlius yang saat itu bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin,) Wilayah 1, Willia Zuwerni, mengapresiasi Pj Wako Sonny lantaran sangat serius dan menaruh perhatian terhadap persoalan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Menanggapi Sonny, pihak Disdik melalui Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah 1 bakal melakukan pertemuan dengan tiga kepala sekolah negeri di Padang Panjang. Cabdin nantinya meminta kepala sekolah menginventarisir jumlah siswa baru di tiap rombongan belajar (rombel).
Bila belum memenuhi jumlah maksimal yaitu 36 peserta didik (berdasarkan Permendikbud), siswa yang belum tertampung bisa disisipkan di situ. Selain itu, bakal dilihat kemungkinan membuka tambahan rombel di tiga sekolah ini.
Perihal rombel baru, Pemko siap membantu bila ada kekurangan sarana dan prasarana seperti bangku dan kursi. “Mudah-mudahan anak-anak ini bisa diterima di tiga sekolah negeri itu, sesuai dengan keinginan orang tua. Besok (Kamis, 11/7/2024) Cabdin akan mengadakan rapat dengan tiga kepala SMA N ini. Harapannya ada solusi terbaik ” ujar Sonny.
Menanggapi permintaan masyarakat mengenai pengembalian jalur zonasi ke jalur nilai dan rayon . karena rawan kecurangan. Tokoh masyarakat yang peduli akan pendidikan di kota Padang Panjang “ Allex Saputra” anngkat suara
Allex merespons dengan menyebut, empat jalur penerimaan yang diterapkan saat ini sebagai upaya memberikan keadilan pendidikan untuk seluruh lapisan masyarakat.belum tepat sasaran terutama jalur Zonasi.
Allex mengatakan pemerintah perlu membenahi penerapan PPDB sistem zonasi untuk mencegah kecurangan.Menurut Allex sistem zonasi PPDB di Indonesia pada umumnya mengadopsi metode negara maju dalam pendidikan seperti Finlandia,
Rasanya sistem itu. Belum pas untuk kita ,karena kualitas sekolah di Indonesia, kata dia, belum merata seperti di Finlandia dan Australia. Salah satunya orang tua yang masih berpandangan, ada sekolah yang lebih unggul dari segi kualitas daripada lainnya.
Allex juga mengatakan sebaiknya pemerintah melakukan pemerataan standar sekolah yang meliputi kualitas guru, infrastruktur, dan fasilitas sekolah. “Sehingga tidak ada kekhawatiran yang muncul, kemudian mendorong praktik manipulasi data dan kecurangan,” katanya.
Allex menambahkan saat ini pj Waliikota dan jajaran Dinas Pendidikan telah melakukan lobi lobi ke Provinsi seperti tahun lalu ,Walikota dan ketua DPRD Padang Panjang lalukan , kini kita masyarakat menu ggibkeputusan dari Diadik Sumbar ,bagaimana caranya mmenerim anak anak kita jadi siswa siswi di SLTA Negeri Di kotanya. (Phi) Teks foto Pj Walikota Padang Panjang.Sony Budaya Putra ,Asisten Martoni ,dan Kadisdik Padang Panjang .Nasrul bertemu Mencarikan solusi kisruh PPDB dengan Kadisdik Sumbar Barlius dan kacandin wilayah 1 Wilia di disdik Sumbar kemarin.

Baca Juga :  Polda Sumbar Ungkap 34 Kasus Narkotika dalam Sepekan, Sita 22 Kg Ganja dan 177,33 Gram Sabu

Zarisman tj

Share :

Baca Juga

BERITA

Kankemenag dan TP-PKK Kota Padang Jalin Kerjasama Sukseskan Progam Buat Kesan Manis

BERITA

Kapolres Pekalongan Pimpin Upacara Dalam Rangka Peringatan Ke-115 Hari Kebangkitan Nasional

BERITA

Satgas Banops Subsatgas dokkes Polda Riau Sambang Personel Pastikan Personel OMB LK Pemilu 2024 Tetap Fit dan Sehat

BERITA

Para Peternak Domba Kambing Kota Pekalongan Belajar Peningkatan Usaha Ternak

BERITA

HANYA DITEMUKAN PERAHU TANPA MESIN MOTOR TEMPEL, SEORANG PENCARI UBUR-UBUR HILANG DIPERAIRAN BUNTON CILACAP

ARTIKEL

Danlanud Sultan Hasanuddin Bersama Wakil Gubernur Sulsel Pantau Arus Mudik Lebaran

BERITA

Ngopi Bareng Kapolresta Cilacap Bersama Warga: Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

BERITA

BPJPH Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Percepatan Sertifikasi Halal