Home / BERITA / DAERAH / NASIONAL / PERISTIWA

Sunday, 3 December 2023 - 21:56 WIB

Gubernur Mahyeldi Respons Kejadian Banjir di Lubuk Sikaping, Dinas Terkait Diturunkan untuk Atasi Penyempitan Jalur Sungai

PADANG, SINYALNEWS.COM,– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sumatera telah turun ke lokasi kejadian banjir di Panapa Durian Tinggi, Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman. Gubernur menyebutkan, penyebab banjir telah diketahui, dan akan dilakukan penanganan kongkrit agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Pemprov Sumbar melalui Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar dan Dinas PUPR telah turun ke lokasi pada Minggu pagi, berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai untuk menelusuri penyebab banjir di Lubuk Sikaping pada Sabtu lalu,” ucap Gubernur, didampingi Kabiro Adpim Setdaprov Sumbar, Mursalim, di sela agenda kedinasannya, Minggu (3/12/2023).

Baca Juga :  PENYERAHAN NASKAH AKADEMIK DAN DRAF RANPERDA KEPADA DPRD KOTA PADANG TELAH TERLAKSANA

Gubernur menyebutkan, kejadian banjir tersebut disebabkan terjadinya penyempitan jalur sungai serta intensitas curah hujan yang memang cukup tinggi pada Sabtu 2 Desember lalu, sehingga air sungai meluap hingga ke rumah-rumah warga. Merespons hal tersebut, Gubernur menegaskan dinas terkait akan segera menyelesaikan masalah yang telah terdeteksi tersebut.

“Di samping pembenahan irigasi sungai, tadi saya juga melihat beberapa foto kayu besar dan kecil, sehingga di hulu sungai itu harus dikurangi aktivitas penebangannya. Dulu saat di Kota Padang, saya pernah melakukan kegiatan Susur Sungai, dan saya pikir ini perlu dilakukan juga di lokasi kejadian di Pasaman,” ucap Gubernur lagi.

Baca Juga :  Jemaah Surau Gajah Mada Sungai Sapih Gelar Sholat Idul Adha 1447 H, dan Penyembelihan Sapi Qurban

Melalui program Susur Sungai tersebut, sambungnya, akan terlihat berbagai masalah lain yang menyebabkan terjadinya luapan sungai yang membanjiri perumahan warga. Namun demikian, untuk saat ini, Dinas BMCKTR akan menindaklanjuti persoalan yang telah terdeteksi terlebih dahulu, yaitu berupa penyempitan jalur sungai.

“Untuk kejadian saat ini, masalahnya sudah kita ketahui, tinggal melakukan langkah kongkrit agar kejadian serupa tidak terjadi lagi masa yang akan datang,” ucap Gubernur menutup. (adpsb/marlim)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Telah terbentuk nya (UP2K) dan (PKK) digedung SD N22 di tombang jarung jorong situak

BERITA

Kapolres Bintan Terima Siswa Sespimmen Polri Dikreg Ke-63 Tahun 2023  

ARTIKEL

Putri Minang Jadi Kepala Desa di Ogan Ilir Sumsel. Siapa Dia???

ARTIKEL

SMK Negeri 1 Guguk jalin kerjasama dengan PT Trakindo Utama

BERITA

Kapolda Jateng Tegaskan Komitmen Dalam Penanganan Kasus Meninggalnya Tahanan Di Banyumas

BERITA

Ratusan Personil Polisi Dilibatkan Dalam Pengamanan Peringatan Kenaikan Isa Almasih di Kabupaten Pekalongan

BERITA

Kajari Padang Himbau Awasi Generasi Masa Depan Demi Menuju Indonesia Emas 

ARTIKEL

Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah bersama Kanwil DJPb Sumbar dan KDEKS Gelar Diskusi Pengembangan Keuangan Syariah di Prov Sumbar