Home / BERITA / DAERAH / HUKUM / NASIONAL / PERISTIWA

Friday, 24 November 2023 - 20:14 WIB

Polda Jateng selidiki dugaan korupsi Dana Desa di Tiga Kabupaten: Penyelidikan sejak bulan April 2023

Semarang,Sinyalnews.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) secara intensif menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan kepala desa di tiga kabupaten yaitu : Karanganyar, Wonogiri, dan Klaten. Upaya tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi yang didapat berdasarkan aduan masyarakat pada 12 April 2023.

Hal itu diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, Kombes Dwi Subagio dalam sebuah konferensi pers di Mako Ditreskrimsus Polda Jateng pada Jumat, (24/11/2023) pagi.

Atas laporan pengaduan itu, pihaknya melakukan penyelidikan terhadap dugaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi di beberapa desa dan pemotongan dana Bantuan Provinsi (Banprov) Jateng yang diterima oleh desa selama tahun anggaran 2020 dan 2021.

“Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap beberapa kepala desa, Tim Pengelola Kegiatan (TPK), dan pihak ketiga yang terlibat dalam program Bankeu Provinsi Jateng,” ungkap Kombes Dwi Subagio.

Baca Juga :  Danlanud Sultan Hasanuddin Bersama Wakil Gubernur Sulsel Pantau Arus Mudik Lebaran

Dugaan korupsi yang dilakukan, lanjutnya, juga mencakup modus operandi yang dilakukan oleh penyedia jasa ketiga, serta dugaan kualitas pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, Hingga saat ini pihaknya telah memeriksa 13 orang, termasuk pihak swasta dan instansi pemerintah, serta mengumpulkan dokumen terkait sebagai alat bukti.

“Pihak-pihak yang sudah di ambil keterangan sebanyak 13 orang, Dokumen yang diperoleh sementara ini, yaitu fotocopy laporan pertanggungjawaban (LPJ), daftar penerima bantuan keuangan (Bankeu) Gubernur Jateng,” katanya.

Meskipun 13 orang yang di ambil keterangan nya termasuk pihak swasta dan instansi pemerintah, belum ada kepala desa yang diperiksa, Kombes Dwi Subagio menegaskan bahwa penanganan kasus ini sudah berjalan sejak bulan April 2023 dan tidak ada unsur politik dalam penanganan kasus tersebut.

Baca Juga :  Ketua Komite Pencak Silat Tradisi Indonesia (KPSTI) Sumbar Arry Yuswandi Gelar Rapat Pengurus 

” Dari 13 orang itu pihak yang terkait, ada pihak swasta dan instansi, untuk kades belum. Kami tegaskan kegiatan kami dimulai sejak bulan April 2023 dan tidak ada kaitannya dengan masalah Pemilu,” ujarnya.

Diungkapkan pula bahwa penyelidikan ini masih dalam tahap awal, namun Polda Jawa Tengah memastikan bahwa mereka akan terus mengusut tuntas kasus ini untuk memastikan keadilan dan akuntabilitas dalam penggunaan dana desa.

“Kami berupaya membantu dan mendukung program yang dikeluarkan provinsi dan kabupaten bahkan kepala desa. Kami berupaya pembangunan ini bisa berjalan sesuai spesifikasi,”

Dirinya juga menegaskan komitmen Polda Jawa Tengah untuk mengungkap kebenaran di balik dugaan korupsi ini demi menjaga integritas pemerintahan daerah, terutama dalam pengelolaan dana desa untuk mencegah praktik korupsi yang merugikan masyarakat.

Share :

Baca Juga

BERITA

Rapat paripurna komite SMKN 1 lembah melintang

BERITA

Razia Pelajar Bolos: Polisi dan Satpol PP Lakukan Pembinaan

BERITA

Bermain di Dekat Sumur, Seorang Remaja di Kabarkan Tercebur Dan Meninggal Dunia

ARTIKEL

FIK UNP mengirimkan 2 orang Dosen ke Melaka, Malaysia sebagai peserta kegiatan “Specializing in Sports Therapy and Rehabilitation”

ARTIKEL

Proyek IKN Lanjut! Prabowo Minta Bos Otorita IKN Ajukan Tambahan Rp8,1 T

BERITA

Kegiatan Pemasangan Rambu untuk Ciptakan Lingkungan Lalu Lintas yang Aman

ARTIKEL

Dansatgas TMMD Berbagi Cokelat Kepada Anak-Anak, Ciptakan Suasana Hangat di Tengah Kegiatan

BERITA

Kolaborasi Noraini Cookies Worldwide Sdn, Bhd dengan Alisa Khadijah ICMI Sumbar, UNP dan Pemprov Sumbar