Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / TINDASAN PENA

Sunday, 5 November 2023 - 16:15 WIB

Deklarasi ARMI, Gubernur Mahyeldi Sebut Pentingnya Peran Ormas dalam Pemajuan Kebudayaan Minangkabau

BUKITTINGGI, SINYALNEWS.COM – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menekankan pentingnya upaya pemajuan kebudayaan berbasis filosofi Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) di Sumbar. Seluruh pihak, terlebih lagi organisasi kemasyarakat (Ormas), juga berkewajiban dalam upaya pemajuan kebudayaan di tengah gelombang peradaban dunia modern seperti sekarang.

Hal itu disampaikan Gubernur saat menghadiri acara Deklarasi ormas Amanah Rang Minang (ARMI) di Balai Sidang Bung Hatta, Bukittinggi, Minggu (5/11/2023). Gubernur memyebutkan, bahwa upaya pemajuan kebudayaan adalah kegiayan yang dijamin pelaksanaannya oleh negara.

“ABS-SBK kita pahami sebagai falsafah masyarakat Minangkabau, yang menyepakati bahwa semua perilaku kehidupan sehari-hari individu maupun dalam kelompok harus berlandas pada syari’at Islam, yang bersumber dari kitab suci Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah SAW. Pandangan lain juga menilai bahwa ABS-SBK sesungguhnya adalah kristalisasi dari ajaran hukum alam berupa sunnah nabi,” ucap Gubernur.

Baca Juga :  Fajar Kurniawan Siswa SLBN 1 Kubung Solok Raih Medali Perunggu di Ajang LKS SLB Tingkat Nasional

Mahyeldi menegaskan, bahwa negara telah mengesahkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022 tentang Provinsi Sumatera Barat, yang di dalamnya disebutkan bahwa Sumbar memiliki karakteristik dalam hal adat dan budaya, yaitu berlandaskan pada filosofi ABS-SBK.

“Dalam hal upaya pemjuan kebudayaan, kita harus menempuh langkah-langkah strategis berupa pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan praktik-praktik kebudayaan. Tentu kita semua berharap ARMI turut sktif memajukan kebudayaan Minangkabau di tengah peradaban dunia modern saat ini,” ucap Gubernur lagi.

Baca Juga :  Pihak Super Z Club Akan Dipanggil DPRD Kota Batam Terkait Penampilan Sexy Dancer

Dalam kegiatan deklarasi tersebut, terdapat tiga poin utama yang ditandatangani oleh Gubernur Mahyeldi bersama ARMI. Pertama, Pengukuhan kembali ABS-SBK melalui program Baliak Banagari, Baliak Basurau, dan mendorong BAM kembali masuk dalam pelajaran di sekolah dan madrasah.

Poin kedua, Pengaplikasian Adat Salingka Nagari yang difokuskan untuk menyelamatkan masyarakat Minangkabau dari penyakit masyarakat (pekat), seperti judi, minuman keras, pergaulan bebas, zina, LGBT, narkoba dan perilaku menyimpang lainnya. Poin keempat, ARMI siap bersinergi dengan Alim Ulama, Niniak Mamak, Cadiak Pandai, Bundo Kanduan, Wali Nagari, Parik Paga Nagari untuk menciptakan keamanan dan etertiban dalam bermasyarakat. (adpsb/marlim)

Share :

Baca Juga

BERITA

Nayla Sabrina Tosa Anak Malang Yang Terpaksa Tidak Menyambung ke SMP Karena Ketiadaan Biaya

BERITA

Tidak Terbukti Bersalah, Terdakwa Sujud Syukur Usai Majelis Hakim Memvonis Bebas

BERITA

Tim Tivos Simpar Bandar Raih Kemenangan Gemilang di Final Bhayangkara Cup 2023

ARTIKEL

Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP Jajaki Kerjasama dengan Pengprov Hapkido Sumbar Persiapan Kejurnas 2025.

ARTIKEL

Peduli Perkembangan Balita, Babinsa Hadiri PMT Balita Stunting

KOTA PADANG PANJANG

Lamak Bana di HPN: Kisah Kecil di Pelataran Al Bantani yang Menghangatkan UMKM

BERITA

Kunjungan Pemdes Ketengah Warga Sangat Bermakna 

ARTIKEL

Revisi UU TNI Untuk Perkuat Pertahanan Negara dan Profesionalisme Prajurit