Home / BERITA / DAERAH / NASIONAL

Monday, 2 October 2023 - 22:14 WIB

Antisipasi Lonjakan Harga dan Kelangkaan Jagung di Sumbar, Gubernur Mahyeldi Minta Dukungan Bapanas

PADANG, SINYALNEWS.COM,– Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah meminta dukungan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk mengantisipasi tingginya harga dan kelangkaan komoditas jagung di Sumbar.

“Jagung menjadi salah satu komoditas penting bagi Sumbar, karena ada beberapa daerah di sini yang menjadi sentra peternakan ayam. Karena itu kita perlu menjaga stabilitas stok dan harganya,” ucap Mahyeldi di Padang, Senin (2/10/2023).

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat membuka Rapat Koordinasi Harga Pangan dan Bimbingan Teknis Enumerator Panel Harga Pangan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2023 di Padang.

Ia menyebut jika harga jagung melambung tinggi atau stok langka, maka masyarakat yang memiliki peternakan ayam baik pedaging atau petelur akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pakan.

Hal ini juga akan membuat harga ayam dan telur melambung tinggi, sambung Mahyeldi. Dikhawatirkan, itu juga akan memicu efek berantai atau membuat stabilitas harga beberapa komoditas lain terganggu dan membuat angka inflasi tinggi.

Baca Juga :  Panglima TNI Dan Panglima Angkatan Bersenjata Belanda Bahas Peningkatan Kerja Sama Militer

Mahyeldi mengatakan beberapa waktu lalu, kelangkaan stok jagung pernah terjadi di Sumbar dan membuat harga melambung tinggi. Saat itu, solusi yang diambil adalah dengan mendatangkan pasokan jagung dari luar provinsi.

“Kita berharap dukungan dari Badan Pangan Nasional untuk stabilitasi stok dan harga ini. Sehingga tidak merugikan petani selaku produsen tetapi juga tidak merugikan peternak sebagai konsumen,” harap Mahyeldi.

Sementara itu, Direktur Stabilisai Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional, Maino Dwi Hartono mengakui dinamika global dan fenomena el nino sejak Juli 2023 telah mengakibatkan terjadinya gejolak harga untuk komoditas beras dan jagung.

Ia menerangkan, untuk stabilisasi komoditas beras, Presiden Jokowi telah menugaskan Badan Pangan Nasional dan BULOG untuk melaksanakan penyaluran beras PHP, Gerakan Pangan Murah (GPM), melalui Bantuan Pangan Tahap I dan Tahap II.

Baca Juga :  DPRD Sumbar Maigus Nasir : SMK Kesehatan Genus Sumbar 'baby yang pandai berlari".

“Tidak hanya untuk beras, Pemerintah pusat juga telah menyiapkan langkah untuk menstabilkan harga jagung,” katanya.

Kepala Dinas Pangan Sumbar, Syaiful Bahri menyebut Badan Pangan Nasional untuk tahun 2023 ini, telah mengucurkan dana dekonsentrasi untuk Sumbar dengan jumlah yang cukup besar Rp5,9 miliar. Dengan anggaran tersebut ia optimistis bisa menjaga stabilisasi harga dan stok komoditas pangan terutama beras dan jagung.

Diketahui harga jagung di tingkat petani di Sumbar pada September 2023 telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan, awalnya Rp4500 per kilogram menjadi Rp5.500 per kilogram.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumbar, Sri Wulan Astuti; Kepala Biro Perekonomian Setda Prov Sumbar, Ria Wijayanti; dan para Enumerator Kabupaten/kota se Sumbar. (adpsb/marlim)

Share :

Baca Juga

BERITA

Satgas Pamtas RI-Mly Yon Armed 16/TK Menghadiri Malam Panggung Hiburan Rakyat Dalam Rangka HUT RI ke-78

BADAN NEGARA

Dandim Raja Ampat Tinjau Pelaksanaan TMMD, Cek Perkembangan Pembangunan

BERITA

Babinsa Cilibang Hadiri Pembukaan Liga Sepak Bola U-40 Antar Kecamatan

ARTIKEL

Manasik Haji Tingkat Kota Padang 1446 H, di Buka secara Resmi Oleh Tenaga Ahli Kemenag RI

ARTIKEL

Akhirnya Menkominfo Penuhi Panggilan Kejagung RI

ARTIKEL

Sebuah Toko Parfum di Jalan Gajah Mada Gunung Pangilun Nyaris Ludes dilalap si Jago Merah

ARTIKEL

Bekerja sama dengan Damkar Kab. Batang, Gelar Penyuluhan Penanggulangan Kebakaran di SDN Dringo

BERITA

Beralih ke Arsip Digital, Inovasi Terbaru Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar