Home / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / DAERAH / EKONOMI / MAKANAN / NASIONAL / PERISTIWA

Thursday, 31 August 2023 - 00:02 WIB

Gubernur Mahyeldi Minta Seluruh Pihak Berupaya Maksimal Melepaskan 28 Nagari/Desa di Sumbar dari Status Tertinggal

Padang, Sinyalnews.com,- Dari total 1.035 nagari/desa di Sumatera Barat (Sumbar) saat ini, sebanyak 28 di antaranya masih berstatus nagari/desa tertinggal. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, berharap agar seluruh pihak bahu membahu melepaskan status tertinggal dari 28 nagari/desa tersebut, sehingga target pemerintah pusat untuk mengentaskan daerah berstatus tertinggal pada 2024 dapat tercapai.

Hal itu ditegaskan Gubernur Mahyeldi saat membuka agenda Rapat Koordinasi (Rakor) Nagari Tertinggal dalam Rangka Sinergitas Program Pengentasan Daerah Tertinggal di Sumatera Barat tahun 2023, Rabu (30/08/2023). Rakor kali ini melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Pemprov, Pemda Kabupaten/Kota, BUMN dan BUMD, Bank Indonesia (BI), OJK, serta sejumlah camat dan wali nagari.

“Hadirnya kita di sini, tentu saja menunjukkan kepedulian kita kepada nagari atau desa yang masih berstatus tertinggal, agar segera berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah dengan nagari dan desa lainnya. Kita menginginkan, seluruh nagari dan desa di Sumbar segera berstatus maju dan mandiri, bukan sekadar berstatus berkembang,” ucap Gubernur.

Baca Juga :  Polri Akan Gelar Pasukan Operasi Ketupat, Kapolri Harap Mudik Berjalan Lancar dan Aman

Rakor kali ini, sambung Mahyeldi, adalah bagian dari upaya percepatan yang diperlukan. Diharapkan, pihak BUMN dan BUMD, lembaga perbankan, Pemerintah Kabupaten/Kota, serta pemangku kepentingan terkait lainnya, dapat melihat dengan jernih persoalan-persoalan yang menyebabkan 28 nagari atau desa di Sumbar masih berstatus tertinggal.

“Bung Hatta pernah mengatakan, bahwa betapa pun terangnya obor di Tugu Monas, terangnya tak akan sampai ke seluruh daerah di Indonesia, dan oleh karena itu yang diperlukan adalah sumber cahaya yang merata di seluruh daerah di Indonesia. BUMN, BUMD, serta Perbankan, melalui kapasitas masing-masing, kita harapkan berupaya maksimal untuk membantu 28 nagari dan desa tertinggal kita, untuk segera keluar dari status terebut,” ucap Gubernur lagi.

Mahyeldi menekankan beberapa fokus yang perlu dilakukan agar 28 nagari dan desa di Sumbar segera terlepas dari status tertinggal. Antara lain, pemenuhan kebutuhan SDM dan fasilitas kesehatan, lebih mendekatkan sarana pendidikan ke masyarakat, memastikan seluruh daerah terjangkau listrik dan internet, serta memastikan zakat BUMN sepenuhnya disalurkan di daerah tempat penugasan BUMN itu sendiri.

Baca Juga :  Tersesat Kerena Ikuti GPS, Warga Gamer Pekalongan Akhirnya Ditemukan Oleh Polisi Bersama Warga

“Kita di Pemprov Sumbar sudah berupaya. Beberapa langkah kongkrit terkini yang dilakukan adalah fokus memenuhi kebutuhan SDM dan fasilitas kesehatan di Mentawai, membuka sarana sekolah baru sehingga tidak ada lagi anak-anak Sumbar yang tidak bersekolah, memperluas akses listrik seperti ke Jorong Patamuan Kabupaten Pasaman, dan langkah-langkah lainnya,” ucapnya lagi.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mahyeldi juga menerima penyaluran dana bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Nagari, dan kemudian menyerahkannya kepada 15 nagari dan desa berstatus tertinggal di Sumbar senilai Rp150 juta. Di mana, setiap nagari dan desa menerima Rp10 juta, yang diwakili secara simbolis oleh Wali Nagari Lubuk Ulang Aling Kab. Solok Selatan. (adpsb/Marlim)

Share :

Baca Juga

BERITA

Disperindag Sumbar dan APG sepakat susun Pergub Gambir

ARTIKEL

Ketua Umum Dekranas Buka Acara Peningkatan Kompetensi UMKM Kriya Kab Solok

BERITA

Perempuan-Perempuan Itu Membatik dengan Tangan, Tapi Merawat Keluarga dengan Hati

BERITA

Kadis Kebudayaan Drs, Syaifullah Kunjungi Rumah Baca Teras Talenta  

BERITA

Jelang Pemilu 2024, Kabid humas Tegaskan Personel Polda Sumbar Wajib Netral 

ARTIKEL

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Hadiri Sidang Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung RI Tahun 2024

ARTIKEL

Hendri Hazid Resmi Maju Ketua LKAAM Kota Padang, Bawa Misi Tegakkan Marwah Adat dan Majukan Padang

ARTIKEL

MIN 3 Kota Padang, Sukses Pertahankan Juara Umum Olimpiade IPA tingkat SD/MI Se-Kota Padang