Home / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / BUMN / DAERAH / KEMENTERIAN / MAKANAN / NASIONAL / PERISTIWA / UMKM

Saturday, 26 August 2023 - 08:07 WIB

KKP Bekerja sama dengan Masyarakat mengelola kawasan konservasi

JAKARTA SINYALNEWS.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat peran masyarakat pesisir Lombok Barat dalam mengelola kawasan konservasi. Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan intensif terhadap Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) termasuk dalam pemanfaatan bantuan Pemerintah yang diberikan.

Pendampingan tersebut diberikan kepada beberapa kelompok yang telah menerima bantuan konservasi bagi kelompok masyarakat (KOMPAK) di Provinsi NTB yaitu Sumbawa Grow Up, Komunitas Pencinta Alam (KOPA) Mbojo, Pokmaswas Gili Matra, Kelompok Deep BlueSea dan Kelompok Baywatch.

KKP memberikan pemahaman tentang cara-cara memanfaatkan bantuan pemerintah bidang konservasi yang baik bagi kelompok masyarakat penggerak konservasi di wilayah Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat

Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut Muh. Firdaus Agung Kunto Kurniawan menjelaskan bahwa KKP terus berupaya meningkatkan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi dengan cara memperkuat peran masyarakat di kawasan konservasi.

“KOMPAK menjadi bagian penting dalam pengelolaan kawasan konservasi di wilayah Nusa Tenggara Barat karena ikut melakukan aktivitas perlindungan dan pelestarian sumberdaya di kawasan konservasi,” ujar Firdaus.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 07/Maos Adakan Pengamanan Peserta Pawai Taaruf Semarakan Tahun Baru Islam 1445 H

Sebelumnya, bantuan pemerintah bidang konservasi telah disalurkan kepada Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) berupa peralatan selam di Provinsi NTB meliputi Kab. Lombok Utara, Kab. Sumbawa, Kota Bima dan Kab. Lombok Barat
Energi Terbarukan
Lebih lanjut Firdaus menerangkan bantuan konservasi diberikan pemerintah agar peran serta masyarakat dalam mengelola kawasan konservasi semakin meningkat.

Tak hanya itu, bantuan konservasi ini juga sangat dibutuhkan kelompok untuk mendukung kegiatan konservasi di wilayahnya sehingga dapat mendorong terciptanya dampak ekonomi pada masyarakat di sekitar kawasan konservasi.

Selain dapat meningkatkan kompetensi dalam melakukan perawatan bantuan serta pemantauan terumbu karang, melalui bimbingan teknis, masyarakat diharapkan dapat menyampaikan pelaporan kasus-kasus pemutihan karang di wilayah NTB.

Menteri Anas jadi Menkopolhukam Ad Interim Gantikan Mahfud MD
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB Muslim yang hadir dalam kegiatan ini juga menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai penggerak kelompok masyarakat dalam membangun destinasi wisata dan memanfaatkan sumberdaya secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Jaga Stabilitas Keamanan Menjelang Perayaan Natal Satgas Yonif 122/TS Laksanakan Pemeriksaan Jalur Perlintasan Tapal Batas Pikere Papua

Di kesempatan yang sama, Koordinator Bidang Diklat Komunitas Pecinta Alam (KOPA) Mbojo M. Yeriansyah menyambut baik inisiatif KKP memberikan bimbingan secara teknis kepada kelompok masyarakat.

“Kami bisa memperbarui lagi ilmu kesehatan terumbu karang dan pendataan cepat terumbu karang. Selain itu, kelas open water POSSI sangat bermanfaat bagi kami,” urainya.

Yeriansyah juga berharap KKP terus melanjutkan berbagai kegiatan yang mendukung keberlanjutan kelompok seperti pelatihan konservasi, sertifikasi open water, pemandu snorkeling dan pemandu selam.

Hal ini sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono untuk terus mendorong kelompok penerima bantuan selalu menjadi garda terdepan dalam membangun sektor kelautan dan perikanan melalui berbagai aksi perlindungan dan konservasi.

Jurnalis : Heri Tribowo

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Miko Kamal, Penegak Hukum Harusnya Menjadi Contoh

ARTIKEL

Panglima TNI Saksikan Laga Final Bola Voli Kartini Cup XX Tahun 2024

BERITA

Berikan Semangat, Babinsa Karangjati Koramil 07/Maos Sertu Tofik Bantu Pengaspalan Jalan di Permukiman Warga

BADAN NEGARA

Hari Ke-7 Operasi Zebra Seligi 2023, Ditlantas Polda Kepri Tilang 1.467 Pelanggar Lalu Lintas.

DAERAH

Partai Keadilan Sejahtera Tetapkan Mahyeldi-Vasvo Pasangan Cagub-Cawagub Sumbar 2024-2025

BERITA

Danrem 071/Wijayakusuma, Cicipi Nasi Dari Beras Protangguh

ARTIKEL

Di Padang Panjang Pelanggaran LaLin Di Dominasi Pelajar

BERITA

MKKS Kota Padang Gelar Coffee Morning Bersama Kapolresta Padang dan Jajaran