Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / PERISTIWA

Thursday, 24 August 2023 - 15:13 WIB

Gali Informasi Museum Batik Lewat Sidakon Mustika

Kota Pekalongan – Sinyalnews.com,–

Sebuah inovasi di Museum Batik Pekalongan kini hadir untuk memudahkan pengunjung dalam mengakses informasi seputar batik, motif, dan deskripsinya yang menjadi koleksi di Museum Batik Pekalongan. Inovasi aplikasi ini bernama Sidakon Mustika, Dakon diambil dari nama permainan tradisional zaman dulu dan Mustika kepndekan dari Museum Baik Pekalongan.

Hal ini diungkapkan Kepala museum batik, Akhmad Asror melalui Kasubag TU Museum Batik Pekalongan, Nur Hayati Sinaga saat diwawancarai di Museum Batik, Rabu (23/8/2023). “Mengapa mengambil nama Sidakon karena Dakon mengandung arti permainan yang memiliki persamaan hak, dan Mustika mengandung arti sesuatu yang berharga. Harapannya Sidakon Mustika ini dapat menjadi suatu alat bantu semua orang yang berkunjung ke Museum Batik, mereka mendapat hak yang sama untuk memperoleh atau mengakses informasi tentang koleksi batik,” jelas Nur.

Baca Juga :  Penemuan Mayat Laki-Laki di Depan Bank Kecamatan Sampang Cilacap

 

Diterangkan Nur, kalau dulu orang harus tanya ke edukator, untuk mendapat informasi yang utuh sekarang bisa melalui Sidakon Mustika. “Di Museum Batik ini yang dipamerkan jumlahnya terbatas padahal jumlah koleksinya sampai dengan 1.300. Ini dibagi menjadi beberapa kelompok yakni batik mancanegara, nusantara, pedalaman, pesisiran, dan kontemporer,” beber Nur.

Disampaikan Nur, dengan Sidakon Mustika ini pengunjung bisa mengakses motif apapun. Kalau yang dipajang tidak sampai 100. Selain koleksi museum, untuk ruang pamer 1 juga didedikasikan bagi para pegiat batik di Pekalongan yakni batik kontemporer.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Hadiahkan Sepeda untuk Alif dan Andin; Pelajar MTsN 6 Padang yang Juarai Kompetisi Robotic Nasional

“Informasi yang didapat melalui Sidakon Mustika yakni berbagai macam koleksi batik, motif, tahun pembuatan, dan deskripsi koleksi. Jadi aplikasi ini kami sediakan di museum dengan menggunakan wifi di Museum, kemudian scan barcode atau ketik alamat pengunjung dapat mengakses banyak informasi. Setelah bisa mengakses pengunjung dapat bersantai di selasar Museum Batik bersama pengunjung lainnya,” tukas Nur.

Share :

Baca Juga

BERITA

Danjen kopassus Akui Menhan Prabowo Selalu Didik Pasukan Bermental Baja

BERITA

Ketua DPRD Eka Wahyu : Sepi Tak Ada Atraksi Budaya Sawahlunto Bisa Jadi Kecamatan 

ARTIKEL

Babinsa Melaksanakan Sholat Berjamaah Dilanjutkan Tarawih Dan Silaturahmi Dengan Toga

BERITA

Minggu Kasih Polres Bintan Juga Menampung Aspirasi dan Keluhan Masyarakat

BERITA

Diduga Ikut Tawuran, 9 Remaja Yang Membawa Senjata Tajam Diamankan Polisi Di Kawasan Kuranji Padang

ARTIKEL

Kepala Zona Bakamla Barat Terima Kunjungan Konsulat AS  

BADAN NEGARA

Anda Ingin Menjadi Kepala Sekolah??? Ini Aturannya dari Kemdikbud

BERITA

Kecelakaan Perahu Nelayan Restu Ibu yang Hilang Kontak dengan Personel On Board (POB) Berjumlah 2 (dua) Orang di Perairan Nusakambangan Kabupaten Cilacap