Home / BERITA / DAERAH / EKONOMI / NASIONAL / PERISTIWA

Friday, 4 August 2023 - 13:26 WIB

Pendemo Air Bangis Bawa Anak, DP3AP2KB Padang Datangkan Psikolog

Padang, Sinyalnews.com,- Ribuan masyarakat Air Bangis melakukan unjuk rasa sejak Senin (31/7/2023) lalu di Kantor Gubernur Sumatera Barat. Sudah lima hari mereka di Padang. Pendemo memilih “menginap” di Masjid Raya Sumatera Barat.

Mirisnya, pendemo tidak saja laki-laki, tetapi juga wanita yang membawa anak-anaknya. Mereka berkumpul dan tidur di lantai I masjid.

Kondisi ini cukup menjadi perhatian Pemerintah Kota Padang yang baru saja mendapat penghargaan Kota Layak Anak kategori utama dari pemerintah pusat. Anak-anak pendemo yang harusnya mendapat pelajaran di sekolah, kini justru harus ikut orangtuanya berpanas-panas berorasi di jalan dan menginap di masjid.

“Kami melihat ada sekitar 200-an anak yang dibawa orangtuanya ke sini (Padang),” ujar Kepala DP3AP2KB Kota Padang Eri Sendjaya, Jumat (4/8/2023).

Baca Juga :  Syafrial Kani Jadi Inspektur Upacara di SDN 13 Kapalo Koto Kec Pauh

Melihat kondisi itu, DP3AP2KB Kota Padang bersama DP3AP2KB Pemprov Sumbar menerjunkan tenaga psikolog di tengah anak-anak. Dua psikolog dan ASN memberi edukasi kepada anak-anak pendemo. Termasuk bimbingan permainan sesuai usia anak.

“Anak-anak terlihat sudah letih dan jenuh, karena itu kita datangkan psikolog, karena kita harus terus menjaga psikologis anak,” ujar Eri Sendjaya.

Selain membawa psikolog, DP3AP2KB juga membawa sejumlah permainan dan alat peraga bagi anak. Hal ini menurut Eri Sendjaya, telah mengalihkan perhatian anak. Ketika anak sudah bosan, permainan didatangkan, anak-anak pun kembali terlihat riang dan gembira.

“Beruntungnya, perhatian anak menjadi teralihkan, mereka tidak lelah dan jenuh lagi,”ungkapnya.

Baca Juga :  Diklat Satpam Gada Pratama Angkatan 11 Tahun 2023 Polres Pekalongan Dibuka, 37 Siswa Ikut Ambil Bagian

Kepala DP3AP2KB Kota Padang itu mengimbau kepada seluruh pendemo agar tidak melibatkan anak saat melakukan unjuk rasa. Karena akan banyak hal yang dirugikan. Seperti pendidikan bagi anak yang seharusnya didapatkan di sekolah. Namun harus terhenti karena saat ini anak-anak justru harus libur sekolah dan ikut orangtua ke Padang. Serta rugi waktu dan perkembangan psikologis anak.

“Tentunya kita menginginkan orangtua tidak membawa anak saat menyampaikan aspirasi, sampaikan aspirasi melalui saluran yang tepat, semoga setelah ini pendemo dan anak-anak cepat pulang ke Air Bangis,” harap Kepala DP3AP2KB Kota Padang itu. (Angga)

Share :

Baca Juga

BERITA

Babinsa Koramil 07/ Maos Pantau Penyaluran Beras Dari Bulog Untuk Warga   

ARTIKEL

Kapolsek Sampang Beserta Danpos Ramil Sampang Cegah Bullying Dengan Penguatan Karakter Dan Wawasan Kebangsaan 

ARTIKEL

Perubahan Itu Pasti, Prajurit TNI Harus Adaptif

BERITA

Propam Polres Bintan Lakukan Pemeriksaan Kelengkapan Kendaraan Terhadap Personel

BERITA

Lantik 43 Pejabat Struktural, Mas Aaf Tekankan Kerja Maksimal dan Jalankan Visi Misi

BERITA

Belum Masuk Masa Kampanye “Jalan Protokol Bertebaran Baliho Caleg “

ARTIKEL

Jalin Silahturohmi, Lattek Navigasi IV Taruna AAL Korps Pelaut Laksanakan Courtesy Call di Forkopimda Probolinggo

ARTIKEL

Ade Mutia : Untuk Atasi Tawuran, SMPN 9 Padang Laksanakan Shalat Jumat di Sekolah