Home / BERITA / EKONOMI / NASIONAL / PERISTIWA

Friday, 30 June 2023 - 22:59 WIB

Gagal Urus Air di Batam, Rudi Diminta Jangan Sibuk Ngurus Pilgub 2024

Batam, Sinyalnews.com – Permasalahan air di kota batam makin hari semakin tambah parah, hal tersebut sebagaimana banyaknya komplain dari masyarakat yang mengeluh tentang tidak mengalirnya air di perumahannya masing-masing.

Bahkan, pertengahan juni 2023 yang lalu dikabarkan juga ada seorang warga di salah satu perumahan di batu aji yang dikabarkan meninggal karena diduga kelelahan gara-gara harus menunggu air yang baru hidup tengah malam.

Disaat besarnya keluh kesah masyarakat kota batam tentang permasalahan air yang terus menerus bergulir, H. Muhammad Rudi, S.E., M.M sebagai Walikota Batam yang juga Ex-Officio Kepala BP Batam dikabarkan dengan gencar-gencarnya juga mempromosikan dirinya untuk maju sebagai Bakal Calon Gubernur Kepri pada Pilkada 2024 yang akan datang.

Isu Muhammad Rudi yang akan maju pada Pilgub 2024 nantinya, bukanlah hanya isu belaka. Tetapi, Isu tersebut sudah terlihat langsung dalam aksi Rudi sendirinya yang mempromosikan dirinya maju pada Pilgub 2024 dan juga meresmikan posko relawan untuk dirinya.

Melihat hal tersebut, Aktivis Sosial dan Pemerhati Kebijakan Publik Kota Batam, Rico Yuliansyah menilai bahwa belumlah layak untuk seorang Rudi memimpin Kepulauan Riau.

“Belumlah layak Rudi untuk menjadi gubernur Kepri 2024 nantinya. Masalah air di Batam saja belum bisa diselesaikannya, apalagi nanti Kepri yang begitu luas akan dipimpin nantinya”, ucap Rico, Jum’at (30-06-23).

Baca Juga :  Atap Rumah Milik Warga Wonorejo Roboh Diduga Konstruksi Bangunan yang Sudah Tidak Layak

Lanjutnya, Bukan hanya permasalahan air yang ada di kota Batam. Masalah pengangguran pun menjadi masalah yang sangat besar dimana angka pengangguran di kota batam lebih dari 80.000 (Delapan Puluh Ribu) jiwa.

“Bukan air aja yang masalah di Batam ini, tapi masalah pengangguran pun besar di kota Batam. Lebih 80.000 jiwa pengangguran yang ada di Kota batam”, papar rico.

Tambahnya, Sejak Rudi memimpin kepala BP Batam, belum ada kebijakan yang begitu signifikan untuk masyarakat kota batam. Melainkan, isu besar yang terjadi yaitu tanah di pulau Rempang, Galang diberikan kepada salah satu perusahaan dengan iming-iming untuk dijadikan pembangunan pusat perdagangan dan pariwisata.

“Menurut saya, sejak Rudi menjabat Ex-Officio Kepala BP Batam, belum ada satupun kebijakannya yang signifikan untuk masyarakat kota Batam. Yang saya dengar selama ini malah suatu kebijakan yang ditentang oleh masyarakat Rempang, Galang yang mana tanah seluas kurang lebih 15.000 hektar diberikan kepada salah satu perusahaan dengan iming-iming untuk pembangunan pusat perdagangan dan pariwisata”, jelasnya.

Sambung Rico, Selain itu, kebijakan yang saya rasa lebih fatal lagi yaitu tidak beroperasionalnya kembali ATB dalam pengelolaan air bersih di kota batam.

“Sejak pengelolaan air bersih di kota batam bukan dipegang ATB, terus menerus permasalahan air timbul di tengah masyarakat. Permasalahan air ini bukan hanya saat ini, tapi itu sudah terjadi sejak akhir tahun 2020 yang lalu”, tuturnya.

Baca Juga :  Polri Mutasi dan Rotasi Jabatan, Dankorbrimob dan 6 Kapolda Berganti

Ditambahkannya lagi, Besarnya polemik masalah air di batam membuat bingung banyak masyarakat. Saat masyarakat nanya ke PT. Moya sebagai pengelola, PT. Moya malah akan bicara “itu ranahnya BP Batam”.

“Besarnya Polemik masalah air di Batam saat ini sering membuat bingung masyarakat. Ketika masyarakat menyalahkan PT. Moya sebagai pengelola yang tidak baik dalam menyalurkan air bersih, malah permasalahan tersebut ranahnya BP Batam (Seperti Proyek Pipa Utama atau lainnya). Tidak sama seperti dulu, dulu jika ada masalah air. Masyarakat taunya hanya ATB dan ATB yang akan bergerak dalam menanggapi keluhan berbagai masyarakat”, sesalnya.

Terakhir, Rico berpesan agar Muhammad Rudi bisa lebih fokus lagi dalam menjalankan tanggung jawabnya. Jangan sibuk untuk mengurus Pilgub ataupun pilkada 2024 nantinya, tapi malah banyak masyarakat yang bertambah sengsara gara-gara permasalahan air bersih di kota batam.

“Mudah-mudahan Rudi bisa fokus menjalankan tanggung jawabnya sebagai Walikota Batam dan juga Ex-Officio Kepala BP Batam. Jangan sibuk ngurus Pilgub 2024, tapi malah banyak masyarakat yang sengsara gara-gara tidak ada air. Air itu Kebutuhan pokok masyarakat, jadi mohon cepat untuk dibenahi”, tutupnya.

Share :

Baca Juga

BERITA

2 Pasang Muda-mudi Terjabak di Air Terjun Kawasan Sungai Bangek Koto Tangah

ARTIKEL

Polresta Cilacap Kerahkan Ratusan Personel Amankan Sholat Idul Adha 1446 H di Seluruh Wilayah

BUDAYA

Ja’far S.Hi agendakan Event Padang Petanque Open 2024

ARTIKEL

Babinsa Dukung Mt3 Dan Tidak Ada Mafia Air

BERITA

Satgas Pamtas Yonarmed 10 / Bradjamusti Pos Kampung Jasa Perbaiki Jembatan Kayu

BERITA

Liburan Lebaran Aman dan Nyaman, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Polsek Sampang Melaksanakan Pengamanan Objek Wisata

ARTIKEL

PERTEMUAN RUTIM SEKBER IPJT PEKALONGAN RAYA BAHAS PRA-SKW

ARTIKEL

Akademi Olahraga UNP lakukan Tes Fisik Siswa Olahraga awal dari Program Latihan yang Terarah