Padang, Sinyalnews.com – Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kota Padang Gelar Rapat Kerja (Raker) Pengurus Pokjaluh yang berlangsung di Aula Lt.2 Kemenag Kota Padang pada Kamis 15 Juni 2023.
Kegiatan tersebut, dibuka langsung Oleh Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Zulfahmi didampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Aris bersama Ketu Pokjaluh Almi Efendi dan diikuti Aparatur Sipil Negara Penyuluh Kantor Urusan Agama Kecamatan Se-Kota Padang sebanyak 32 Peserta.
Zulfahmi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan berikan apresiasi telah mengangkatk Raker ini dan untuk pertama kalinya semenjak dikukuhkan sebagai pengurus oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang pad tahu lalu .
Kepala Kantor, berharap semoga Raker ini mampu memnghasilkan pokok-pokok pikiran yang bisa menunjang pelaksanaan program Pokjaluh ke depannya sehingga bermanfaat bagi lembaga dan masyarakat.
Dan Jika ada perbedaan-perbedaan pendapat dalam rapat merupakan hal yang wajar. justru perbedaan itu memperkaya ide, pemikiran untuk melahirkan keputusan yang potensial.
Menurut Kepala Kantor, Penyuluh Agama memiliki potensi luar biasa dalam melaksanakan kegiatan keagamaan dan pembangunan di tengah-tengah masyarakat.
“Seluruh bidang bisa diberdayakan penyuluh, maka dari itu kepada Penyuluh Agama kami mengajak marilah berbuat sebaik mungkin selagi kita memiliki kemampuan dan masih potensial,” ungkap Plt. Kemenag Kota Padang tersebut.
Dikemukakannya, bahwa Pokjaluh sebagai organisasi memiliki potensi yang strategis bekerjasama dengan instansi baik ditingkat Kota maupun Provinsi, sambungnya.
Semetara itu, Ketua Pokjaluh Kota Padang Almi Efendi mengungkapkan ucapan terima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang dan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam serta Kawan kawan Pengurus sehingga acara ini bisa diangkat serta terlaksana dengan baik.
Usai acara seremonial dilanjutkan dengan Rapat Kerja dengan mengfungsikan masing-masing bidang yang nantinya dijadikan cikal bakal program Pokjaluh Kota Padng ke depannya.
“Akan tetapi tidak untuk memfinalkannya dibentuk tim khusus yang terdiri dari pengurus inti ditambah dengan ketua masing-masing bidang,” Ujar Almi menegaskan.
(HarisTJ)














