Home / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / BUMN / DAERAH / EKONOMI / HUKUM / KEMENTERIAN / MAKANAN / NASIONAL / PERISTIWA / UMKM

Sunday, 11 June 2023 - 11:57 WIB

Anak Muda Profesional di Rantau Merawat Kesenian Tradisi Randai Minangkabau

JAKARTA.SINYALNEWS.com- Yayasan Sumbar Talenta Indonesia ( YSTI) , bersama sejumlah perantau asal Minangkabau, khususnya anak-anak muda bertalenta Minangkabau yang profesional di rantau akan mementaskan “Mahakarya Randai II – 2023 – The Story of Malin Kundang” tgl 17 Juni di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Dimana karya kolaborasi dua sutradara Jose Rizal Manua dan Joharsen ini merupakan karya seni yang bisa, digunakan sebagai alat mengingat suatu peristiwa yang terjadi pada masa lalu sebagai pembelajaran di masa kini.

“Tema pertunjukan kali ini adalah ‘ ,’ sebagai upaya ‘ℎ ’ akan kesenian tradisional Minangkabau,” ujar Jose Rizal Manua yang sukses bersama Joharsen menampilkan mahakarya Randai pertama yang menceritakan tentang kisah perjuangan Syekh Burhanuddin Pariaman tahun 2020 di pusat perfileman Usmar Ismail, katanya,Sabtu (10/6).

Baca Juga :  AKBP Wahyu Rohadi Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2023 Tingkat Kabupaten Pekalongan

Disebutkannya, mahakarya Randai II – 2023 – The Story of Malin Kundang” menampilkan randai yang khas, karena merupakan kolaborasi pertunjukan dari berbagai unsur seni, antara lain, Silat Minangkabau, Tabuah Tasa dan musik tradisi saluang , dendang, tari dan teater( drama).

“Disitulah keunikan Randai Malin Kundang, karena berisi paket lengkap seni tradisi. Karena itu undangan kita 90 persen sudah sold out, alhamdulillah” Tambah ketua YSTI, Andha Zulfirman didampingi pimpinan proyek pertunjukan Agus S,”imbuhnya.

Baca Juga :  Jadi Pembina Upacara di SMA Adabiah 2 Padang, Miko Kamal Ceritakan Sukses PM Singapura

Kisah Malin Kundang sering diadaptasi di berbagai pementasan drama, baik di dalam maupun di luar negeri. Meskipun begitu, cerita Malin Kundang selalu menarik disajikan sebagai pembelajaran bagi generasi selanjutnya. Apalagi kali ini dikemas dalam bentuk Randai.

Dari daftar yang sudah membeli tiket tampak akan hadir Seniman, budayawan, pejabat, birokrat, pengusaha dan pencinta seni-budaya Minangkabau. Bahkan dari Belanda dan Malaysia sudah membeli tiket menonton pertunjukan Randai tersebut.

Share :

Baca Juga

BERITA

Sebelum Beli Hewan Qurban, Pastikan Kelayakan dan Cek Kondisi Hewan

ARTIKEL

Mesjid Buya Syafii Maarif Sumpur Kudus Mendapat Sedekah Energi Pertama di Sumatera Barat

BERITA

Pos Guntembawang Satgas Pamtas RI-MLY Yonarmed 16/TK Gotong-royong Bersama Masyarakat Membangun Jembatan

BERITA

500 Pedagang Pasar Banjarsari Bakal Sambut Ground Breaking dengan Kirab

BERITA

Kunjungi Kejari Bondowoso, Dr Barita: Hindari Perilaku Korup dan Jaga Netralitas!

BERITA

Bayar Pajak Bisa Lewat Dompet Digital

ARTIKEL

Calon DPD RI No. Urut 1, Abdul Aziz, SP, MM, Sosok Rendah Hati yang Pandai Berdakwah Untuk Umat dan Masyarakat serta Berjiwa Sosial Tinggi

BERITA

Bandar Udara Mentawai Tunggu Sertifikasi, Gubernur Mahyeldi Intensifkan Komunikasi dengan Maskapai dan Pemerintah Australia