Home / ARTIKEL / BERITA / BUMN / EKONOMI / INTERNASIONAL / MAKANAN / PERISTIWA

Friday, 9 June 2023 - 16:02 WIB

Presiden Jokowi dan PM Anwar Selesaikan Isu Perbatasan hingga Kolaborasi Lawan Diskriminasi Sawit

MALAYSIA.SINYALNEWD.com – Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Malaysia Dato’ Seri Anwar Ibrahim membahas sejumlah kerja sama antara Indonesia dan Malaysia di berbagai bidang dalam pertemuan yang digelar di kediaman resmi PM Malaysia, di Seri Perdana, Putrajaya, Malaysia, pada Kamis, 8 Juni 2023. Salah satunya adalah terkait proses negosiasi batas laut teritorial yang berhasil diselesaikan setelah hampir 18 tahun.

“Saya menyambut baik penyelesaian negosiasi batas laut teritorial di Laut Sulawesi dan Selat Malaka bagian selatan setelah 18 tahun proses negosiasi, 18 tahun bisa diselesaikan, alhamdulillah berkat Dato’ Seri Anwar Ibrahim,” ujar Presiden dalam keterangan pers bersama usai pertemuan.

Baca Juga :  Kantongi Satu Juta Sertifikat Halal Gratis, Pelaku Usaha Bisa Kunjungi Halal Corner di Masjid Raya Sumbar

Presiden juga berharap proses negosiasi perbatasan lainnya dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat, termasuk perbatasan di Sebatik dan Sinapad–Sesai.

Selain itu, Presiden Jokowi turut menyambut baik penyelesaian sejumlah _Memorandum of Understanding_ (MoU) antara kedua negara, di antaranya terkait perjanjian lintas batas atau _border crossing agreement_, perjanjian perdagangan perbatasan atau _border trade agreement_, sertifikasi halal, dan kerja sama promosi investasi.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan PM Anwar juga membahas perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI). Presiden Jokowi mengapresiasi komitmen PM Anwar untuk memperkuat perlindungan PMI dan juga penegakan hukum yang adil bagi para pekerja Indonesia.

“Saya dan Pak Anwar sepakat untuk membentuk mekanisme khusus bilateral untuk menyelesaikan masalah-masalah pekerja migran Indonesia,” tutur Presiden.

Baca Juga :  Pasar Tumpah Koto Baru: Ketika Polisi Mengurai Macet, Persoalan Puluhan Tahun Belum Tuntas

“Saya juga mendorong Community Learning Center di Semenanjung segera diwujudkan, dan juga WNI yang ada di Depo Imigrasi juga bisa segera dipulangkan, serta _one channel system_ harus dioptimalkan,” lanjutnya.

Terakhir, Presiden mendorong kolaborasi untuk melawan diskriminasi kelapa sawit dan juga komoditas lainnya untuk terus diperkuat. Menurut Presiden, ia sangat menghargai misi bersama yang dilakukan Indonesia-Malaysia ke Brussels.

“Jangan sampai komoditas-komoditas yang dihasilkan oleh Malaysia, oleh Indonesia, didiskriminasi di negara lain,” ujar Presiden.

Putrajaya, 8 Juni 2023
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Terkait Perkara BAKTI Kemkominfo RI, Kejagung Priksa 2 Orang Saksi

BERITA

Gubernur Sumbar Buka Sosialisasi P4GN Bagi Tokoh Masyarakat dan Generasi Muda

BERITA

Babinsa Koramil 07/ Maos Aktif Pendampingan Penyaluran Bantuan Beras Didesa Binaan 

BERITA

Oesman Ayub, Saya Yakin Kader Partai Nasdem Akan Jadi Ketua DPRD Kota

BERITA

Babinsa Koramil 01/Pariaman Hadiri Rembuk Stunting di Desa Bungo Tanjung

BADAN NEGARA

Panglima TNI Hadiri Rapim Kemhan-TNI Secara Daring

BERITA

Bikin Bangga, 3 Anggota Polri Diwisuda Langsung Presiden Erdogan Usai Ikuti Pendidikan 2 Tahun di Turki 

BERITA

TES KETERAMPILAN MAHASISWA BARU JALUR PRESTASI/MANDIRI DI FIK UNP LANCAR