Padang, Sinyalnews.com,- Gubernur Sumatera Barat diwakili Sekda Prov Hansastri membuka Rapat Kerja Nasional Indonesia Marketing Association, bertempat di Hotel Grand Zurich, Sabtu (20/5/2023)
Ratusan marketing profesional memenuhi Kota Padang, dalam rangka mengikuti Rapat Kerja Nasional Indonesia Marketing Association (IMA), yang berlangsung dari 18-21 Mei 2023 mendatang, dan akan mengunjungi berbagai daerah di Sumatera Barat.
Ketua Panitia Penyelenggara Darmawi dalam laporannya mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan pada Rakernas IMA Padang 2023 menyoroti empat agenda utama, yaitu Kuliah Umum, Kunjungan ke PT Semen Padang, Rapat Kerja Nasional, dan tur Enjoy Rumah Minang,” ujar Presiden IMA Chapter Padang, Darmawi.

Mengangkat tema Entrepreneurial Marketing: Towards Economic Sustainability, agenda Rakernas IMA Padang 2023 fokus membahas berbagai aspek marketing, baik yang telah, sedang, dan yang akan dilaksanakan, juga mendorong industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan sebagai penggerak roda perekonomian di Sumatera Barat.
Dalam sambutannya Hansastri berpesan, agar semua yang hadir dalam raker dapat menjalankan fungsi marketing dengan baik, guna meningkatkan perekonomian masyarakat, khusunya dalam bidang UMKM.
“Kami sangat merespon kegiatan ini, dimana marketing sangat penting dalam memajukan perekonomian masyarakat, khususnya UMKM, sehingga semua bidang, baik perdagangan maupun jasa bisa berkembang dengan baik, seiring semangatnya para marketing mempromosikan dan ” Menjual” produk yang ada, termasuk produk wisata,”tutur Sekda.
Hal senada juga disampaikan Founder Indonesia Marketing Association (IMA) Hermawan Kartajaya, yang juga merupakan marketing handal Indonesia, dimana setiap saat harus mengembangkan kemampuan dalam meningkatkan penjualan.
“Kita semua disini harus berusaha meningkatkan kemampuan sistem penjualan dan pemasaran sesuai perkembangan zaman, dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat, khsusnya pada sektor UMKM,” tuturnya.
Pengembangan kemampuan sistem pemasaran juga dilakukan di semua negara, karena setiap saat produksi dan industri akan semakin bertambah, termasuk industri jasa yakni bidang pariwisata.
Perkembangan tersebut harus ditangkap dengan cepat oleh para marketing, sebab tanpa kecekatan marketing semua tidak akan pernah berjalan baik.
Karena pentingnya marketing dalam meningkatkan perekonomian, Presiden IMA Suparno Djasmin, menegaskan kalau lembaga atau organisasi ini tidak bisa dianggap remeh.
“Marketing tidak bisa dianggap remeh oleh pemerintah pusat maupun daerah, serta lembaga lain, karena memiliki kemampuan meningkatkan perekonomian masyarakat, melalui ilmu marketing yang kita miliki,” tegas Suparno.
Dia juga mengatakan, IMA yang ada d Seluruh Indonesia harus senantiasa melakukan kordinasi dengan semua stakehokder, baik dinas perdagangan maupun dinas pariwisata setempat dan yang lainnya, sehingga semua bisa berjalan baik.
“Saya yakin jika kita melakukan kordinasi dengan baik pada semua stakehokder, maka program akan berjalan baik dan perekononian masyarakat secara umum akan ikut terangkat,” tambahnya.
Rakernas IMA akan ditutup dengan melakukan fieldtrip atau rekreasi, menuju tempat wisata di Sumatera Barat, yang nantinya akan “dijual” oleh para marketing ketika kembali ke daerah masing-masing.
(Marlim)














