Home / BUDAYA / DAERAH / INTERNASIONAL / NASIONAL

Monday, 8 May 2023 - 07:47 WIB

Desa Wisata Kubu Gadang, Meski Kurang Potensi Alam Tapi Punya Sumber Daya Manusia Yang Luar Biasa  

Padang Panjang, Sinyalnews.com,- Pada tahun 2015, terbentuk desa wisata yang bernama desa wisata Kubu Gadang. Melihat sejarah berdirinya Desa Wisata Kubu Gadang di Jalan Haji Miskin, Kelurahan Ekor Lubuk, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang hingga berhasil masuk 75 besar ADWI.

Desa Wisata Kubu Gadang yang berada di kelurahan Ekor Lubuk, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, menawarkan beragam paket wisata yang bersumber dari tradisi minang. Paket wisata tersebut mulai dari kuliner, kesenian, hingga edukasi.

Angku Datuak Sati, pelindung/penasehat Pokdarwis Kubu Gadang mengungkapkan, Desa Wisata Kubu Gadang yang terdiri dari 2 RT ini, penduduknya awalnya bekerja bercocok tanam padi di sawah. Dengan kondisi daerah yang memiliki hawa sejuk dan dingin serta tanah yang subur, dirinya bersama pemuda-pemudi Kubu Gadang berkeinginan mengembangkan pariwisata di desa ini.

Pada tahun 2014 silam, Pemuda-pemudi Kubu Gadang berkesempatan mengikuti pelatihan desa wisata. Melalui pelatihan inilah menjadi cikal bakal merubah desa ini bisa berkembang.

Maka pada tahun 2015 lahirlah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kubu Gadang. Dengan pengembangan wisata yang dilakukan, desa wisata ini memberanikan diri ikut ADWI.

“Pada tahun 2021 Desa Kubu Gadang berhasil masuk 100 besar ADWI. Kemudian tahun 2022 ikut lagi dan juga masuk 100 besar. Pada tahun 2023 ini berhasil masuk 75 besar,” ungkap Angku Datuak Sati.

Baca Juga :  Hal Unik dari Penyelenggaraan Upacara Hari Sumpah Pemuda Tahun 2023 di Sumbar

Perjuangan mengembangkan Desa Wisata Kubu Gadang tersebut dirintis tanpa menggunakan dana desa dan hanya mengandalkan swadaya masyarakat.

Pada 2018 dengan menghadirkan pasar digital dan berkat sejumlah program paket wisata, di desa wisata ini transaksi penjualannya mencapai Rp268 juta. Namun, sejak pandemi Covid-19, mengalami penurunan hingga Rp61 juta per tahun.

Kemudian, pada tahun 2022 mulai meningkat dengan transaksi penjualan mencapai Rp284 juta. Bahkan pada triwulan pertama tahun 2023 ini transaksi penjualan sudah mencapai Rp43 juta.

Angku Datuak Sati mengungkapkan, Desa Wisata Kubu Gadang berhasil masuk 75 besar ADWI tahun ini, karena menurut penilaian juri, memenuhi 100 persen lima kategori desa wisata. Dari segi daya tarik pengunjung.

Desa Wisata Kubu Gadang yang tidak memiliki potensi alam, namun memiliki manusia kreatif yang membuat pengunjung tertarik datang. Aktivitas masyarakat seperti menanam cabai, memandikan kerbau di pagi hari berhasil dijadikan daya tarik wisata.

“Kekompakan di Kubu Gadang ini menunjukkan bahwa negeri kita ini memiliki kearifan lokal (yaitu) gotong royong. Selain itu atraksi yang ditawarkan juga menarik dan beda dari yang lain,” kata Angku Datuak Sati lagi.

Sementara, Ketua Pokdarwis Kubu Gadang Yulio Hasanoma mengatakan, secara garis besar paket wisata di Desa Wisata Kubu Gadang terdiri dari dua bagian yakni kuliner dan edukasi.

Baca Juga :  Kasum TNI : Rakorops TNI Sebagai Media Untuk Membangun Komunikasi Antara Staf Operasi TNI

Di bagian kuliner, ada Paket Makan Baradaik, Paket Makan Nasi Kabaka, dan Paket Bagadang Samba Lado.

Di bagian edukasi, ada Wisata Edukasi untuk sekolah, Wisata Edukasi Kuliner (Marandang), Paket Belajar Bahasa Inggris, dan Paket Manangkok Ruak-ruak.

Selain itu, terdapat pula Family Gathering in Kubu Gadang, Paket Studio Alam, One Day Tour in Kubu Gadang, One Month in Kubu Gadang, Paket Kolaborasi, serta Paket Event dan Pelatihan.

Wisatawan pun bisa menyaksikan beragam pertunjukan tradisional, antara lain Silek Lanyah atau bersilat dalam lumpur seharga, Randai atau drama tradisional minangkabau, musik tradisional, dan tari tradisional.

Bila suka mencoba hal baru, wisatawan bisa ikut memandikan kerbau, memetik cabai, membuat pupuik batang padi, menangkap ikan, dan membatik di tepi sawah.

Di Desa Wisata Kubu Gadang terdapat 20 Homestay yang siap menampung wisatawan yang berkunjung. Wisatawan bisa memilih, apakah makan di Homestay atau makan diluar. Juga tersedia cindera mata khas desa Kubu Gadang, seperti gantungan kunci, baju merk Kubu Gadang dan sebagainya.

Rasanya tidak salah kalau anda menjadikan desa Kubu Gadang sebagai tujuan utama liburan anda bersama keluarga dan kerabat tercinta.

 

(Marlim)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Danlanud Sultan Hasanuddin Hadiri Peringatan HUT Ke-79 TNI AL di Lantamal VI Makassar

BERITA

PKM UNP Laksanakan Pelatihan dan Pengembangan Klub Petanque se-Kota Padang

ARTIKEL

Tidak Puas Dengan Kinerja Polres Solok. Korban Pencabulan Anak di Bawah Umur Laporkan Kasusnya ke UPTD PPA Sumbar

BADAN NEGARA

Larang Aktivitas Tambang Ilegal, Polsek Talamau, Polres Pasaman Barat Gelar Acara Sosialisasi Larangan PETI

BERITA

Gubernur Mahyeldi Tinjau Pelayanan Panti Sosial Tresna Werdha KSI Batusangkar yang Dihuni 70 Orang Lansia Terlantar

BERITA

Ngabuburit Asyik Tetap Harus Waspada 

ARTIKEL

Bakamla RI Gelar Latihan Kesiapan Tugas di Perairan Serei

ARTIKEL

Lion Air Layani CJH Embarkasi Padang, Kloter 1 Berangkat 3 Mei