Pasaman Barat, Sinyalnews.com,- Hj, Yunisra Syahiran, S.Pd terus lakukan sosialisasi Peraturan Daerah(Perda) no 9 tahun 2018 tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika kepada masyarakat. Sosialisasi diadakan di 4 tempat yakni, Simpang IV, Jumat (14/4), Ranah Batahan, Sabtu (15/4), Desa Baru, Senin (17/4) dan Gunung Tuleh, Selasa (18/4).
Langkah simpati terhadap generasi muda terus di gulirkan oleh politisi Gerindra tersebut. Sebagai aset berharga bangsa Indonesia di perlihatkan oleh Hj, Yunisra Syahiran, S.Pd, anggota DPRD Sumbar Fraksi Gerindra dalam Sosperda Nomor 9 tahun 2018 tentang pencegahan dan penyalahgunaan narkoba.

Sosialisasi yang di hadiri oleh 75 orang warga Pasaman Barat tersebut, berjalan dengan lancar dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Turut hadir pula dalam Sosperda tersebut Kepala Badan Kesbangpol Prov Sumatera Barat di Wakili oleh Muzahar, S.Sos, M.Si, perwakilan dari Dinas Kesehatan Prov Sumatera Barat, serta Andes Marori, Staf Kesbangpol Sumbar.
Menurut Hj, Yunisra Syahiran, letak Indonesia yang di jepit oleh dua benua dan dua samudra, menjadi wilayah rentan terhadap transaksi yang terjadi, termasuk transaksi Narkoba. “Negara kita ini di kepung oleh dua benua sekaligus dua samudra, jadi memang wilayah layak strategis untuk penyebaran narkoba. Kita perlu berhati-hati,” ucapnya.
Penyalahgunaan narkoba memang sangat memberikan dampak buruk bagi generasi muda dan tak dapat terbayangkan. Rusaknya saraf kerja otak, tubuh, organ penting seperti jantung, gangguan mental akan menghantui para pengguna obat-obatan terlarang.
Bukan hanya itu, para pecandu narkoba akan melakukan cara apapun untuk memenuhi nafsu candunya terhadap narkoba. Saat ini telah banyak terlihat efek buruk penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda. Hal ini mendorong untuk lebih maksimalnya sosialisasi Perda Nomor 9 tersebut. “Anak-anak kita yang akan meneruskan bangsa ini, maka perlu untuk di jaga kedepannya,” ucapnya.
Tidak hanya soal dampak pada sistem kerja tubuh. Dampak buruk juga akan menjarah pada keadaan sosial di lingkungan sekitar.
Sosialisasi tersebut di harapkan dapat memberikan edukasi yang membekas terhadap masyarakat, agar lebih waspada terhadap gejala dan dampak penyalahgunaan Narkoba di kalangan remaja dan masyarakat. “Kita berharap, masyarakat lebih sadar dan mampu saling menjaga antar satu dengan yang lain, agar terhindar dari narkoba. Kita buka lembar baru dan kita jaga anak-anak kita agar gak terjerumus ke situ.” pungkasnya.
(Marlim)














