Randai Kubang Saiyo Penerus Budaya Minangkabau di Koto Tangah Padang

Koto Tangah.Sinyalnews.com – Seni Tradisi Minangkabau Randai tetap eksis hingga masa kini. Pasalnya sejumlah remaja di Kelurahan Air Pacah Kecamatan Koto Tangah Kota Padang masih semangat mendalami teaterikal ala Minangkabau tersebut.

Bagi Kelompok Randai/ Silat Kubang Saiyo, seni yang mengombinasikan gerak silat dan kepiawaian bertutur itu dijadikan sarana membentengi generasi muda dari huru-hara.

“Pada dasarnya, selain melestarikan tradisi klasik nenek moyang, kami juga ingin mengajak anak-anak sekarang untuk tidak terpengaruh dengan huru-hara yang merusak masa depan,” ujar Ketua Randai/ Silat Kubang Saiyo, Jufri Rajo Mudo.

Selain itu, pendirian sanggar randai yang dinakhodainya juga ingin mengembalikan jati diri generasi Minang yang cintai budaya sendiri.

Menurutnya, pergaulan muda-mudi di zaman moderen ini akan tidak terkontrol jika tidak ada wadah yang dapat menempa karakter dan kepribadian.

Dijelaskan lebih lanjut soal randai, Jufri Rajo Mudo menyebut randai merupakan salah satu permainan tradisional asli Minangkabau.

Dalam permainan ini, sekelompok pemain akan berdiri membentuk lingkaran kemudian berjalan perlahan-lahan dengan gerakan silat yang sudah dimodifikasi.

Baca Juga :  Pejabat, ASN hingga Pelajar di Tes Urine pada Peringatan HANI 2023, Walikota Aaf : Hasilnya Semua Negatif

“Masing-masing pemain akan menyampaikan nyanyian-nyanyian yang bercerita, juga ada satu tukang dendang yang menyampaikan alur cerita,” jelasnya.

Dikatakan, randai dalam sejarah Minangkabau konon kabarnya sempat dimainkan oleh masyarakat Pariangan Padang Panjang ketika masyarakat tersebut berhasil menangkap rusa yang keluar dari laut.

Randai di Minangkabau seni teaterikal yang memainkan kaba atau hikayat Minang, seperti cerita Cindua Mato, Malin Deman, Anggun Nan Tongga, dan cerita rakyat lainnya.

Nazar Rajo Bungsu Guru Gadang sebagai Penasehat pada Kelompok Randai/ Silat Kubang Saiyo dihubungi Sinyalnews.com menjelaskan, bahwa randai pada awalnya merupakan media untuk menyampaikan kaba atau cerita rakyat melalui gurindam atau syair yang didendangkan dan galombang (tari) yang bersumber dari gerakan-gerakan silat Minangkabau.

Nazar Rajo Bungsu Guru Gadang menambahkan melalui gerakan dan cerita yang dimainkan ada hikmah atau pesan moral yang dapat diambil. Menurutnya sebelum memulai permainan ataupun alur cerita yang dimainkan menggambarkan jati diri Minangkabau yang berpedoman pada falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

“Ini yang kita yakini bisa menjadi pegangan anak-anak muda untuk menghadapi masa depan, tak lakang dek paneh dan tak lapuak dek hujan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kilas Balik Pembantaian PKI 1965, Hari-hari Kelam Pasca-G30S

Meski anak muda sekarang sudah terlanjur terlena dengan hiburan masa kini, dirinya optimistis seni teaterikal ala Minangkabau tersebut tetap mendapat tempat di hati generasi muda Minangkabau.

“Buktinya kita bisa lihat malam hari di kelompok sasaran Kubang Saiyo, di jalan Pasa Taranak Kelurahan Air Pacah RT 04/RW 07 Kecamatan Koto Tangah Kota Padang.Anda akan menyaksikan 26 orang anak yang sudah tangkas memainkan Randai, Pencak Silat, Tari Piriang,Tari Gelombang,Tari Pasambahan.

Anak – anak ini dilatih oleh Gurunya Nasril Rajo Batuah 2 kali seminggu, setiap hari Rabu dan Sabtu pada pukul 20.00 sampai pukul 24.00 wib. Sejumlah anak – anak muda ini tetap semangat mengikuti latihan hingga selarut ini,” .Selain latihan 2 kali seminggu, kelompok Randai/silat Kubang Saiyo melukan silaturahmi ke sasaran yang ada di Koto Tangah dan Kuranji Pauh IX, pungkas Nazar Rajo Bungsu Guru Gadang.

(MTC)

Share :

Baca Juga

BERITA

Babinsa, Babinportdiga dan Babinkamtibmas Gunung Pangilun Kompak Hadiri Pelantikan Pantarlih Pemilu 2024 Kelurahan Gunung Pangilun

BERITA

Kejati Sumbar : Tunggu hasil audit tetapkan tersangka Dugaan korupsi TKD di Pasaman Barat

BADAN NEGARA

Peringkat ke-2 Produksi Pertanian Nasional, Ridwal Kamil Diganjar Presiden Penghargaan Lencana Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden

ARTIKEL

Danlanud Sultan Hasanuddin Saksikan Latihan Sikatan Daya Tahun 2025 di Kalimantan Selatan

BERITA

Pemprov Sumbar Targetkan Akhir 2023, Seluruh Kapal Perikanan di Sumbar Telah Memiliki Izin PPKP

BERITA

Babinsa Koramil 07/ Maos Hadiri Pembentukan Panitia Penjaringan Perangkat Desa Karangreja

BERITA

Sambut 1 Muharam 1445 H, H. Ginno Irwan Hadiri Tabligh Akbar di Kelurahan Koto Tingga Dalam Kuranji

ARTIKEL

Ir, Asnel: Tidak Ada Dualisme Dalam Kepengurusan Persatuan Pensiunan Indonesia Sumbar