Wagub Audy Joinaldi Tinjau Pasar Murah di Gunung Omeh 50 Kota

Wagub Audy Joinaldi Tinjau Pasar Murah di Gunung Omeh 50 Kota

 

Kabupaten 50 Kota, Sinyalnews.com,- Dalam rangka memperingati Hari Bela Negara, Pemprov Sumbar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Barat mengadakan Pasar Murah bertempat di Nagari
Pandam Gadang Kec Gunung Omeh kab 50 Kota, Senin (19/12/2022).

Kadisperindag Sumbar diwakili Sekretaris Disperindag Syafrizal saat membuka pasar murah mengatakan, pasar murah juga merupakan bagian dari solusi pemenuhan kebutuhan masyarakat.
“Ini (pasar murah) agenda tahunan Pemprov yang cukup signifikan dalam membantu warga mempersiapkan momen perayaan hari besar keagamaan,” kata Syafrizal.

Dijelaskannya, pasar murah ini menyediakan barang-barang kebutuhan masyarakat dengan harga yang lebih murah. “Tapi, yang pasti bukan murahan,” sebutnya.

Sebagai salah satu agenda yang selalu dinanti masyarakat, keberadaan pasar murah senantiasa menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau karena adanya subsidi dari Pemprov Sumbar. “Banyak kebutuhan pokok yang tersedia, seperti beras, gula pasir, telur, minyak goreng, tepung terigu, mentega, kacang tanah, dan sirup,” jelas Syafrizal.

Baca Juga :  Ketua ABM : Batalkan Kenaikan Listrik di Kota Batam

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldi yang meninjau pelaksanaan pasar murah mengatakan fakta di lapangan membuktikan terjadi peningkatan konsumsi dan transaksi masyarakat terhadap berbagai kebutuhan pokok setiap menjelang hari-hari besar keagamaan.
Namun, sangat disayangkan tidak sedikit pedagang nakal memanfaatkan situasi ini dengan cara menumpuk stok bahan makanan di gudang milik mereka menunggu naiknya harga-harga kebutuhan pokok tersebut.

“Tentunya, hal ini berdampak pada kelangkaan stok barang dan kenaikan harga yang terkadang sulit untuk diprediksi,” sebut Wagub. Adanya pasar murah yang digelar Pemprov Sumbar juga diharapkan membantu menyelesaikan persoalan ekonomi masyarakat. Kepada masyarakat diimbau memanfaatkan pasar murah karena harga komoditas relatif lebih murah karena adanya subsidi. “Walaupun harga murah, seluruh bahan kebutuhan yang dijual pastinya berkualitas dan layak untuk dikonsumsi,” terangnya.

Wagub berpesan kepada seluruh pihak, khususnya penyelenggara agar mampu menjaga amanah dan tidak bermain mata dengan pihak-pihak tertentu demi mendapatkan keuntungan. Selain itu, juga diingatkan untuk terus menjaga mutu dan kualitas barang yang dijual. Sebab, pasar murah ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu secara finansial dalam memenuhi kebutuhannya.

Baca Juga :  Meriahkan HUT RI Ke 78 Warga Perum Pesona Gria 3 Kabupaten Pekalongan Selenggarakan Senam Bersama

Kepada masyarakat juga diminta tidak memanfaatkan pasar murah ini untuk membeli barang pokok melebihi kebutuhan yang seharusnya. Pemprov Sumbar memiliki tim khusus yang bertugas melakukan pengawasan stok dan harga barang di pasaran.
“Tidak perlu khawatir ada kelangkaan dan kenaikan harga barang, karena Pemprov Sumbar terus berupaya mengantisipasi hal tersebut,” tegas Wagub

Pasar murah dalam rangka peringatan Hari Bela Negara tahun 2022 yang digelar Pemprov Sumbar ini mendapat sambutan cukup baik dari masyarakat. Asrulwan warga Kecamatan Gunung Omeh mengaku sangat senang adanya pasar murah.
“Sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang murah dan terjangkau,” ucapnya.

(Marlim)

Share :

Baca Juga

BERITA

Kanwil Kemenkumham Sumut Berhasil Raih Predikat WBK Tahun 2023

ARTIKEL

Kemenag Padang Berikan Penguatan kepada CPNS dan PPPK saat Apel Pagi

BERITA

Polresta Cilacap Gelar Upacara Hari Ulang Tahun Satpam Ke 42

ARTIKEL

145 Personel Lanud Sultan Hasanuddin Naik Pangkat Periode 1 April 2025

ARTIKEL

Reses Anggota DPRD Bukittinggi, Kembangkan Wisata Mandiri

ARTIKEL

Kepala Badan Kesbangpol Sumbar Buka Sosialisasi P4GN bagi Tokoh Masyarakat dan Generasi Muda kota Padang

ARTIKEL

TNI Kembali Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan Indonesia Untuk Myanmar

BERITA

Wagub Audy Salurkan Bantuan Logistik dari Pemprov Sumbar untuk Lumbung Sosial di Mentawai Senilai Rp386 Juta