Home / Bisnis / Budaya / Daerah / Ekonomi / Energi / Finansial / Industri / Nasional / News / Pendidikan / Pengetahuan / Peristiwa

Tuesday, 6 December 2022 - 12:58 WIB

Ikatan Perantau Kurao Kapalo Banda dan Sekitarnya (IPKKBS) Resmi di Bentuk di Bekasi.

Ikatan Perantau Kurao Kapalo Banda dan Sekitarnya (IPKKBS) Resmi di Bentuk di Bekasi.

 

BEKASI, –SINYALNEWS.COM ,-Ikatan Perantau Kurao Kapalo Banda dan Sekitarnya (IPKKBS) dibentuk secara resmi di Bekasi tanggal 4 Desember 2022, Tepatnya dirumah Mimi Sumanti warga Kurao Kapalo Banda yang sudah lama merantau. Acara pembentukan dihadiri hampir 100 orang perantau asal Kurao Kapalo Banda dan Sekitarnya.dan juga dihadiri oleh Darman MTC selaku Sekretaris PNMKKBS (Persatuan Ninik Mamak Kurao Kapalo Banda dan Sekitarnya) yang di ketua oleh Syair Rajo Intan.

Sikilas : Kurao Kapalo Banda dan Sekitarnya Yaitu berada di kelurahan Sungai Sapih Kecamatan Kuranji Kota Padang. Sebelah timur berbatasan dengan kelurahan Gunung Sarik, sebelah Barat berbatasan dengan Kurao Pagang Kec.Nanggalo, sebelah selatan berbatasan dengan Aie Pacah kec.Koto Tangah dan sebelah Utara kantor lurah sungai sapih. Dahulunya daerah ini menjadi pinggiran Kota Padang. Sekarang Menjadi Daerah Nomor Satu di Kota Padang, karena Kurao Kapalo Banda berbatasan langsung dengan Air Pacah, Tepatnya Nol Kilometer Kota Padang. Daerah ini sekarang menjadi Pusat Pemerintahan Kota Padang, buktinya Kantor Walikota dan Kantor DPRD Kota Padang berbatasan langsung dengan Kurao Kapalo Banda.Dahulunya lahan tempat Bangunan DPRD Kota Padang dan Sebahagian Kantor Balaikota Padang adalah lahan pertanian masyarakat Kurao Kapalo Banda. Dengan pemindahan Pemerintahan Kota Padang ini, juga diikuti perubahan nama jalan by pass yang membelah Kurao Kapalo Banda menjadi Jalan Bagindo Aziz Chan by pass.

Baca Juga :  Kemenag Kota Padang, Monitoring Pelaksanaan PK Online Guru PAI

Selain Balai Kota dan Kantor DPRD Kota Padang, Fasiltas Umum yang menarik orang banyak kesana adalah RSUD Rasidin yang didirikan oleh pemerintah Kota Padang atas kesediaan masyarakat Kurao Kapalo Banda penyedian lahan.

 

Kurao Kapalo Banda sebagai Daerah Pusat Kota Padang saat ini mulai menggeliatkan semangat Perantau yang ada dirantau untuk ikut andil memajukan pembangunan dikampung halamannya.

Enet Perantau yang sudah lama dibandung ikut hadir saat Pembentukan IPKKBS di Bekasi menyampaikan bahwa Organisasi ini didirikan bertujuan untuk menghimpun potensi ekonomi dan intelektual masyarakat Kurao Kapalo Banda. Dengan terhimpunnya potensi ini, dapat mewujudkan kekeluargaan, kebersamaan, keswadayaan dan kekerabatan antara warga, baik di rantau maupun dengan warga di ranah, dan memperkokoh persatuan dan kesatuan dengan warga lainnya di rantau. Sehingga kita yang dirantau ini terutama di Pulau Jawa merasakan kebersamaan seperti dikampung halaman.

 

Zainal selaku Ketua terpilih menyampaikan bahwa tujuan berikutnya adalah membina dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga Kurao Kapalo Banda di rantau dan di ranah agar menjadi manusia yang beriman, bertaqwa, berilmu serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan rantau dan dikampung halaman. Serta siap menjadi tauladan bagi generasi berikutnya. IPKKB ini adalah ujung tombak penguat IKM ( Ikatan Keluarga Minang) di pulau Jawa, ulas Enet alias Nasrul.

Baca Juga :  Serius Berantas Penyalahgunaan Handphone, Pungli, dan Peredaran Gelap Narkoba, Rutan Padang Laksanakan Apel Deklarasi Zero Halinar

Sedangkan Hendra can selaku Sekretaris terpilih mengulas bahwa tujuan lainnya, menciptakan peluang berusaha sebagai sumber ekonomi anggota di perantauan dan kampung halaman guna meningkatkan harkat dan martabat masyarakatnya. Serta melestarikan dan membudayakan nilai-nilai agama dan adat dalam kehidupan dengan kato putuih Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Nanti warga kurao Kapalo Banda melalui PNMKKBS akan siap menjamu Perantau yang pulang kampung sekalian menunggu oleh olehnya untuk pembangunan kampung halaman, kata Hendra can.

Mimi selaku Bendahara terpilih menyampaikan, bahwa akan berlanjut untuk pertemuan berikutnya sekali 2(dua) bulan dilaksakan di Cirebon, selanjutnya  tempat yang berbeda beda, bisa saja di Bandung, Bogor, Jakarta pusat dan lainya sesuai hasil kesepakatan tiap pertemuan.(by.dg)

 

Share :

Baca Juga

Budaya

Perpisahan Kejari Padang Panjang Penuh Haru   

Agama

Mantan Kajati Sumbar dan Seniman Minang Gelar Buka Bersama dengan Anak Yatim diTaman Pucuak Merah Cafe

Internasional

Keris Solo,  Bentuk Penghormatan dan Pengenalan Budaya Indonesia 

Nasional

Babinsa Koramil 07/ Maos Laksanakan Komsos dengan Pedagang Di Pasar Pahing Maos

Daerah

Polresta Cilacap Melaksanakan pembagian Buku di Yayasan Pendidikan Ardamenawi Glempang (YPAG) PKBM Widya Bhayangkara

Agama

Akhirnya Dua Pemuda Yang Mencemarkan Nama Baik Marlim, Pimpinan Perusahaan Sinyalnews.com Mengakui Kesalahannya dan Minta Maaf

Agama

Bhabinkamtibnas Dan Babinsa Maoskidul Dampingi Prosesi Jamasan Pusaka Milik Pemkab Cilacap Oleh Paguyuban Adat Jawa Songsong Agung Baeono Langgeng Maoskidul

Daerah

Hadapi Bencana, Camat Pekalongan Utara : Efektifkan Komunikasi dan Kelurahan Siaga Bencana