Kejagung Tahan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Ekspor Daging Sapi

Kejagung Tahan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Ekspor Daging Sapi

Jakarta, Sinyalnews.com,- Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penahanan terhadap dua tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi kegiatan Skema Kredit Ekspor Berbasis Perdagangan (SKEBP) daging sapi dan rajungan pada PT Surveyor Indonesia, Jumat (2/12).

Dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi kegiatan Skema Kredit Ekspor Berbasis Perdagangan (SKEBP) daging sapi pada PT Surveyor Indonesia, ditetapkan 1 orang tersangka, yaitu BI selaku Direktur Operasi PT Surveyor Indonesia (PT SI) periode tahun 2016-2018, berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: TAP-63/F.2/Fd.2/12/2022 tanggal 01 Desember 2022.

Sementara, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi kegiatan Skema Kredit Ekspor Berbasis Perdagangan (SKEBP) rajungan pada PT Surveyor Indonesia, ditetapkan dua orang tersangka, yakni:

Baca Juga :  Yasril Apresiasi 7 ASN Kemenag Padang, Survei Kerukunan Umat Beragama 2026 Perkuat Toleransi

BI selaku Direktur Operasi PT Surveyor Indonesia (PT SI) periode tahun 2016-2018, dan AN selaku Kepala Sektor Bisnis PIK PT Surveyor Indonesia (PT SI) periode tahun 2016-2018.

“Untuk kepentingan penyidikan, dilakukan penahanan terhadap dua orang ersangka tersebut,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Dr. Ketut Sumedana.

Dijelaskannya BI dan AN dilakukan penahanan di rumah tahanan negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari terhitung sejak 1 sampai 20 Desember 2022.

“Penahanan BI berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: Prin-52/F.2/Fd.2/12/2022 tanggal 1 Desember 2022 dan AN berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: Prin-53/F.2/Fd.2/12/2022 tanggal 11 Desember 2022,”ujarnya.

Adapun peran dari kedua tersangka yakni dengan secara melawan hukum telah bekerjasama merealisasikan kegiatan SKEBP daging sapi dan rajungan yang tidak memenuhi kaidah ketentuan perusahaan dan menjadikan PT Surveyor Indonesia sebagai jaminan (guarantor) untuk Bill of Exchange (BOE) atas kegiatan bisnis ilegal yang dilakukan oleh para Tersangka sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara.

Baca Juga :  Hari ini atlet Sepaktakraw Sumbar "Menuju Pelatnas" Asian Games 2023

Atas perbuatannya, para Tersangka disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 jo. Pasal 9 jo. Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 jo. Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Share :

Baca Juga

BERITA

TMMD Kodim 1623/Karangasem Membuat Gorong-Gorong Untuk Irigasi Dan Drainase

ARTIKEL

Polresta Cilacap Ungkap Kasus Penipuan dan Peredaran Uang Palsu Bernilai Miliaran Rupiah

ARTIKEL

Blusukan Ke Rumah Warga” Pendidikan dan Ekonomi Sehat Salah Satu Progul NAGARI

BERITA

Kodim 1710/Mimika Laksanakan Kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah Dalam Rangka Peringatan HUT Ke-78 Persit Kartika Chandra Kirana

BERITA

DPD PAN Padang Panjang Gelar Pendidikan Politik, Bahas Peran Partai dalam Pembangunan Bangsa

BERITA

Berpura-pura Jadi Pembeli, Pemuda Digelandang Polisi Lantaran Mencuri Perhiasan

BERITA

Babinsa Koramil 1710-03/Kuala Kencana Membantu Warga Binaan Untuk Kelancaran Pelaksanaan Acara Adat

ARTIKEL

Koperasi Perindag Sumbar Gelar Rapat Anggota Tahunan (RAT)