Home / BERITA

Tuesday, 2 May 2023 - 19:49 WIB

Peringati OTDA 2023, Pemkot Dorong Kemandirian Fiskal

Kota Pekalongan, Sinyalnews.com-Pemerintah Kota Pekalongan melaksanakan Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) XXVII di Halaman Setda Kota Pekalongan, Selasa (2/5/2023). Wakil Walikota Pekalongan, H Salahudin bertindak selaku Pembina Upacara pada peringatan Hari Otonomi Daerah ke-27 tahun 2023 yang mengusung tema “Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul”. Tema ini merupakan refleksi dari esensi filosofis ditetapkannya otonomi daerah yaitu bertujuan untuk menjadikan daerah mencapai kemandirian fiskal dengan menggali berbagai potensi sumber daya yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta memacu terjadinya percepatan dan pemerataan pembangunan.

“Izinkan Saya mengutip inti dari pesan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia dalam sambutan beliau pada Peringatan Hari Otonomi Daerah yang ke-27 tahun 2023. Dimana, beliau menyampaikan bahwa tujuan dari otonomi daerah pada hakekatnya adalah pemberian sebagian besar kewenangan, khususnya kewenangan konkuren yang diberikan kepada daerah,” ucap Wawalkot Salahudin.

Baca Juga :  Bupati Hamsuardi Berikan Suara Pada Pemilihan Bamus Nagari Lingkuang Aua Baru

Menurutnya, otonomi daerah telah memberikan solusi untuk mendorong kemajuan pembangunan daerah, di mana daerah, masyarakat didorong dan diberi kesempatan yang luas mengembangkan kreativitas dan inovasinya. Dengan dilaksanakannya otonomi daerah, sistem pemerintahan yang awalnya pada masa Orde Baru bersifat sentralistik berubah menjadi desentralistik, namun bukan desentralisasi penuh melainkan sebagian. merupakan desentralisasi.

Lanjutnya, dalam perjalanannya, tentu terdapat beberapa dinamika dalam praktik penerapan Otonomi Daerah terutama yang berkaitan dengan masalah kewenangan Pusat dan Daerah dibeberapa tingkatan. Namun demikian, terlepas dari adanya dinamika tersebut, pada prinsipnya pemberian sebagian kewenangan kepada daerah (desentralisasi) sejatinya bertujuan untuk menjadikan daerah mencapai kemandirian fiskal yang ditandai dengan besarnya PAD untuk membiayai dirinya sendiri, sehingga mengurangi ketergantungan kepada Pemerintah Pusat.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Apresiasi Penerapan Sistem Informasi Desa di Seluruh Nagari di Sumbar

“Untuk itu, setiap daerah harus mampu menggali potensi daerah masing-masing tanpa membebankan rakyatnya. Saya pribadi merasa yakin, Kota Pekalongan mampu menjawab tantangan tersebut, tentu dengan dukungan dan kolaborasi yang baik antar semua pihak,” pungkasnya.

 

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Singgah dan Sahur di Rumah Warga, Gubernur Sumbar Juga Bantu Rehab Rumah

ARTIKEL

KERJASMAA FIK UNP DAN PSSI LAHIRKAN 25 PELATIH SEPAKBOLA LICENSI D NASIONAL

BERITA

Ketika Kehormatan Tinggal Nama. “Amburadulnya Fungsi Badan Kehormatan DPRD Padang Panjang”

ARTIKEL

Kapolresta Cilacap Sampaikan Pesan Kamtibmas, Saat Jum’at Curhat bersama Mahasiswa AMN

BERITA

Hadiri Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Soal Netralitas ASN dan Bijak Bermedia Sosial

BERITA

Camat Padang Utara Terima Telur Hasil Gerakan 1000 Telur

BERITA

Walikota Tolak Bantuan Keuangan Parpol. Ini Jawaban PKP Adrizal

BERITA

Gubernur Mahyeldi Menyerahkan Bantuan Hewan Ternak Kepada Sejumlah Kelompok Tani Ternak di Pasaman Barat