Home / BERITA / PERISTIWA

Saturday, 29 April 2023 - 22:42 WIB

Ledakan Petasan di Pekalongan, 1 Anak Meninggal dan 5 Lainnya Luka-luka

Polres Pekalongan – 1 Anak meninggal dunia dan 5 lainnya luka-luka dalam tragedi ledakan petasan jumbo yang terjadi di Desa Jrebengkembang Kec. Karangdadap Kab. Pekalongan, Sabtu (29/4/2023). Peristiwa tersebut terjadi pada hari Sabtu (29/04) sekitar pukul 09.00 Wib di area persawahan Dukuh Kembangan tepat saat warga masyarakat merayakan tradisi syawalan lebaran 1444H.

Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H mengatakan ada petasan meledak di Desa Jrebengkembang yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan 5 lainnya luka-luka. Keenam korban tersebut masih berusia remaja diantaranya MN (11), IKJ (13), MMI(13), MAR (12), MAF (12) dan KA (11) yang semuanya merupakan warga setempat.

“Kelima korban mengalami luka bakar pada tubuh, ada luka di bagian mata sebelah kiri kemudian di paha sebelah kanan. Sedangkan 1 korban MN meninggal dunia,” jelas Kapolres.

Baca Juga :  Kodim 1715/Yahukimo Rayakan HUT Ke-79 TNI Bersama Forkopimda dan Masyarakat

Terkait kejadian tersebut AKBP Arief menyampaikan, dari pukul 06.15 wib pihaknya sudah mengantisipasi dengan melaksanakan upaya preventif melalui patroli di wilayah Desa Jrebengkembang dan sudah mengamankan dua balon udara berukuran besar dengan menggunakan petasan.

“Namun dari pihak kepolisian hanya mendapatkan balon udara, walaupun tadi mungkin rekan-rekan media mendengar kita sempat beradu mulut di sini pada saat kita patroli mengamankan balon udara. Kita lakukan ini secara ikhlas demi masyarakat, demi keselamatan umum bersama,” tegas Kapolres Pekalongan.

Lanjutnya, dari hasil keterangan saksi petasan tersebut dibawa dari rumah MN bersama dengan anak-anak yang lain untuk diledakkan di area persawahan.

“Jadi, pada saat petasan hendak diledakkan, sumbu belum terpasang. Maka dipasanglah sumbu tersebut dengan cara dipaku kemudian dimasukkan sumbunya, saat dipaku dipukul keras, akhirnya meledak,” jelasnya.

Baca Juga :  Forum komunikasi Masyarakat Dan Pemuda Pecinta Lingkungan Hidup FKMPPLHI Di kecamatan BUNGTEKAB Kota Padang Telah Resmi Terbentuk

Usai terkena ledakan, para korban dibawa oleh Kades Jrebengkembang dan warga sekitar ke RSI Pekajangan. Terkait kejadian tersebut, Kapolres mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bermain petasan yang jelas sangat membahayakan.

“Saya minta tolong berkali-kali kepada masyarakat, tolonglah ini untuk keselamatan anak-anak kita. Jangan lagi ada petasan, Polisi tidak membenci kegiatan kesenangan setiap tahunnya, tetapi dilihat efeknya,” tuturnya.

Selain itu Kapolres menambahkan kalau kembang api dipersilakan tapi kalau sudah petasan apalagi ini berukuran besar akan sangat mengganggu dan pastinya kalau ada korban jiwa akhirnya ada penyesalan dari orang tua maupun keluarga. AKBP Arief juga menegaskan pihaknya bersama jajaran Polres Pekalongan akan mengejar pelaku yang menjual petasan ini, karena sudah mengakibatkan korban jiwa.

Olivia

 

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

BASARNAS – TIGA ORANG SANTRI TENGGELAM, DUA MASIH DALAM PENCARIAN TIM SAR GABUNGAN

ARTIKEL

Stasiun Bakamla Bali Berikan Pembinaan Rapala

BERITA

14 Unit Sepeda Motor Terbakar di Lahan Parkir SD Qur’an Ar Risalah Air Dingin

ARTIKEL

Dalam Rangka HUT Ke-79 TNI AU, Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Bazar dan Pasar Murah

ARTIKEL

Panglima TNI: Revisi UU TNI Berdasarkan Prinsip Demokrasi dan Supremasi Sipil

BERITA

Pemprov Sumbar Yakin Ombudsman Dapat Melihat dengan Jernih Masalah Penolakan Sejumlah Warga terhadap PSN Air Bangis

ARTIKEL

Warga Desa Kaliwungu Bahagia Dengan Adanya TMMD Reguler ke-124 Kodim 0703/Cilacap

ARTIKEL

Dandim 1710/Mimika Pimpin Sidang Pankar UKP 1 Oktober 2024 Bagi Prajurit Kodim