Home / BERITA / DAERAH / NASIONAL / PERISTIWA / SUMBAR

Thursday, 4 December 2025 - 12:23 WIB

Tak Pergi Sebelum Luka Pulih.”Ketulusan Seorang Bupati Menjaga Warganya”

Screenshot

Screenshot

PadangPanjang.Sinyalnews.com-Di tengah hamparan lumpur, sisa rumah yang porak-poranda, dan tangis warga yang masih mencari kekuatan, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, hadir bukan sekadar sebagai pejabat. Ia hadir sebagai sosok yang merangkul, menguatkan, dan menjaga rakyatnya seperti seorang ayah menjaga anak-anaknya.

Bencana longsor dan banjir bandang yang melanda daerahnya tidak membuatnya mundur selangkah pun. Sejak hari pertama, ia berdiri di antara warganya,menyisir titik yang paling sulit, memantau evakuasi, memastikan bantuan masuk, hingga menenangkan mereka yang kehilangan segalanya.

Yang lebih menyentuh lagi, ia menunda berbagai agenda luar daerah yang sebenarnya penting. Agenda bertumpuk, undangan resmi menunggu, tetapi ia memilih tetap di tanah kelahirannya.

Karena baginya, meninggalkan warga yang sedang berduka adalah haram. Ia tidak pernah memasang slogan “bekerja dengan hati”. Namun daerahnya merasakan sendiri bagaimana ketulusan itu bekerja tanpa henti.

Ketika akses darat menuju Malalo putus total dari dua arah, hanya jalur danau yang tersisa. Arus kuat, angin tajam, dan cuaca yang tak menentu membuat perjalanan menjadi ujian tersendiri. Namun bupati tetap memaksakan diri menempuhnya, demi memastikan bantuan tiba, demi memastikan warga terpencil tidak merasa ditinggalkan.

Baca Juga :  Bakamla RI Tangkap Kapal Bawa Kayu Ilegal di Perairan Laut Banda

Wali Nagari Batu Taba, Destrianto, yang mendampingi perjalanan lewat danau itu, mengungkapkan kekagumannya.”Saya lihat dengan mata saya sendiri bagaimana bupati kita tidak kenal lelah. Meski harus lewat danau dengan risiko besar, beliau tetap maju. Itu bukan hanya tugas seorang bupati,itu bentuk kasih seorang pemimpin kepada rakyatnya. Empatinya tulus, tidak dibuat-buat.”

Ia melanjutkan dengan suara penuh penghormatan. “Saat banyak orang mungkin menunggu laporan, beliau memilih turun langsung. Warga Malalo merasa sangat dihargai oleh kehadirannya.

Bupati Eka Putra kini sedang menjalani periode keduanya. Dan meski ia tidak lagi bisa mencalonkan diri pada periode berikutnya, ia tetap bekerja seakan masa jabatannya baru dimulai. Tidak ada sikap mengendur, tidak ada rasa lepas tangan.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 07/ Maos Dan Bhabinksmtibmas Ikuti Senam Bersama Disari rasa Sampang  

Sebaliknya, ia menjalankan amanah itu dengan ketulusan yang jarang ditemui.Sikapnya, empatinya, kehadirannya,semuanya seperti ketulusan seorang ayah yang tidak akan pernah meninggalkan anak-anaknya, terutama ketika mereka sedang jatuh.

Inilah pemimpin yang tidak menjaga daerahnya dengan janji, tetapi dengan hati.

Pemimpin yang tidak mencari tepuk tangan, tetapi mencari cara memastikan warganya berdiri kembali.

Pemimpin yang tidak akan pergi sebelum luka ini benar-benar sembuh.

Hingga hari ini, ia masih berada di titik-titik bencana.Masih menguatkan.Masih mendampingi.Masih memastikan tidak ada satu pun warganya yang merasa sendirian.

Karena bagi Eka Putra, amanah bukan sekadar masa jabatan,ia adalah ikatan kasih yang tidak pernah putus.bahkan seluruh ASN di kabupaten Tanah Datar di ultimatum Eka , untuk tak melakukan perjalanan dinas keluar daerah sebelum wilayah kita pulih (paulhendri)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Desrio Putra : DPD RI Sarana Perjuangan Saya Bagi Kepentingan Sumbar

ARTIKEL

Progres Sasaran Fisik TMMD Ke-123 Kodim 1510/Sula Capai Hasil Signifikan

ARTIKEL

Panglima TNI  Laksanakan Apel Khusus dan Halal Bihalal di Mabes TNI

BERITA

Babinsa Cek Hasil Pengaspalan Jalan Gerilya Desa Karangjati

BERITA

Keluarga Pelapor Berterimakasih kepada Kapolda Sumut

BERITA

Antisipasi Kerawanan di Jalur Pantura, Polsek Wiradesa Intens Lakukan Patroli

ARTIKEL

Babinsa Koramil 1710-01/Kokonao Dampingi Penyaluran Beras Ketahanan Pangan Untuk Masyarakat

ARTIKEL

Panglima TNI Lakukan Tatap Muka Dengan Ratusan Prajurit di Batam