Home / BERITA / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / POLITIK / SUMBAR

Saturday, 25 October 2025 - 21:38 WIB

KUA-PPAS 2026 Padang Panjang Kembali Decklok, Rapat Banggar Sepi, Disiplin Dewan Dipertanyakan

Padang Panjang, Sinyalnews.com — Pembahasan KUA-PPAS 2026 Kota Padang Panjang kembali decklok untuk keempat kalinya. Bukan hanya belum ada titik temu antara legislatif dan eksekutif, kehadiran anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD pun memprihatinkan.

Dari tujuh anggota Banggar, hanya tiga orang yang hadir dalam rapat Kamis (24/10) siang, yakni Kiki Anugrah Dia, Hendrico RT dan Yandra Yane.serta dihadiri oleh dua Pimpinan Mardiansyah dan Nurafni Fitri .Sementara Empat anggota lainnya ,Hendra Saputra, Mahdelmi, Puji Hastuti, dan Amrizal, absen tanpa keterangan.

“Masak untuk hadir rapat yang sudah terjadwal harus ditelpon dulu oleh Sekwan. Kalau kunjungan kerja, semuanya semangat hadir,” keluh seorang staf Sekretariat DPRD yang enggan disebut namanya.

Baca Juga :  Di Rumah Duka Itu, Jabatan Seakan Luruh: Walikota, Kapolres dan Tokoh Masyarakat Mengantar Doa untuk IPTU Irnal Syamsu

Dia menilai kondisi ini sebagai bentuk rendahnya komitmen sebagian anggota terhadap tugas pokok lembaga.

“Ini sudah pembahasan keempat, tapi belum tuntas. Kehadiran anggota adalah tanggung jawab moral dan politik. Kalau absen terus, BK DPRD harus turun tangan,” tegasnya.

Di sisi lain, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menegaskan tetap terbuka untuk membahas kembali rancangan tersebut, asalkan mitra legislatif hadir secara penuh.

Baca Juga :  Sertu Tofik Laksanakan Pendampingan Bantuan Pangan di Aula Kantor Desa Sampang 

Pengamat politik daerah Romi Martianus, SH, menyebut bahwa keterlambatan pembahasan KUA-PPAS 2026 menunjukkan lemahnya tata kelola dan komunikasi politik di internal DPRD.

“Kalau pembahasan molor, dampaknya langsung ke masyarakat. Program bisa tertunda, pembangunan tersendat. Dan publik akan menilai: DPRD sibuk kunker, tapi lalai di rapat penting,” ujarnya tajam.

Publik kini menunggu: apakah rapat berikutnya akan membawa kesepakatan, atau justru menjadi babak baru dari kisah klasik, ketika urusan rakyat kalah penting dibanding urusan perjalanan dinas.(Paulhendri)

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Warga Berharap ISMAIL NOVENDRA SH Praksi PKB NO urut 7 Bisa Mewakili Masyarakat Ditingkat DPRD provinsi Sumbar dapil 1 kota Padang 

BERITA

Didampingi Gubernur Mahyeldi di Mobil RI 1, Presiden Jokowi Apresiasi Fokus Pemprov Sumbar di Sektor Pertanian

BERITA

drg, Afando Ekardo : Saya Optimis Masa Jaya BKIM Akan Kembali Bangkit

ARTIKEL

Anggota DPR RI Rezka Oktoberia Bagikan Beasiswa PIP untuk Masyarakat Pasaman Barat dan Agam

ARTIKEL

Kota Tual Maluku diguncang Gempa Hebat, BMKG : Keluarkan Peringatan Potensi Tsunami

BERITA

Yayasan Mubaligh Profesional Sumbar Safari Dakwah ke Masjid Baitul Ihsan Korong Gadang

ARTIKEL

Masyarakat Hibahkan Tanah, Gubernur Mahyeldi Rencanakan Pembangunan SMA N 3 Gunung Talang Tahun Depan

BERITA

Rektor UIN Bukittinggi Sampaikan Klarifikasi dan Permintaan Maaf atas Aksi Oknum Mahasiswa, Gubernur Sumbar : Tidak Perlu Dipersoalkan dan Kami Sudah Memaafkan