Home / ARTIKEL / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / EKONOMI / HUKUM / NASIONAL / PUSPEN TNI

Tuesday, 27 May 2025 - 09:34 WIB

Isu Pembakaran Mama Hertina oleh TNI adalah Hoaks: Faktanya Dibunuh Kelompok Separatis OPM

Puspen TNI-SINYALNEWS. Beredar sebuah surat terbuka yang mengatasnamakan Antonia Hilaria Wandagau, menyebut TNI membakar hidup-hidup seorang perempuan bernama Mama Hertina Mirip di Intan Jaya. Informasi tersebut dipastikan tidak benar dan menyesatkan. Klarifikasi dari pihak berwenang dan masyarakat lokal menyatakan bahwa Mama Hertina meninggal akibat kekerasan yang dilakukan kelompok separatis bersenjata OPM, bukan oleh aparat TNI.

Mama Hertina ditemukan meninggal dunia pada 23 Mei 2025 di Kampung Dugusiga, Distrik Sugapa. Berdasarkan keterangan saksi, perempuan lanjut usia tersebut mengalami gangguan jiwa dan sering berkeliaran seorang diri di hutan. Ia terakhir terlihat hidup pada 15 Mei 2025, setelah mengungsi ke Kampung Mamba Bawah akibat ancaman dari kelompok bersenjata.

Terkait tuduhan terhadap TNI, Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan prajurit TNI dalam insiden tersebut. “Ini murni hoaks yang dirancang untuk membentuk opini sesat bahwa TNI membunuh warga Papua. Faktanya, sejak 15 Mei 2025, TNI sudah ditarik dari Kampung Sugapa Lama atas permintaan Bupati dan tokoh masyarakat setempat,” ujarnya.

Baca Juga :  Persaingan Pemilihan Duta Wisata Kota Pekalongan Semakin Ketat

Pada 18 Mei 2025, Mama Hertina dilaporkan hilang dari posko pengungsian. Warga menduga ia kembali ke kampung asalnya, Jaindapa. Dalam perjalanan, ia dicegat dan ditembak oleh kelompok bersenjata OPM pimpinan Daniel Aibon Kogoya, yang menuduhnya sebagai mata-mata TNI.

Selain itu, klaim bahwa Mama Hertina memiliki anak adalah tidak benar. Berdasarkan keterangan warga dan tokoh adat, Mama Hertina tidak memiliki keturunan, dan nama “Antonia Hilaria Wandagau” tidak dikenal oleh masyarakat sekitar.

Baca Juga :  BKIM Sumbar Berikan Pelayanan Yang Ramah Kepada pasien. "Kepuasan Anda Adalah Komitmen Kami"

Jenazah Mama Hertina telah dimakamkan secara adat pada hari yang sama saat ditemukan. TNI menghimbau seluruh masyarakat agar tidak menjadi penyebar hoaks dan memverifikasi setiap informasi, terutama yang berkaitan dengan konflik bersenjata di Papua.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya pada narasi fitnah. Yang terjadi justru menunjukkan kekejaman kelompok separatis yang menebar teror bahkan terhadap warga tak bersenjata. Setiap upaya adu domba antara aparat dan masyarakat adalah bagian dari strategi kelompok separatis untuk melemahkan kepercayaan publik. Jangan terprovokasi,” tegas Mayjen TNI Kristomei yang disampaikannya di Mabes TNI, Cilangkap, Senin (26/5/2025).

 

#tniprima

#tnipatriotnkri

#nkrihargamati

#tnikuatrakyatbermartabat

 

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Satgas TMMD Ke-124 Laksanakan Tahap Pemasangan Tandon Air Program Sumur Bor

ARTIKEL

Pastikan Kesiapan Personil Dalam Menghadapi Pemilukada, Kodim 0703/Cilacap Gelar Apel Pasukan

BERITA

Perda Sampah Sudah Ada, Warga Masih Bertanya: “Kami Buang Sampah ke Mana?”

BERITA

Kapolres Batang Ajak Masyarakat Dalam Perayaan HUT Bhayangkara Untuk Menciptakan Keamanan dan Ketertiban di Batang

BERITA

Serahkan DIPA dan TKD 2024, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Pemanfaatan APBN Semata-mata untuk Kepentingan Masyarakat

BERITA

Banjir Rezeki di Bancah Laweh, Jangan Biarkan Banjir Sampah Menutup Harum Alek Anak Nagari

BERITA

Family Gathering Dalam Rangka 40 Tahun Tengsawer ’83

ARTIKEL

Gelar Arisan Bulanan, Sarana Pererat Tali Silaturahmi.