Home / BERITA / DAERAH / SUMBAR

Monday, 6 January 2025 - 13:21 WIB

Bantuan Pupuk 50 Karung Senilai 40 Juta Tak Kunjung Dibagikan, Kejari Pessel Diminta Turun Tangan!!!

Balai Selasa, Sinyalnews.com – Bantuan 50 Karung Pupuk dengan anggaran 40 Juta Rupiah, hingga saat ini masih belum dibagikan ke 50 Petani penerima bantuan di Nagari Sungai Tunu Utara Kec. Ranah Pesisir (Ranpes) Kab. Pesisir Selatan Prov. Sumatera Barat, Minggu (05-01-25).

Saat dikonfirmasi oleh awak media kepada salah seorang Petani yang menerima bantuan, Ia mengungkapkan bahwa bantuan pupuk tersebut hingga saat ini belum Ia terima.

Padahal, seharusnya bantuan pupuk tersebut Ia terima bersamaan dengan bantuan Benih Padi (Padi Ketampang) sebanyak 3 bungkus (Kampia) yang Ia terima pada 25 September 2024 lalu.

“Bantuan pupuk itu kan bersamaan dengan benih padi, namun saat itu kami hanya terima benih padi aja sebanyak 3 bungkus dan pupuk dijanjikan 2 minggu setelah terima benih padi. Sayangnya, hingga pagi ini kami tidak ada dapat info kejelasan kapan pupuk itu akan diberikan,” Ungkap salah seorang Petani (KPM) yang namanya tidak ingin dipublikasikan, Minggu (05-01-25) pagi.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Buka Rapat Monev Program Strategis Kementrian Koperasi dan UKM RI Sistem Informasi Data Terintegrasi

Dilanjutkan Dia, Ia sangat berharap kiranya ada kejelasan yang pasti dari Pemerintah Nagari Sungai Tunu Utara terkait bantuan itu.

Dia juga mengatakan bahwa tidak mungkin uang bantuan tersebut belum cair selama ini. Karena bantuan tersebut bersamaan dengan Benih padi dan juga bersumber dari dana desa.

“Kami sangat berharap ada kejelasan yang pasti dari Pemerintah Nagari Sungai Tunu Utara! Gak mungkin lah uang itu belum cair, kan bantuan itu sepaket dengan Padi Ketampang. Apalagi ini sudah 2025,” Ujarnya.

Baca Juga :  Hari ini, SMK Kesehatan Genus Sumbar Wisuda dan Angkat Sumpah: Wakil Gubernur Sumbar Mengucapkan Selamat Kepada Wisudawan/Ti SMK Kesehatan Genus Sumbar Angkatan ke 2

Sementara, Camat Ranpes, Afrizal L Burhan mengatakan bahwa akan melakulan monitoring dan evaluasi kegiatan yang belum dilaksanakan sebelum berakhirnya Tahun Anggaran 2024.

“Sebelum tahun anggaran 2024 berakhir kita juga akan monitoring dan evaluasi kegiatan yang belum dilaksanakan pada masing2 nagari termasuk sungai tunu utara,” Kata Camat Ranpes, Jum’at (27-12-24) malam saat dikonfirmasi oleh awak media sebagaimana dikutip dari RBNnews.co.id.

Selain itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesisir Selatan juga diminta segera turun tangan terkait belum disalurkannya bantuan tersebut.

Pasalnya, selain belum disalurkan bantuan pupuk tersebut, nilai pagu anggaran sebesar 40 Juta Rupiah untuk pupuk sebanyak 50 karung juga sangat fantastis.

(Red)

Share :

Baca Juga

BERITA

Suasana TPS 28 Pesta Demokrasi Yang Sangat Menyenangkan, Memanjakan Masyarakat Yang Ikut Coblos Pilkada 2024

BERITA

Naik Bintang Tiga, Mayjen TNI Marinir Nur Alamsyah Jabat Komandan Kodiklatal 

BADAN NEGARA

Kodim 1710/Mimika Rampungkan 10 Jembatan Beton Garuda Merah Putih, Perkuat Konektivitas Warga

ARTIKEL

SMKN 1 Ampek Angkek Peduli Bencana Banjir dan Tanah Longsor

ARTIKEL

Lion Air Layani CJH Embarkasi Padang, Kloter 1 Berangkat 3 Mei

ARTIKEL

Dukung Pembangunan, Danramil 1710-07/Mapurujaya Laksanakan Musrenbang Distrik Mimika Timur Jauh

BERITA

GSP TC Kuranji Juara Sepak Takraw Piala Walikota Padang 2026, Taklukkan Tuan Rumah Warkop Lubeg TC 2-1 di Final Dramatis

ARTIKEL

Kadislog Lanud Sultan Hasanuddin Pimpin Upacara Bendera Mingguan Di Awal Ramadhan