PADANG SINYALNEWS.COM – Pusat Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (PPM) Universitas Nahdatul Ulama Sumatera Barat (UNUSB) menggelar Pembekalan dan Pelepasan Peserta KKN -PPM (KKN Reguler dan KKN Tematik Mitigasi Bencana Angkatan VI Tahun 2024 di Aula Kampus UNU Sumatera Barat pada Selasa 16/07/24. Kegiatan ini diikuti oleh Pimpinan dan Dosen serta Mahasiswa yang akan melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata ke Daerah yang sudah ditentukan sebanyak 113 orang Mahasiswa.
Mahasiswa yang mengikuti KKN tahun 2024 ini terdiri dari Program Studi : Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Ilmu Hukum, Pendidikan Bahasa Inggris, Ekonomi Islam, Agrobisnis, Manajemen Sumber Daya Perairan,Budidaya Perairan, Teknik Informatika yang akan disebar dibeberapa Kabupaten Kota di Sumatera Barat diantaranya di kab. Agam dan Kota Padang Panjang serta di Kinali Pasaman Barat. 
Wakil rektor II bidang keuangan dan SDM Univesitas Nahdatul Ulama Irwan Febrianto menjelaskan, KKN merupakan bagian dari salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, Salah satu bentuk menghubungkan pendidikan tinggi dengan kebutuhan masyarakat. Dengan KKN ini mahasiswa diharapkan dapat memahami secara lebih mendalam kondisi riil masyarakat, memahami berbagai permasalahan yang dihadapi, dan mencari solusi yang sesuai dengan bidang studi mereka.
Irwan Febrianto menambhakan, bahwa kegiatan KKN ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab sosial mahasiswa terhadap lingkungannya, serta membentuk karakter kepemimpinan dan kemandirian mahasiswa dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan masyarakat, untuk itu Mahasiswa diharapkan untuk mengikuti kegiatan ini sungguh- sungguh, ulas Irwan.
Dirinya berharap, KKN kali ini akan memberikan manfaat besar bagi mahasiswa dan masyarakat setempat. Saat pelaksanaannya, Mahasiswa juga akan menerapkan apa yang telah dipelajari di lingkungan kampus sehingga dapat lebih bersyukur atas ilmu yang dimiliki dan berdampak lebih baik terhadap perkembangan desa yang menjadi tujuan pelaksanaan KKN nantinya, Dimana mahasiswa mengembangkan dengan menerapkan analisis Kekuatan, Kelemahan, Peluang, Ancaman (SWOT),” tegas Irwan.
Putra – sgm














