Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / EKONOMI / KESEHATAN / NASIONAL / PERISTIWA / TINDASAN PENA

Wednesday, 19 June 2024 - 20:59 WIB

Sebarkan 1000 lebih kupon warga, Masjid Baitul Arafah, Banuaran, sembelih 19 ekor sapi Kurban

PADANG SINYALNEWS.COM – Mengambil waktu penyembelihan hewan kurban 19 ekor sapi hari ini, Selasa (18/6/2024), panitia dapat bekerja sejak pagi. Ketua Pengurus Masjid Baitul Arafah, perumahan Banuaran Indah, Lubeg, Padang, Heranof Firdaus, mengatakan, seperti tahun lalu penyembelihan disepakati sehari setelah Shalat Idul Adha. “Dengan begitu, penyembelihan bisa dimulai dari jam 7 pagi, dan siangnya daging sudah dibagikan kepada peserta kurban dan warga,” jelasnya.

Uniknya, masyarakat di sekitar masjid Baitul Arafah selalu bersemangat untuk berkurban setiap tahun Idul Adha. “Hewan kurban kita setiap tahun sekitar 18 sampai 20an ekor sapi. Tahun ini kita mematok peserta kurban Rp2.800.000. Tertinggi di kelurahan Banuaran Nan XX,” tambah Pak Haji, panggilan Heranof.

Baca Juga :  Novrial Pimpin Pemotongan Hewan Qurban Dalam Rangka Hari Raya Idul Adha 1445 H di Disperindag Sumbar

Ketua Panitia Kurban Masjid Baitul Arafah, Hendri, mengatakan, dengan berat sapi rata-rata 85 kg daging maka setiap warga diperkirakan memperoleh 1 kg daging sapi. “Kita menganut pola pembagian kupon dan daging melalui RT (Rukun Tetangga) pada 10 RT, sehingga setiap warga yang memegang kupon dipastikan mendapat daging kurban,” sebut Hendri.

Tentang sulitnya ekonomi dan harga sapi yang cukup tinggi, dijelaskan Bendahara Panitia, Sri Suryati, bahwa pendaftaran peserta dimulai jauh-jauh hari. “Warga diajak bergabung dengan sistem tabungan Rp10.000 sehari atau Rp50.000 per-minggu. Jadi mendekati bulan Haji (Zulhijah-red) dana sudah banyak terkumpul,” terang bu Ati.

Baca Juga :  Nurbaini McKosky: Sinergi Kepala daerah mulai dari Gubernur sampai ke Camat dan lurah dirasa Sangat Urgent

Sementara itu pemuka masyarakat Banuaran Yusra Rajo Intan yang juga Ketua KONI kota Padang, menyatakan syukur pelaksanaan kurban, berjalan lancar. “Semua komponen masyarakat terlibat menjaga kelangsungan acara ini, seperti RT/RW, Babin Kamtibmas, Babinsa, pemuda dan remaja masjid turut menyumbangkan tenaga,” sebutnya.

Ketua Panitia Hendri, menambahkan daging kurban jumlahnya utuh sesuai dengan perhitungan karena tidak ada yang hilang saat penyenggaraan. “Ustad kita Pak Jon Irwan Rasyid, mengingatkan, ini daging kurban adalah halal, namun ketika dicuri dia menjadi daging haram. Akhirnya tak ada lagi bagian tubuh sapi yang hilang, alhamdulillah,” ucapnya.

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Polda Sumbar Tangkap Dua Mahasiswi Sebuah Perguruan Tinggi di Bukittinggi Kasusnya Berat Banget

ARTIKEL

Danlanud Sultan Hasanuddin, Tutup Pendidikan Transisi A-VII Pesawat Tempur Sukhoi SU-30 MK2

ARTIKEL

Taman Marga Satwa Bukittinggi Kinantan (TMSBK) menjalang Tahun Baru 2023 diBanjiri Wisatawan.

ARTIKEL

Jelang Bulan Suci Ramadhan, Gubernur Mahyeldi Tinjau Langsung Ketersediaan Stock dan Harga Bahan Pokok di Pasaran

ARTIKEL

Blangkon, Wayang Kulit dan Kisah Dewi Shinta, Diperkenalkan Dunia Internasional

ARTIKEL

Polresta Cilacap Terjunkan Ratusan Personel Amankan Festival Nelayan 2025

BERITA

Dinkes dan Tim Saber Puskesmas Rutinkan Saber AKI dan AKB

BERITA

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Sapi Disnak Keswan Sumbar, Dr. Suharizal Tempuh Jalur Pra Peradilan