Home / ARTIKEL / BADAN NEGARA / BERITA / BUDAYA / DAERAH / NASIONAL / PERISTIWA / TINDASAN PENA

Tuesday, 28 May 2024 - 09:40 WIB

Disperindag Sumbar latih IKM Atsiri buat Chypre Perfume

Padang, Sinyalnews.com,- Disperindag Sumbar melalui UPTD Pengolahan Minyak Atsiri (PPMA) melaksanakan pelatihan peningkatan mutu produk minyak atsiri berupa Chypre Perfume yang merupakan pelatihan tematik pertama di Indonesia pada tanggal 27 sd 28 Mei 2024 di Gedung PPMA Ulu Gaduik.

Dari peserta yang mendaftar secara online sekitar 400 orang, diseleksi sedemikian rupa menjadi 14 orang, dengan tujuan memilih peserta IKM yang memang sudah pengalaman mengolah minyak atsiri, punya sense of enterprenuership dan motivasi yang tinggi dan mampu ditantang dengan target menciptakan Chypre Perfume lokal khas Sumatera Barat.

Baca Juga :  Polres Batang dan Komunitas Trabas Peduli Bantu Pembangunan Mushola dan Bagikan Sembako

Chypre Perfume dikenalkan oleh Francoise Coty di Ciprus tahun 1917, dalam bentuk wewangian yang berasal dari aroma kayu (woody), alam (earthy) dan fauna (animalistic scent) yang berasal dari bahan baku lokal yang ada di daerah produsen. Narasumber dan coach pelatihan ini adalah William Sticher, pencipta dan pemilik brand Sticher dan Prof Amri Bachtiar yang punya koleksi ribuan jenis kombinasi Chypre Perfume dari bahan lokal Sumatera Barat.

Output pelatihan ini diharapkan peserta dapat menangkap peluang pasar millenial penyuka parfum lokal yang sudah go-internasional seperti HMNS, Sticher, Shaff n Co, Brodo yang sudah dikenal saat ini, mampu menciptakan formula dan brand asli yang menjadi kebanggaan Sumatera Barat.

Baca Juga :  KPU Batang Tetapkan Daftar Pemilih Sementara dengan Jumlah 621.282 Pemilih  

“Kegiatan ini adalah salah satu rangkaian persiapan Sumatera Barat yang tengah proses seleksi menjadi sentra atsiri Indonesia bagian barat oleh Kemenperin dengan Program PIMAR (Pusat Industri Minyak Atsiri Rakyat)” ujar Kadisperindag Sumbar, Novrial

Dengan diadakannya pelatihan ini maka diharapkan potensi sumberdaya aromatic oil lokal seperti serai wangi, nilam, kenanga, pala, cengkeh, cassia dapat menghasilkan end-product industri yang bernilai tinggi, ucapnya.

 

Share :

Baca Juga

BERITA

Petani Pengolah Gambir dikenalkan Produk Turunan Gambir

BERITA

Sentra Pangan Gizi Bukit Surungan Diresmikan, Langkah Nyata Padang Panjang Wujudkan Generasi Sehat

ARTIKEL

Kemenag Kota Padang: Ragam Pakaian Adat Nusantara pada Upacara HAB Kemenag Ke-77 Lambangkan Kuatnya Kerukunan Umat

ARTIKEL

DLH Kota Padang Pangkas Pohon Pelindung di Pekarangan SMPN 8 Padang

BERITA

Gempa dan Badai Tak Surutkan Langkah Warga, Reses Mardiansyah Diserbu Aspirasi di Tanah Pak Lambik

ARTIKEL

Amsakar Chess Cup dengan Total Hadiah Rp 10 Juta Rupiah Akan Segera Diadakan. Ini Jadwal dan Cara Pendaftarannya…

BADAN NEGARA

Babinsa Kampung Kaugapu Dampingi Petani Rawat Tanaman

BERITA

Meraih Kayu di Anak Sungai Pemali Brebes, Satu Orang Tenggelam