Home / ARTIKEL / DAERAH / HUKUM

Friday, 29 September 2023 - 19:36 WIB

Peradi Goes to School Seri 26 di SMA Semen Padang

PADANG, SINYALNEWS.COM – Peradi Goes to School (PGtS) seri ke 26 kembali digelar di SMA Semen Padang, Indarung, pada Rabu tanggal 27 September 2023. Acara yang diadakan di mushalla sekolah itu dimulai tepat pada pukul 9.00 WIB yang dibuka oleh Kepala Sekolah April Chan.

Yang bertindak sebagai nara sumber pada PGtS seri ke 26 adalah Ketua DPC Peradi Padang Miko Kamal, PhD. Acara dimoderatori oleh Upik Ramona, S.H., M.H.

Pada sesi tanya jawab, 4 orang peserta mengajukan pertanyaan. Pertanyaan yang paling menarik dan menggelitik diajukan Ghina yang mempertanyakan banyaknya pelanggaran hukum padahal orang Indonesia sudah banyak yang belajar hukum atau bergelar sarjana hukum.

“Pak, di negara kita sudah banyak orang yang bergelar sarjana hukum, tapi kenapa ya masih banyak orang yang melanggar hukum”, tanya Ghina.

Menjawab pertanyaan Ghina, Miko Kamal menyampaikan: “memang faktanya tidak semua orang yang tahu hukum mematuhi atau taat hukum. Faktornya banyak, yang paling utama adalah pendidikan dasar yang lemah. Pendidikan dasar yang lemah gagal membentuk orang atau warga taat hukum. Jadi, meskipun pada saat dewasa mereka belajar hukum, mereka sudah terbiasa dengan perilaku-perilaku melanggar hukum. Bahkan, ada masyarakat yang meskipun telah belajar hukum secara formal, bangga melanggar hukum.

Baca Juga :  Melalui Kegiatan Komsos, Babinsa Koramil 1710-02/Timika Sertu Wali Terus Motivasi Petani Di Wilayah Binaan

Ketika ditanya selesai kegiatan terkait pertanyaan tersebut, Miko Kamal menyampaikan bahwa pertanyaan siswi SMA Semen Padang Ghina harus jadi renungan yang sekaligus pukulan bagi para sarjana hukum.

“Pertanyaan Ghina tersebut jadi bahan introspeksi bagi kita para sarjana hukum, apapun profesinya. Harus kita akui, dalam kehidupan sehari-hari kita, banyak sekali terjadi pelanggaran hukum oleh orang-orang yang belajar dan paham hukum. Baik pelanggaran yang ringan maupun pelanggaran hukum berat”, kata Miko.

Baca Juga :  Ikatan Keluarga Minang Jawa Barat Turut Berduka Atas Meninggalnya Desmon Junaidi Mahesa

Miko Kamal yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Besar Alumni SMA Negeri 7 Padang itu mengimbau semua koleganya yang bergelar sarjana hukum dan masyarakat umum untuk memberikan contoh taat hukum dalam kehidupan sehari-hari.

“Malu kita kepada generasi muda sepantaran Ghina yang mengamati perilaku buruk kita sebagai orang dewasa. Seharusnya kita menjadi contoh yang baik terhadap generasi muda yang merupakan penerus masa depan bangsa dan negara”, lanjut Miko.

Seperti biasa, PGtS seri ke 26 memberikan pencerahan hukum kepada sekitar 150 siswa dan siswi SMA Semen Padang terkait hukum tawuran, hukum bullying (perundungan), hukum lalu lintas, hukum ITE, hukum perlindungan anak dan hukum kebersihan.

Pada kegiatan tersebut juga dibagi-bagikan buku Catatan Tata Kelola Kota: kritik dan gagasan karangan Miko Kamal sebagai door prize atau hadiah.

(Marlim)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

PKD Sumatera Barat 2024 dibuka Plt. Gubernur Sumatera Barat dengan Tema ” Rantak Budaya”

BERITA

Musim Kemarau Panjang Melanda, Babinsa Ajak Warga Merawat Sumber Mata Air

BERITA

Sah 63 Orang Calon Advokat Resmi Sandang Predikat Advokat Setelah dilantik

BERITA

Anak Muda Profesional di Rantau Merawat Kesenian Tradisi Randai Minangkabau

ARTIKEL

Rapala Bakamla RI Kumpulkan 6,8 Ton Sampah di Batam

BERITA

Olahraga Bersama Kodim Cilacap Tingkatkan Silaturahmi dan Kebugaran Tubuh

BERITA

Pabrik Miras “Palsu” Digrebek Polres Kebumen

ARTIKEL

Ketua Umum Dharma Pertiwi Gelar Bakti Sosial Dalam Rangka HUT ke-60