Home / ARTIKEL / BERITA / BUDAYA / DAERAH / MAKANAN / NASIONAL / PERISTIWA / TINDASAN PENA

Saturday, 26 November 2022 - 19:01 WIB

Tinggal Sebatang Kara, Pak Kamar Lebih Sering Makan Dengan Cabe Rawit

Tinggal Sebatang Kara, Pak Kamar Lebih Sering Makan Dengan Cabe Rawit

 

Padang, Sinyalnews.com,-  Tak punya sanak apalagi saudara. Itulah yang dialami Kamar (82) warga Kampung Pinang Kalampaian RT 001 RW 010 Kelurahan Bungus Timur Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang Sumatera Barat. Kisahnya memilukan lantaran hidup sebatang kara.

Dari sorot matanya tampak tajam jauh memandang. Sepertinya pria itu sedang meratapi nasib yang sedang dirundung malang. Langkahnya terseok pelan sembari menyapa ramah dan membukakan pintu setiap orang yang datang.

Seperti umumnya penduduk kampung, isi rumah tua yang terbuat dari kayu itu sangat sederhana. Tak ada tirai pembatas ruang tamu dan kamar untuk istirahat. Hari-hari ditemani dengan radio kawak merk nasional, hiburan kebanggaan pada zamannya.

Lampu penerangan cukup lima watt.  Sesekali senter putih dia nyalakan untuk menyoroti sesuatu. Suasana agak hening, dari mulut yang keriput lalu berucap lirih.

“Ditinggal cerai istri beberapa tahun silam, anak perempuan saya satu-satunya sudah berkeluarga, akan tetapi nasibnya tidak jauh baik dari saya” ujar Kamar. Masak sendiri. Bahan seadanya. Supermi rebus. Kadang tetangga ada yang ngasih, tapi saya lebih seribg makab hanya pakai cabe rawit saja” katanya, Sabtu (26/11/2022).

Baca Juga :  Polresta Cilacap Gelar Latihan Menembak Senjata Api Organik untuk Tingkatkan Kemampuan Personel

Pria berperawakan sedang itu melanjutkan cerita. Sepeninggalan istri dan anaknya terpaksa mandiri. Bahkan tidak pernah mendapatkan bantuan rutin dari pemerintah tiap bulan meski usianya begitu senja.

“Yang lain dapat beras tiap bulan, saya belum pernah dapat apapun yang namanya bantuan pemerintah” ucapnya.

Demi mencukupi kebutuhannya, Kamar hanya mengandalkan belas kasihan tetangga. “Kalau tidak ada yang mau dimakan ya terpaksa puasa” katanya.

“Saya bukannya malas kerja, akan tetapi nggak ada yang bisa saya kerjakan dengan usia saya yang sudah renta ini” kata pak Kamar memelas.

Tak sampai di situ, sejak penyakit lambung yang dideritanya mengharuskan dirinya untuk berobat.

“Kalau mau periksa, uang tak punya” ungkap pak Kamar. Entahlah, saya sudah pasrah, untung masih ada tetangga yang peduli” jelas Kamar sambil mengelus dada.

Menurut penuturan seorang tokoh masyarakat Bungus Teluk Kabung, Syahrial, bahwa di kelurahan Bungus Timur ini banyak sekali warga yang seharusnya mendapatkan bantuan tidak mendapatkan bantuan dari penerintah. “Oleh sebab itu saya sebagai kontrol sosial di suruh pak camat bungus telkab, untuk melaporkan ke pak camat tentang keadaan warganya” ujar Syahrial.

Baca Juga :  Jumat Curhat Kapolsek Padang Selatan Dengan Jamaah Masjid Nailussa'adah

Syahrial mengaku, sudah mengirim data pak Kamar ke pak camat dan ke lurah Bungus Timur supaya di tidak lanjuti ke dinas sosial. “Pak Kamar ini tidak pernah mendapatkan bantuan, cuman kartu kis bpjs nya saya yang urus baru sudah mendapatkan nomornya saja kartunya juga belum dapat tapi untuk berobat sudah bisa, hari senin besok akan saya antar ke puskesmas” ungkap Syahrial

Masih menurut Syahrial, banyak di Bungus Teluk Kabung ini yang pantas mendapatkan bantuan dari depsos, akan tetapi tidak mendapatkan, yang tidak pantas justru mendapatkan bantuan dari depsos. “Banyak sekali warga di kel, Bungus Timur ini datang ke rumah saya ,karena itu lah saya kordinasikan sama RT, RW, lurah dan Camat” kata Syahrial

“Saya sebagai tokoh masyarakat di kel Bungus Timur, banyak yg melapor ke rumah saya pak ,karena saya mantan wartawan juga dulunya” ungkap Syahrial lagi.

Syahrial berharap agar pemerintah lebih memperhatikan masyarakat yang berada dipinggiran kota Padang ini

Begitulah, kisah pilu pak Kamar, warga miskin di Bungus Teluk Kabung yang hidup sebatang kara.

(Marlim)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Memperkuat Sinergi dan Mempererat Tali Silahturahmi , Babinsa Menghadiri Undangan Hajatan

BERITA

KPU Sumbar Gelar Apel Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Bermartabat Tahun 2024

BERITA

Rico Alviano : PKB Optimis Target 100 Kursi DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota Akan Tercapai  

ARTIKEL

DMPTSP SUMBAR. Sinkronisasi Pelaksanaan Promosi Penanaman Modal dgn kab kota se-sumbar

BERITA

Tinjau langsung masyarakat terdampak banjir,wabub risnawanto turun bersama BPBD pasaman barat.

BERITA

Presiden Jokowi Meninjau Harga Pangan Di Jambi

ARTIKEL

Ketua BAZNAS Kota Padang Kukuhkan Pengurus UPZ Kankemenag Priode 2025-2030

BERITA

KAI Daop 1 Jakarta Catat 180.000 Tiket KA Periode Natal dan Tahun Baru Sudah Terjual