Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / NASIONAL / PERISTIWA

Saturday, 27 May 2023 - 11:02 WIB

drg, Afando Ekardo : Saya Optimis Masa Jaya BKIM Akan Kembali Bangkit

Padang, Sinyalnews.com,- “Saya optimis, kejayaan BKIM akan kembali bangkit seperti masa jayanya 5-10 tahun yang lalu” ucap drg, Afando Ekardo atau yang akrab di sapa dr, Edo Kepala UPTD Balai Kesehatan Indra Masyarakat saat wawancara dengan Sinyalnews.com di ruang kerjanya, Kamis,(25/5/2023).

Seperti diketahui, sejak Desember 2019, pelayanan di BKIM terhenti. Menurutnya, setidaknya tiga faktor menjadi penyebab pelayanan terhenti, yakni terhentinya layanan BPJS dari Desember 2019, terhentinya pelayanan dari tenaga kesehatan yang tidak berani melakukan pelayanan kalau belum ada surat izin serta awal pandemi Covid-19 pada Maret 2020 yang masih jadi tantangan hingga sekarang.

“Ini pe-er besar, 18 bulan lamanya pernah terhenti layanan di BKIM beberapa tahun silam. Manajemen yang baru harus mengatur strategi untuk move on setelah bisa dibilang mati suri/kolaps. Seluruh jajaran pimpinan, staf dan pegawai berkomitmen harus mengembalikan masa jaya BKIM. Dimana orang taunya kalau berobat mata ke BKIM,” ujar drg. Edo.

Baca Juga :  Sepasang Suami Istri Heru Irawanto dan Orizah Santifa Maju Sebagai Calon Anggota Legislatif

drg. Edo yang resmi dilantik memimpin BKIM per 21 Mei 2021 lalu ini mengatakan UPTD. BKIM memiliki potensi besar jika benar-benar dikelola dengan baik.

“Dulu, di masa-masa keemasannya 5-10 tahun lalu, dalam sehari BKIM bisa melayani 200 pasien dan pendapatan bisa mencapai Rp500 juta kala itu. Jadi potensinya besar kalau benar-benar dikelola dengan baik,” ujarnya.

Dua bulan pasca dilantik, Ia menuturkan titik terang mulai kelihatan. Jumlah layanan yang diberikan meningkat yang sebelumnya hanya pasien umum kini bertambah dengan adanya pasien BPJS Kesehatan.

Dengan mengusung Inovasi Terobosan “Simpatik, Simpakar dan Bermuara ke Memberikan Akses Mudah dan komprehensif untuk seluruh Warga (Masuk Surga).

“Di BKIMi juga berlaku kartu BPJS. Jadi bagi warga masyarakat pemegang kartu BPJS, bisa berobat di BKIM” ucap dr, Edo.

drg. Edo yang juga Alumni SMAN 1 Batusangkar dan Universitas Baiturrahmah (Unbrah) mengakui, banyak tantangan dan lika liku yang harus dilalui.

“Setelah disepakati melalui pakta integritas. Kemudian kita mulai mengurus kelengkapan, operasional dan Mou dengan BPJS. Alhamdulillah dengan persuasif dan pendekatan mulai berjalan dan bergerak kembali untuk bekerjasama. Artinya dengan kepempinan baru nampak harapan baru,” tuturnya.

Baca Juga :  Libatkan Puluhan Personel Gabungan Amankan Gebyar Sampang Rock Sow

Kedepan, drg. Edo menargetkan UPTD. BKIM bisa berkembang menjadi Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) di Sumbar. Berbagai upaya menuju transformasi menjadi RSKM pun telah dijalankan selangkah demi selangkah.

“Kita sudah buat naskah akademik dan telaah nya sudah diberikan, malahan dari Dinas Kesehatan diminta langsung menuju Rumah Sakit Indera Masyarakat (RSIM) saja yang kalau teralisasi bisa jadi yang pertama di Sumatera. Namun pencapaian dan realisasinya lama, sedangkan kalau RSKM bisa cepat dan menjadi step awal yang bagus,” ujarnya lagi.

Untuk mencapai targetan itu, Ia menyebut butuh dukungan masyarakat dan stakeholder terkait.

“Untuk itu, mohon dukungan dari semua pihak, agar apa kita rencanakan dan idamkan dapat terwujud” ujarnya menutup.

 

(Marlim)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Mantap, Rival Pribadi Tebarkan 1.000 Paket Sembako untuk Ringankan Beban Masyarakat

BADAN NEGARA

Sidak PT.Bakapindo Tim Gabungan, Temukan Izin Ganda Objek yang Sama

ARTIKEL

Kajari Tahan Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kasus Panjat Tebing   

ARTIKEL

Bakamla RI Gagalkan Dugaan Penyelundupan Pasir Timah di Kepulauan Lingga

BERITA

PadangPanjang Gelar Raker 2025, Rumuskan Arah Pembangunan Olahraga 2026

ARTIKEL

TNI AL Perkuat Armada Dengan KRI Brawijaya-320, Kapal Fregat Baru Dari Italia

ARTIKEL

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan Kepala Staf TNI Angkatan Udara di Lanud  Halim Perdanakusuma

ARTIKEL

Pengurus IKKT Cabang 10 Puspen TNI mengikuti kegiatan Bakti Sosial Dharma Pertiwi secara daring