1. Ketua AMS Perwakilan Sumbar, Amin Prabu dan pengurus foto bersama dengan Dandim 0321 Padang, Kolonel Jadi.

2. Ketua AMS Perwakilan Sumbar, Amin Prabu berbincang dan melaporkan dengan Dandim 0321 Padang, Kolonel Jadi tentang persiapan pelantikan AMS Sumbar sekaligus pemaparan singkat program umum, program unggulan dan rencana kerja strategis AMS Sumbar.
Padang, Sinyalnews.com– Jika tak ada kendala, masyarakat Sunda yang tinggal dan menetap di Ranah Minang akan mendeklarasikan terbentuknya Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Perwakilan Sumbar. Ormas yang dipimpin Aminuddin Supriyadi atau lebih dikenal dengan Amin Prabu ini, bergerak di bawah Panji Bhakti Siliwangi dengan semboyan perjuangan pakusarakan yang bermakna mempertahankan tanah air.
“Pelantikan AMS ini kita agendakan awal Juli 2023 atau sekitar tanggal 8-9 Juli 2023 di gedung Bank Indonesia Sumbar. Dalam struktur kepengurusan, Dandim dan Danrem merupakan penasehat organisasi,” kata Amin Prabu didampingi Wakil Ketua Kaid saat silaturahmi dan anjangsana dengan Komandan Kodim 0321 Padang, Kolonel Jadi sekaligus melaporka kepengurusan AMS Sumbar di ruang kerjanya, Senin (15/05/2023).
Dikatakan, Ormas AMS berdiri pada 10 November 1966 di Bandung, Jawa Barat. Saat ini, AMS telah memiliki perwakilan di seluruh provinsi di Pulau Jawa dan Bali. Sedangkan di Sumatera, AMS ada di Lampung, Sumut, Kepri dan Sumbar yang segera dideklarasikan. Targetnya, pada Juni nanti telah terbentuk AMS di seluruh provinsi di Sumatera.
“Sosialisasi dan anjangsana memperkenalkan AMS Perwakilan Sumbar sudah kita lakukan dengan sejumlah institusi dan lembaga, seperti Bank Indonesia, Kesbangpol Sumbar, Kadin dan BNN Sumbar,” terang Amin.
Pada kesempatan itu, Amin juga memaparkan program umum, program unggulan dan rencana kerja strategis AMS Perwakilan Sumbar, termasuk persiapan pelantikan pengurus. Selanjutnya tentang tugas pokok AMS, dijelaskan untuk mengembangkan keberadaan organisasi sebagai kekuatan masyarakat dalam rangka mewujudkan masyarakat adil, makmur dan sejahtera. Turut membina potensi AMS yang diarahkan agar terwujudnya masyarakat yang mandiri, bermartabat serta demokratis berdasarkan Pancasila, serta menggalang solidaritas masyarakat Indonesia dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan.
Kepengurusan AMS Perwakilan Sumbar terdiri dari ketua yang dibantu oleg 9 wakil ketua, Sekretaris Anita Rusmayani yang dibantu oleh 9 wakil sekretaris, Bendahara Ikhsan Irawan dibantu oleh 9 wakil bendahara.
Amin juga menjelaskan, berdasarkan data tahun 2014, jumlah warga Sunda yang tinggal di Ranah Minang dan tergabung dalam Paguyuban Warga Sunda (PWS) mencapai 68.700 orang. Mereka paling banyak tinggal di Dharmasraya, Pasaman Barat, Sijunjung, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Tanah Datar dan Limapuluh Kota.
“Di Padang, jumlah warga Sunda sekitar 4.000 orang. Mereka sudah memiliki KTP Kota Padang dan bekerja pada berbagai sektor, seperti pertanian, perdagangan dan lainnya,” katanya.
Umumnya warga Sunda yang tinggal di Sumbar mengantongi KTP masing-masing daerah yang ditempatinya. Sebab pihaknya menyarankan setelah 6 bulan menetap di Sumbar, warga Sunda agar mengurus surat pindah sekaligus mengurus KTP daerah ini. Jika tak memiliki KTP daerah di Sumbar maka mereka akan rugi sebab tidak bisa mengakses program pemerintah, spt bantuan pertanian, pendidikan dan lainnya.
Komandan Kodim 0312 Padang, Jadi mengapresiasi kehadiran AMS Perwakilan Sumbar. Pihaknya berpesan agar AMS dikelola dengan baik karena anggotanya sangat banyak dan merupkan organisasi terbuka dengan kepentingan anggota yang beragam. Yang pasti menjaga organisasi agar tidak terseret dalam politik praktis.
“Kita tidak boleh buta politik, justru kita harus paham dengan politik. Karena keputusan yang diambil dan dijalankan tak terlepas dari politik. Oleh sebab itu, anggota AMS harus diberi pemahanan tentang perpolitikan sehingga tidak menyeret ormas ini ke partai tertentu,” katanya.
Amin menegaskan, jika AMS tidak berafiliasi dengan partai tertentu. Anggota bebas menyalurkan aspirasi politiknya sesuai dengan pilihannya. (devi)














