Home / BERITA / BUDAYA / DAERAH / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / PENDIDIKAN / PERISTIWA / SUMBAR

Friday, 14 August 2026 - 14:25 WIB

65 Tahun Pramuka: Menanam Karakter, Menyiapkan Masa Depan

Oleh: Maria Feronika Hendri

PadangPanjang .Sinyalnews.com—Hari ini, 14 Agustus 2026, kita kembali memperingati Hari Pramuka. Enam puluh lima tahun sudah Gerakan Pramuka menjadi bagian dari perjalanan bangsa Indonesia.

Namun bagi saya, 65 tahun Pramuka bukan sekadar angka yang bertambah dalam kalender sejarah.

Ia adalah perjalanan panjang tentang bagaimana sebuah bangsa menanam karakter kepada anak-anaknya, membangun keberanian dalam diri generasi mudanya, dan menumbuhkan kesadaran bahwa hidup bukan hanya tentang apa yang kita terima, tetapi juga tentang apa yang dapat kita berikan.

Pramuka mengajarkan sesuatu yang sering kali tidak ditemukan hanya melalui buku pelajaran.

Di alam, anak-anak belajar tentang ketangguhan.
Di tengah kelompok, mereka belajar menghargai perbedaan.
Dalam setiap tugas, mereka belajar bertanggung jawab.
Dalam kesulitan, mereka belajar tidak mudah menyerah.
Dan dalam pengabdian, mereka belajar bahwa menjadi manusia berarti mampu menghadirkan manfaat bagi sesama.

Karena itu, saya melihat Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler.

Pramuka adalah ruang pendidikan karakter.

Di tengah dunia yang bergerak begitu cepat, ketika anak-anak kita tumbuh bersama teknologi, media sosial, dan berbagai perubahan yang tidak selalu mudah mereka hadapi, pendidikan karakter menjadi semakin penting.

Kita boleh melahirkan generasi yang cerdas secara akademik. Tetapi bangsa ini juga membutuhkan generasi yang memiliki integritas, empati, disiplin, keberanian dan kepedulian.

Sebab kecerdasan tanpa karakter dapat kehilangan arah.

Baca Juga :  Tidak Sah Sebagai Ketua PWI Sumbar, Basril Basyar Justru Lantik Pengurus IKWI Tanpa Musprov, Iva Idroes Ketuanya

Pramuka hadir untuk mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari seberapa tinggi ia mencapai sesuatu, tetapi juga dari seberapa banyak kebaikan yang mampu ia tinggalkan dalam perjalanan hidupnya.

Saya juga percaya, setiap anak memiliki potensi untuk menjadi pemimpin.

Tidak harus menunggu dewasa.

Kepemimpinan dapat dimulai dari hal-hal sederhana: berani berkata benar, menghormati orang lain, menjaga lingkungan, membantu teman, bertanggung jawab terhadap tugas dan berani mengambil keputusan ketika keadaan membutuhkan.

Nilai-nilai itulah yang harus terus kita hidupkan.

Kepada adik-adik Pramuka, saya ingin berpesan: jangan pernah merasa kecil hanya karena kalian masih muda.

Hari ini kalian mungkin berdiri dalam barisan dengan seragam cokelat. Hari ini kalian mungkin sedang belajar membuat simpul, mendirikan tenda, mengikuti kegiatan jambore atau menjelajah alam.

Tetapi jangan pernah lupa, di balik semua itu sedang tumbuh sesuatu yang jauh lebih besar: karakter dan keberanian untuk menghadapi masa depan.

Kelak, mungkin di antara kalian akan ada yang menjadi guru, dokter, pengusaha, birokrat, pemimpin daerah, anggota legislatif, profesional, bahkan pemimpin bangsa.

Ketika saat itu tiba, saya berharap kalian tidak melupakan nilai yang pernah diajarkan Pramuka: Satya dan Darma bukan sekadar hafalan, tetapi harus menjadi sikap hidup.

Kita tidak tahu seperti apa Indonesia beberapa puluh tahun mendatang.

Tetapi kita bisa ikut menentukan siapa yang akan mengisinya.

Baca Juga :  Aiptu Yendri Sambangi Warga Binaan di RW 2 Kelurahan Gunung Pangilun

Dan hari ini, kita sedang mempersiapkan mereka.

Karena itu, memperingati Hari Pramuka sesungguhnya bukan hanya mengenang perjalanan masa lalu.

Ini adalah tentang menatap masa depan dan bertanya kepada diri kita sendiri: generasi seperti apa yang ingin kita wariskan kepada Indonesia?

Saya berharap Pramuka terus menjadi rumah bagi anak-anak Indonesia untuk belajar menjadi manusia yang tangguh, mandiri, peduli dan berkarakter.

Mari kita dampingi mereka.

Mari kita beri ruang bagi mereka untuk bermimpi.

Mari kita ajarkan bahwa keberanian bukan berarti tidak pernah takut, tetapi berani melakukan yang benar meskipun tidak selalu mudah.

Dan mari kita tanamkan kepada mereka bahwa mencintai Indonesia tidak cukup hanya dengan mengucapkan kata-kata.

Cinta kepada negeri harus diwujudkan melalui karya, kepedulian dan pengabdian.

Enam puluh lima tahun Pramuka adalah perjalanan yang panjang.

Tetapi perjalanan itu belum selesai.

Sebab setiap generasi akan selalu memiliki tugas untuk melanjutkan estafet.

Hari ini, estafet itu berada di tangan anak-anak kita.

Rawat semangatnya. Bentuk karakternya. Percayai mimpinya.

Sebab dari merekalah kita berharap Indonesia di masa depan bukan hanya menjadi bangsa yang maju, tetapi juga bangsa yang tetap memiliki hati.

Selamat Hari Pramuka Nasional ke-65.

14 Agustus 2026.

Teruslah belajar.
Teruslah berkarya.
Teruslah mengabdi.

Salam Pramuka. 

Share :

Baca Juga

BERITA

Pemkot Apresiasi Pemenang Lomba Fotografi Syawalan di Pekalongan

BERITA

Cegah Stunting Babinsa Nusajati Dukung Pelatihan dan Penyuluhan Gizi 

BERITA

Panglima TNI: Super Garuda Shield Sebagai Bagian Diplomasi Militer dan Kemanusiaan

ARTIKEL

Kemajuan Teknologi Ada 3 Pakem AI yang tidak Boleh Ditinggalkan Dalam Berkarya: Moral, Etika dan Hukum

BERITA

Wirid Bulanan Sebagai Langkah Pendekatan Pengamalan Agama ASN Kemenag Kota Padang

BERITA

Keterlibatan PT Bakapindo Masih Tanda Tanya dimata Polresta Bukittinggi

ARTIKEL

JPU Bacakan Replik terhadap Terdakwa H. Dani Bahdani dalam Sidang Pidana Perkara Tanah Mabes TNI Jatikarya

ARTIKEL

Keren! Tim Paduan Suara MAN 2 Padang Raih Gelar Juara Tingkat Sumbar