Home / BERITA / DAERAH / EKONOMI / KEMENTERIAN / KOTA PADANG PANJANG / NASIONAL / SUMBAR

Friday, 13 March 2026 - 07:05 WIB

TPP Kembali Utuh, THR PPPK yang Nyaris Hilang Akhirnya Pulang”

PadangPanjang.sinyalnews.com-Di penghujung Ramadan, ketika malam-malam mulai dipenuhi gema takbir yang sebentar lagi akan pecah di langit Kota Padang Panjang, sebuah kabar datang dari Balai Kota,kabar yang membuat ribuan aparatur sipil negara menegakkan kembali kepala mereka.

Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) kembali dibayarkan 100 persen. Dan bagi sebagian pegawai lainnya, kabar yang lebih menggetarkan pun menyusul, THR bagi PPPK paruh waktu yang sempat nyaris gagal, akhirnya cair juga.

Bagi sebagian orang, ini mungkin sekadar keputusan administratif. Tetapi bagi ribuan pegawai yang setiap hari menjalankan roda pelayanan di kota kecil berhawa dingin itu, kabar tersebut terasa seperti mengangkat beban panjang yang selama ini diam-diam mereka pikul.

Beberapa bulan terakhir, kegelisahan sempat beredar di ruang-ruang kantor.Di meja pelayanan masyarakat. Di ruang guru.Di kantor-kantor dinas yang mulai lengang menjelang sore. Perhitungan rumah tangga berubah.Ada yang menunda membeli baju lebaran anak.Ada yang mengurungkan niat memperbaiki motor tua yang mulai sering mogok.

Ada pula yang hanya bisa menjawab lirih ketika anak bertanya tentang hari raya.

Karena itu, ketika kabar TPP kembali utuh menyebar dari satu grup percakapan pegawai ke grup lainnya, suasana kantor berubah seketika.

“Alhamdulillah… rasanya seperti ada yang mengangkat batu dari dada kami,” ujar Rizal, seorang ASN di Padang Panjang.Namun cerita yang paling menggetarkan datang dari para PPPK paruh waktu.

Beberapa waktu lalu mereka sempat mendengar kabar bahwa THR tahun ini kemungkinan tidak akan mereka terima.Kabar itu sempat membuat banyak dari mereka menundukkan kepala.

Baca Juga :  Bantuan Buat Anak Yatim Piatu Dan Lansia Oleh Pemerintah Desa Karangjati Sampang

“Jujur kami sudah pasrah. Kami pikir memang tidak ada THR tahun ini,” kata seorang PPPK paruh waktu di salah satu OPD.Tetapi di detik-detik terakhir Ramadan, kabar itu berubah arah.THR akhirnya dicairkan.“Yang pertama teringat anak-anak di rumah. Lebaran tahun ini akhirnya tetap bisa kami sambut dengan senyum,” ujarnya pelan.

Di tengah rasa lega tersebut, ribuan ASN dan PPPK pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, yang dinilai telah memperjuangkan kebijakan itu hingga akhirnya dapat direalisasikan.

Namun keputusan tersebut tidak berhenti pada rasa lega semata.Wali kota juga menyampaikan pesan yang tegas:TPP bukan sekadar hak, tetapi cermin dari kinerja.

Karena itu, tiga bulan ke depan akan menjadi masa evaluasi besar bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang.

OPD yang menunjukkan kinerja baik, bekerja maksimal dan berdampak nyata bagi pelayanan publik akan tetap menerima TPP penuh,bahkan berpeluang meningkat.

Sebaliknya, OPD yang kinerjanya menurun atau tidak menunjukkan produktivitas yang jelas, TPP-nya bisa kembali dipotong.

Pesan itu disampaikan tanpa basa-basi: kesejahteraan harus berjalan seiring dengan tanggung jawab.

Tokoh ulama Padang Panjang, Buya Hamidi, melihat kebijakan tersebut sebagai langkah yang bukan hanya administratif, tetapi juga bernilai moral.

“Dalam Islam, kesejahteraan pekerja itu penting. Tapi yang lebih penting adalah amanah dalam bekerja. Jika pemerintah memberi perhatian kepada pegawainya, maka pegawai juga harus membalasnya dengan kerja yang jujur dan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Baca Juga :  Kasat Narkoba Polresta Barelang Benarkan Penahanan ADY Anggota DPRD Batam

Menurutnya, Ramadan adalah waktu terbaik untuk mengingatkan semua pihak bahwa rezeki dan jabatan adalah amanah yang harus dijaga dengan kerja yang tulus.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Leon Simonmoechlis. Ia menilai keputusan tersebut bukan hanya memberi kelegaan bagi pegawai, tetapi juga memberi pesan kuat bagi birokrasi.

“TPP penuh itu bukan sekadar angka di rekening. Itu adalah kepercayaan. Dan kepercayaan itu harus dibayar dengan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” katanya.

Di kota kecil yang dinginnya sering menggigit pagi hari itu, keputusan ini akhirnya meninggalkan dua rasa yang berjalan berdampingan.

Lega dan tanggung jawab.Lega karena kesejahteraan pegawai kembali diperhatikan.Tanggung jawab karena tiga bulan ke depan, kinerja akan diuji.

Ramadan hampir selesai.Namun bagi ribuan ASN dan PPPK di Padang Panjang, bulan suci tahun ini meninggalkan satu pelajaran yang sulit dilupakan: TPP telah kembali. THR yang nyaris hilang akhirnya pulang.tak sia sia perjuangan walikota bolak balik ke pusat, kelelahannya berbuah hasil.sekali lagi terima kasih pak walikota , ucap PNS ,PPPK penuh waktu maupun paruh waktu

Tetapi untuk mempertahankan semuanya, yang harus bekerja lebih keras mulai hari ini adalah mereka sendiri.(paulhendri)

Share :

Baca Juga

ARTIKEL

Sidang Lanjutan Perkara Tanah Mabes TNI Di Jatikarya

BADAN NEGARA

Operasi Patuh Singgalang 2024′ Polda Sumbar Siap Wujudkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

ARTIKEL

Satu persatu figur politik 2024 mulai bermunculan

BERITA

Beredar Isu Penutupan Toko Emas Berkah di Medsos, Polres Pekalongan Imbau Masyarakat Tak Perlu Cemas

BADAN NEGARA

Pesta Rakyat HUT ke-79 TNI Usai, TNI dan Masyarakat Kompak Bersih-Bersih Monas

BERITA

Dandim 1623/Karangasem Tinjau Lokasi TMMD Ke-119 di Dusun Bukit Catu  

ARTIKEL

Dua Siswa SMAN 1 Padang Wakili Sumbar ke Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional 

ARTIKEL

Gubernur Mahyeldi Mengajak Pimpinan Muhammadiyah Sumbar Bersinergi Membangun Daerah