Padang Panjang ,Sinyalnews.com-Reses Wakil Ketua DPRD Padang Panjang, Mardiansyah, S.Kom, dari Partai Amanat Nasional (PAN), Senin sore (16/2), berubah menjadi momen yang tak sekadar seremonial. Jadwal yang ditetapkan pukul 16.30 WIB itu mendadak diuji alam.
Gempa mengguncang Kota Padang Panjang, disusul hujan badai yang menghantam deras. Namun, di tengah getaran dan guyuran angin, satu hal yang tak ikut goyah adalah semangat warga Tanah Pak Lambik untuk hadir dan menyuarakan harapan.
Reses dibuka oleh Kabag Umum dan Keuangan DPRD Padang Panjang, Yasmiati Yusbar. Warga tetap duduk bertahan meski cuaca di luar tak bersahabat. Aspirasi pun mengalir, dari persoalan UMKM hingga drainase dan infrastruktur lingkungan.
Dalam sambutannya, Mardiansyah menegaskan adanya perubahan kebijakan akibat efisiensi anggaran. Untuk sementara, bantuan pokok pikiran (pokir) ditiadakan.
“Perlu kita pahami bersama, di DPRD tidak ada eksekusi bantuan. Eksekutor pokir itu tetap pihak eksekutif. Sumbernya dari APBD, bukan uang pribadi anggota dewan. Untuk kondisi saat ini, kita diminta bersabar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota tetap menganggarkan program bantuan bagi UMKM dan industri rumahan melalui proposal langsung ke kelurahan, dengan alokasi Rp150 juta per kelurahan.dan juga ada di bagian Kesea
Mas Tok, Ketua RT 7, langsung mempertanyakan mekanisme teknis agar dana tersebut benar-benar menyentuh pelaku usaha kecil. Sementara Sandri dari RT 2 meminta polisi tidur ditinggikan karena getaran kendaraan kerap terasa hingga ke dalam rumah. Pak Rebo dari RT 2 pun menyoroti drainase antara Tanah Pak Lambik dan Koto Panjang yang terlalu kecil dan menyebabkan banjir saat hujan deras.

Di tengah dialog itu, Mardiansyah juga menyampaikan apresiasi terhadap kader PAN di tingkat nasional.
“Sebagai Ketua DPD PAN Kota Padang Panjang, saya salut dan bangga dengan Arisal Aziz, yang akrab dipanggil Josal. Sejak dilantik menjadi anggota DPR RI, beliau tidak menerima gaji dan tunjangannya. Semua disalurkan untuk gaji guru TPA, imam masjid, garin masjid, dan tukang mandikan jenazah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sebagai Ketua DPW PAN Sumatera Barat, Arisal Aziz juga menyediakan ambulans gratis untuk setiap kabupaten dan kota.
“Untuk Kota Padang Panjang, beliau yang juga anggota Komisi XIII DPR RI sudah menyediakan satu unit ambulans gratis. Silakan dimanfaatkan. Ini untuk membantu masyarakat kita yang membutuhkan,” tegas Mardiansyah.
Sebelumnya, Lurah Tanah Pak Lambik, Romi, memaparkan sejumlah program yang telah direalisasikan melalui dana reses Mardiansyah, seperti pembangunan vertical garden di setiap RT sebagai upaya memperindah dan menghijaukan lingkungan.
Menutup kegiatan, Mardiansyah menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan kekompakan warga Tanah Pak Lambik selama ini.
“Atas nama pribadi dan keluarga, kami juga memohon maaf lahir dan batin dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Semoga kita diberi kesehatan dan keberkahan,” ucapnya.
Reses yang diawali gempa dan diterpa badai itu ditutup dengan tausiah Ustad Arab tentang persiapan menyambut Ramadan. Sore itu, di tengah guncangan dan hujan deras, satu hal tetap kokoh: tekad warga untuk terus bersuara dan berharap, bahwa setiap aspirasi tak akan hilang bersama reda-nya badai.(paulhendri)














